
Perdebatan Suami istri itu masih berlanjut, dimana mereka mendebatkan masalah tidur, Yola bersih keras tidur terpisah, sedang Danny tak mau melakukannya, dimana Yola mau merebahkan tubuhnya, disitu Danny ikut tidur juga,
"kamu tidur di sofa sana" usirnya melihat Danny yang juga duduk di pinggir ranjang.
"dimana ada kamu, disitu ada aku sayang" ucapnya lembut dan tersenyum, tapi Dimata Yola sangat menjengkelkan.
"ga, aku ga mau tidur sama kamu" ketusnya.
"tapi aku maunya tidur sama kamu, gimana dong" terlihat semakin menjengkelkan Dimata Yola.
"CK, kamu kan laki, tidur di sofa, aku tidur di janjang, ngalah dong sama perempuan" ketusnya lagi.
"kamu istriku" tekannya pada ucapan istri.
"pokonya kita harus tidur satu ranjang, mau ga mau harus mau"
__ADS_1
"CK, kamu ngancem aku" berangnya tak terima
"ini perintah, " tegas Danny.
"sekarang tidur, sudah malam, besok kita akan berangkat pagi, kalau kamu menjauh tidurnya, maka ku pastikan malam pertama kita akan terjadi" ancamnya di akhir kalimat, dan segera merebahkan tubuhnya di sisi ranjang bersebelahan dengan sisi ranjang Yola yang masih duduk memeluk erat guling nya
Ancaman itu ternyata mampu membungkam mulut Yolanda, dengan terpaksa Yolanda menurut, karena dia masih takut dengan ancaman Danny yang mau unboxing dengannya, ohhh Yola tidak mau itu terjadi.
Malam pertama tadi katanya,,Yola bergidik ngerih membayangkan bagaimana malam pertama itu.
Sementara Danny tersenyum menang, hanya perlu sedikit ancaman untuk bisa menjinakkan wanita keras kepala seperti Yola.
Lewat Tengah malam, Danny terbangun karena merasa haus, diliriknya sekilas Yola yang sedang tidur dalam damai,
"kamu kalau lagi tidur gini manis banget, tapi kalau sudah sadar ya ampun cerewet sekali" lirihnya tersenyum mengelus lembut pipi Yolanda.
__ADS_1
"cium kening dikit boleh ya" Danny mengecup sekilas kening Yola, dan segera beranjak dari ranjang menuju nakas mengambil air minum yang sejak kapan sudah tersedia.
yuhuuu,,,Danny nakal ya curi-curi start duluan, aji mumpung si empunya masih molor,
Pukul lima subuh, Yola sudah bangun, tak lupa melaksanakan kewajibannya, setelah selesai sholat, Yola bergegas keluar kamar menuju dapur, tampak Maya sudah berkutat dengan spatula nya, sekilas melirik Yola yang baru saja muncul.
"putri mama sudah bangun,,tumben?" ucapnya cuek tanpa melihat Yola sambil terus melakukan kegiatannya.
"kok tumben sih ma,, biasanya kan emang Yola bangun pagi' ucapnya kesal mendengar omongan mamanya.
"iya sih,,tapikan biasanya juga semedi dikamar sampai waktunya sarapan baru nongol"
"oh iya mama lupa, putrinya Mama sekarang kan sudah menikah"
"terserah deh ma, Yola laper"
__ADS_1
"sebelum makan, siapin dulu kebutuhan suamimu, jangan makan sendiri, layani suamimu terlebih dahulu Yola"
"oke,,oke ma," segera membuat teh hangat dan di bawa menuju kamarnya, Yola malas berdebat saat masih pagi seperti ini, terlebih lagi masih ada Danny , bisa panjang ukuran nya nanti.