
Kaye yang melihat Luna yang telah dipojokkan oleh Diyo langsung mengambil ancang-ancang untuk menangkap Luna sosok yang ada di depan Diyo itu karena menganggap Luna adalah tahanan yang kabur dari sel.
Melihat Kaye yang langsung menangkap Luna meminta Kaye untuk lari dari Luna Segera Karena Luna adalah sosok yang berbahaya.
Tidak percaya dengan kata-kata dari Diyo,Kaye tetap mencoba untuk menangkap Luna.
Karena hal itu Luna yang tadi berdiam diri dan sedang ditangkap oleh Kaye,langsung mengambil ancang-ancang kembali dan dengan cepat mengambil pistol yang ada di pinggang Kaye setelah itu langsung menembak kaye tepat di lutut kaki kanannya.
Diyo yang melihat hal itu langsung bergegas untuk menyelamatkan Kaye,namun sebelum itu Diyo bertanya kepada Luna terlebih dahulu kenapa dia melakukan hal ini dan kenapa dia bisa ada di sini.
Tidak menjawab pertanyaan dari Diyo,Luna langsung pergi dari hadapan Diyo dan Kaye saat itu juga.
Menyadari Luka dari kaye sudah menjadi lebih buruk Diyo bergegas membawa kaye rumah sakit terdekat.
Hari Sudah semakin gelap,jam menunjukkan pukul 03.00 pagi.
Tidak dapat menemukan rumah sakit yang sedang buka Diyo terpaksa merawat Kaye sendiri di bawah kolom jembatan dekat menara jam London.
Diyo berkata kepada Kaye untuk menunggu menunggu sedikit karena dia ingin mengambil beberapa alat untuk merawat luka tembak dari Luna.
Selagi mencari beberapa bahan atau alat yang dibutuhkan untuk merawat luka dari kaye,Dio juga pergi untuk membeli beberapa bahan makanan di super market yang buka menggunakan uang dari Kaye yang sempat Diyo pinjam dari Kaye untuk dibuat menjadi bubur hangat untuk Kaye.
Setelah mendapatkan beberapa alat untuk merawat luka dari kaye serta bahan makanan untuk dibuat menjadi bubu Diyo kembali ke tempat kaye berada.
Sesampainya di tempat Kaye,Diyo langsung bergegas untuk memberikan pertolongan pertama kepada Kaye yang sedang terluka.
"Merasa lebih baik?"
Ucap Diyo setelah merawat luka dari kaye.
"Ya..."
Diyo sekarang kembali untuk mengambil beberapa bahan makanan yang telah dibelinya tadi di supermarket dan akan membuat bubur untuk Kaye.
__ADS_1
Kaye merasa tidak enak karena Diyo sudah merawat dia dengan sangat baik serta membuatkan dia bubur hangat untuk dimakan.
Namun karena Diyo merasa Kaye terluka karena salahnya,berkata kembali kepada Kaye untuk Istirahatlah terlebih dahulu dan tunggulah bubur yang sudah mau selesai ini.
Bubur hangat yang telah jadi langsung dilahap(dkmakan) oleh Kaye dengan enaknya.
Memakan-makanan yang enak dan hangat membuat Kaye langsung tertidur,menyadari hal itu Diyo mengambil beberapa kardus dan merobeknya untuk memakaikannya pada Kaye yang tertidur itu.
Setelah semua hal itu Diyo menatap Ke Bulan dan mengingat masa-masa saat masih berada di Jakarta dan karena hal itu Diyo semakin ingin bertemu kembali kepada Sayu serta
ingin memeluknya kembali.
Tidak lama dari itu Kaye tiba-tiba terbangun dari tidurnya dan melihat Diyo yang sedang melihat arah bulan.
Kaye yang terbangun itu tiba-tiba bertanya kepada Diyo Apakah Diyo ingin menemaninya untuk berbicara beberapa hal,Diyo menjawab dengan menganggukan kepalanya.
Kaye membuka pembicaraannya dengan bertanya kepada Diyo.
"Apa kau punya seseorang yang sangat kau cintai?"
"Jika ada apa yang akan kau lakukan jika dia pergi meninggalkan mu?"
Diyo kembali terdiam hening sambil menatap ke arah Kaye,namun berbeda dari sebelumnya Diyo tidak lama dari itu bertanya kembali kepada Kaye.
Pertanyaan dari Diyo membuat Kaye terheran-heran dan seketika terdiam,suasana kembali hening karena keduanya tidak berbicara kembali.
Tidak tahan dengan suasana hening itu Diyo kembali membuka pembicaraan dengan membicarakan tentang makanan-makanan yang disukai oleh kaye.
