Joker The Confidence Man

Joker The Confidence Man
Bab. 21 Teman Lama Bagian 2


__ADS_3

Diyo yang tidak bisa menebak hal itu dan tidak bisa merespon cepat karena tangannya yang juga belum sembuh karena ditembaki oleh Luna.


terkena serangan langsung dari Luna dan mengenai beberapa organ vital dengan sangst cepat.


Karena hal itu Diyo langsung jatuh,namun masih dengan kesadaran penuh Diyo mencoba untuk melarikan diri dari Luna.


Orang-orang disekitar sana berteriak karena melihat ada orang yang menemba dan ada juga beberapa orang yang langsung menghubungi polisi sekitar.


Tidak bisa berpikir jernih dikarenakan terkena tembakan akurat dari Luna itu,sekarang dalam pikiran Diyo adalah hanya melarikan diri dari Luna.


Luna yang melihat Diyo tidak berdaya tiba-tiba tertawa terbahak-bahak sampai membuat orang-orang yang tadinya ribut karena panik.


Tiba-tiba menjadi sunyi dan hanya terdengar suara dari tawaan Luna untuk Diyo yang melarikan diri seperti orang yang lemah dan tidak berdaya.


Tidak mempedulikan hal itu karena pikiran Diyo saat itu hanyalah untuk melarikan diri.


Luna kembali memembaki Diyo dan tepat mengenai badan Diyo yang melarikan diri dengan cara merangkak.

__ADS_1


Terkena tembakan kembali Diyo kembali berteriak kesakitan.


Luna semakin bersenang senang akan hal itu dan sekarang Luna menembak kaki Diyo untuk membuat Diyo tidak dapat melarikan diri lagi.


Teriakkan dari Diyo semakin keras diiringi dengan suara tertawa dari Luna yang sangat senang itu.


Orang-orang yang melihat itu semakin merasa ketakutan dan akhirnya tidak bisa mengeluarkan suara sedikit pun dan hanya menelan ludah karena ketakutan.


Karena merasa tidak menyukai hal itu Luna kembali mengeluarkan senjata dari dalam jubahnya,namun kali ini senjata nya adalah senjata automatic bernama TMP.


Dan dengan cepat tanpa rasa bersalah melainkan rasa senang menembaki semua orang yang ada di sana terkecuali Diyo.


Polisi yang dihubungi oleh orang-orang yadi sudah datang dan dikejutkan dengan banyaknya mayat berserakan dimana-mana.


Polisi yang sudah datang itu langsung bergegas mencoba menangkap Luna yang masih menggunakan TMP di tangannya.


Seperti sebelumnya Luna tanpa ragu menembak polisi yang datang itu.

__ADS_1


Merasa tidak bisa mendekati Luna para polisi mengeluarkan tameng anti peluru mereka dan kembali mencoba mendekati Luna.


Dalam ributnya suara tembakkan senjata TMP dari Luna,tiba-tiba muncul sosok berjubah hitam seperti yang dikenakkan Luna berada di belakang Luna.


"Girl Code:Luna sekarang waktunya,kita harus pergi"


Mendengar kata-kata dari sosok berjubah hitam itu Luna langsung menghentikkan tembakan membabi buta itu dan langsung pergi dari sana.


Namun sebelum pergi dari situ Luna berkata pada Diyo.


Tetapi karena Diyo dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk fokus tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakkan oleh Luna itu.


"Waktunya pembalasan ku Diyo~~♡"


Polisi yang melihat adanya orang yang masih selamat yaitu Diyo langsung membawa Diyo pergi ke rumah sakit terdekat dan segera melakukan operasi.


Dalam rumah sakit ternyata ada Kaye yang dibawa oleh orang yang dibayar oleh Diyo tadi karena melihat luka tembak pada Kaye.

__ADS_1


Kaye yang melihat Diyo yang tiba-tiba memasuki rumah sakit dengan darah yang begitu banyak keluar dari tubuh Diyo langsung mengikuti suster yang membawa Diyo itu.


^^^To Be Continued...^^^


__ADS_2