
Kabar yang mengejutkan untuk Yolanda, lamaran dari Danny yang diluar nalar,,UPS salah, diluar pikiran,
"apa-apaan si danny itu," kesalnya pada orang yang baru dia kenal belakang ini.
"ayolah sayang,,Danny pemuda yang baik," bujuk Maya.
"iya, aku tau dia ga sakit, makannya dia baik-baik saja" sarkas Yola
"bukan itu maksud mama yola" memandang gemas Yola.
"mama sih main terima-terima aja, ga ngomong dulu sama Yola"
"loh ini kan mama sudah ngomong sama kamu, gimana sih"
"CK,,bukan itu ma, maksudnya sebelum menerima kesepakatan untuk datang kerumah, mama ngomong dulu sama Yola."
"iss,,pokoknya mama terima lamaran Danny buat kamu, ya kan pa" menatap pada suaminya.
"papa sih oke-oke saja, terlebih pak Wijaya adalah pria yang baik, keluarga mereka terkenal baik dan dermawan, orang kaya yang tidak sombong"
"huuu,,,papa sama Mama sama aja," dengus kesal Yola.
"usia kamu sudah semakin bertambah nak,,mau sampai kapan kamu jomblonya, Hem?"
"mama sama papa kan lihat, aku bahagia dengan status jomblo ku"
"iya tapi mau sampai kapan menolak lamaran berulang-ulang"
"pamali menolak lamaran terus menerus"
"mau kamu menjadi perawan tua!, ihh,,amit amit Yola"
"terserah deh,,aku pusing" beranjak dari sofa berjalan menuju kamarnya,
"jangan lupa persiapkan dirimu oke sayang"
__ADS_1
"ya,,ya terserah mama saja" terus berjalan tanpa membalikkan badannya,
Sementara di rumah Bu Jesi, tampak Danny tersenyum lebar mendengar kabar yang dibawa oleh mama nya,
Danny harus segera mempersiapkan semuanya,
"hu padahal hanya acara makan malam dan berkunjung saja, belum acara lamarannya itu sendiri, tapi kok aku deg-degan ya" Danny bermonolog sendiri.
Ting,, sebuah pesan masuk di hp nya
Yola : "maksud kamu apa sih"
Danny : "maksud yang mana" balas nya
Yola : " ya maksud kamu mau datang kerumah"
Danny : " oh,,itu,,emang mama kamu ga bilang?"
Yola : "CK,,gedek aku sama kamu"
"Danny : " gedek?????"
Danny: "😅🤣🤣🤣, jangan galak-galak calon istri😘"
Yola: 😤 nyebelin👊
Danny: " sampai bertemu nanti malam calon istri, jangan lupa dandan yang cantik ya, calon suami akan datang🤗😘"
Yola: " 🤦😤 MIMPI!!!🙄
Danny :" gemessss,,,makin cinta deh😍😘
Yola tak lagi membalas pesan Danny, semakin dibalas semakin membuat Yola kesal,
akhirnya, mau tak mau Yola juga harus bersiap menyambut Danny dan keluarganya, tak pernah terpikirkan sebelumnya akan dilamar secepat ini, tapi melihat sinar kebahagiaan di wajah mamanya, Yola merasa bersalah jika menolak lamaran Danny,
__ADS_1
Sejujurnya Yola belum begitu mengenal Danny lebih dekat, pasalnya mereka hanya berbalas pesan singkat saja, Yola selalu menolak saat Danny mengajak ya bertemu atau jalan.
Bagaimana sifat Danny, apa pekerjaan nya, Yola sama sekali tidak tau menahu,
Acara yang dinantikan oleh Maya dan juga Jesi tiba juga, setelah bakda Isya' keluarga Danny sudah sampai dirumahnya Yola, Maya dan Pram menyambut gembira kedatangan tamu yang tidak terduga.
sementara Yolanda bolak balik mondar mandir tidak jelas dikamarnya,
"aduhh,,gimana ini, Danny sudah sampai lagi,,apa aku kabur aja ya,,
"tapi nanti kasihan Mama" Yola berperang dengan pikirannya sendiri.
Tak lama pintu kamar Yola diketuk oleh Maya,
"Yola,,sayang buka pintu nak" Maya mengetuk pintu kamar Yola dan memanggil nama nya.
Dengan pikiran yang campur aduk, Yola perlahan membuka pintu kamar nya,
Ceklek,,Yola mengeluarkan kepalnya dari balik pintu,,
"kamu sudah siap nak,,ayo" Maya menarik tangan Yola agar ikut dengannya menemui tamu yang sudah datang.
"ma,,kita batalin aja ya" rengek Yola
"hus,,kamu ngomong apa sih Yol, kamu mau buat mama malu dan terkena struk, karena Uda bikin Mama malu"
Mendengar ucapan Mama nya, Yola tidak punya Luhan lain.
Semua mata menatap kedatangan Yola, merasa di perhatikan, Yola hanya bisa menunduk gugup dan malu,
Terlihat Danny terpana melihat Yola yang berbeda dari biasanya, sedikit riasan di wajahnya menambah kadar kecantikannya berkali lipat.
Danny benar-benar jatuh cinta di buat oleh pesona Yola.
Danny tidak ingin lamaran, tali dia ingin segera menghalalkan Yola secepatnya.
__ADS_1
Kesepakatan malam itu telah terwujud, dimana Yola menerima lamaran Dani dengan terpaksa, karena tidak mau melihat aura kebahagiaan di wajah mamanya luntur seketika, biarlah di mencobanya dan mengikhlaskan semua ini, semoga saja Danny adalah pria yang baik dan bertanggung jawab.
Meskipun saat itu Danny mengaku hanya sebegai satpam yang bekerja diluar kota, dan Yola percaya begitu saja, toh pekerjaan seperti apapun tidak masalah, yang penting halal, dan yang lebih penting lagi bertanggungjawab kepada istri dan anaknya kelak.