Membicarakan banyak hal tentang makanan,Kaye yang suka pada makanan manis seperti pancake dan Diyo yang suka masakan padang di Jakarta.
Karena hal itu suasana di tempat itu menjadi lebih hidup karena canda gurau dari mereka berdua.
Namun tidak lama dari itu tiba-tiba Kaye membuka pembicaraan tentang masa lalunya,Kaye menceritakan masa lalunya yang begitu menyakitkan dan menyedihkan dan membuat suasana di tempat itu yang sebelumnya hangat serta menyenangkan menjadi tegang.
__ADS_1
"Dalam cerita dari masa lalunya Kaye,Kaye dulunya adalah seorang perempuan yang sangat suka pada hal-hal yang berhubungan dengan mistis seperti hantu atau alat-alat mistis lainnya."
"Dikarenakan hal itu Kaye sering pergi ke hutan-hutan tidak berpenghuni dan sering membuatnya terluka,namun penyebabnya tidak diketahui karena bukan luka luar yang dialaminya melainkan luka dari dalam tubuhnya."
"Dinding lambung yang robek atau jantung yang hilang saat diperiksa menggunakan computed tomography scan atau CT scan namun tetap hidup normal dan berbagai penyakit mistis lainnya,tetapi semua hal itu sembuh saat Kaye bertemu dengan Orang itu."
"Orang itu dikenal dengan sebutan Magissa atau penyihir,Kaye bertemu dengan Magissa saat ada di hutan tidak berpenghuni."
"Saat itu Kaye sedang mencoba untuk memasuki rumah kayu yang sudah tua karena merasa tertarik dengan rumah kayu itu,setelah berjalan-jalan sedikit disekitar rumah kayu itu tiba-tiba ada seekor beruang coklat yang sedang memakan manusia."
"Tentu saja Kaye yang masih berumur belasan itu ketakutan sehingga tanpa sadar berteriak dengan keras dan membuat beruang itu sadar akan keberadaan dari Kaye,beruang coklat yang sudah menyadari Kaye langsung mengejar Kaye untuk menjadikannya mangsa selanjutnya."
"Lari ketakutan dengan cepat tetapi beruang itu lebih laju daripada Kaye yang sedang lari,merasa tidak bisa lari dari beruang coklat itu Kaye mengambil ranting pohon yang tebal dan berniat untuk melawan beruang coklat itu."
"Saat berbalik ke belakang dengan niat melawan,cakar dari beruang coklat itu sudah ada tepat didepan mata Kaye."
"Namun disaat yang bersamaan dengan hal itu tiba-tiba muncul suara pistol yang mengenai kepala dari beruang coklat dan membuat beruang itu terjatuh kehilangan nyawanya."
"Kaye yang sudah ketakutan itu menyadari beruang yang tadinya ingin memangsanya terjatuh seketika tanpa nyawa langsung terjatuh berlutut sambil menangis bahagia karena bisa hidup."
"Yang menyelamatkan Kaye dari beruang itu adalah Magissa dan saat itulah Kaye untuk pertama kali merasa hampir meninggal dan untuk pertama kalinya merasakan apa yang disebut cinta pada pandangan pertama."
"Dengan begitu setiap harinya Kaye sangat berbunga-bunga sampai Magissa meninggalkannya karena alasan yang tidak bisa diterima oleh Kaye."
"Hal itu adalah pemicu utama yang membuat Kaye selalu membayangi sosok dari Magissa dan mengejar sosok Magissa sampai dimasa saat ini saat dimana Kaye bertemu dengan Diyo dan dikendalikan oleh Magissa."
Mendengar cerita dari Kaye membuat Diyo merasa sangat marah kepada Magissa dan tepat setelah Kaye selesai bercerita Diyo juga menyadari bahwa yang menggendalikan Kaye adalah Magissa atau Orang itu.
Namun ada hal yang janggal dari hal itu,karena jika Kaye memang dikendalikan oleh Magissa kenapa Kaye tiba-tiba mengejar sosok yang mirip Magissa masuk kedalam Strangeways.
Kaye menjawab dengan sangat jujur,Kaye berkata Magissa akan ada disekitar untuk melihat apakah Kaye bisa melakukannya dengan baik atau tidak dan karena Kaye gagal dia menganggap Magissa lari ke arah Strangeways untuk menghilangkan jejak.
Mendapat penjelasan yang jujur dari Kaye membuat Diyo semakin marah serta benci terhadap Magissa dan memperkuat Diyo untuk membunuhnya dengan tangannya sendiri.
__ADS_1
Hari sudah semakin terang secara perlahan-lahan dikarenakan jam sudah menunjukkan pukul 5 subu.
^^^To Be Continued...^^^