Jomblo Happy Bertemu Jodoh

Jomblo Happy Bertemu Jodoh
BAB 7


__ADS_3

Perkenalan nya dengan Danny saat itu, tidak membuat Yolanda terkesan sedikitpun, kalau dilihat-lihat sih, Danny adalah pria yang tampan, dengan postur tubuh yang tinggi dan berotot, terlihat dari otot lengannya yang mungkin keras jika disentuh.


Tapi itu semua bukan hal yang harus di ingat oleh Yola, jangan ditanya kenapa? karena Yolanda adalah tipe wanita yang cuek, kalau bukan dia yang lebih dulu suka, maka orang itu bukan apa-apa bagi nya, beda cerita kalau dia yang lebih dulu suka,,beeehhhh pastilah Yola akan salting di depan nya.


sudah sering Danny mengirim pesan padanya, tapi Yola hanya membalasnya seperlunya saja, bahkan sangat singkat, jika dia membalas ya, maka yg di ketik hanya huruf " y " saja, kalau jika Danny menanyakan kabarnya, maka Yola akan membalas dengan emoticon jempol, hadeh,,singkat padat tepat benar-benar si Yola ya,, dan bagaimana respon dari Danny sendiri saat membaca balasan pesan dari Yola? Danny sangat kesal sekali, rasanya dia ingin segera membawa Yola dikamarnya dan dikurung hingga tidak terbatas waktu.


Raut wajah Danny yang kesal menarik perhatian Bu jedika yang sedang menonton TV.


"kamu kenapa Danny, mama perhatikan dari tadi , kesel bener lihat wajah kamu itu" menatap putranya seksama.


"kelihatan jelas ya ma" melihat mamanya terkejut.


"iya, jelas banget malah, emang ada apa sih" jiwa kepo Bu Jesika mulai meronta.


"ahh,,ga kok ma,,cuma kesel aja sama seorang wanita yang baru ini Danny di cuekin gitu" curhat nya pada sang Mama.


"emang siapa wanita itu, sampai buat putra Mama bete gini" ucapnya lembut mengelus punggung tangan putra nya.


"itu loh ma, penjaga toko YolaMart" jawabnya cepat.

__ADS_1


"maksud kamu Yolanda" tanya nya memastikan.


"iya ma,,mama kenal?" menatap mama nya serius.


"ya kenal dong, Yolanda kan putri tunggalnya pak Pram juga Bu Maya"


"Yolanda itu gadis yang baik loh Dan, mama suka lihatnya," ucapnya antusias.


"ehh,,,mama mau ga kalau punya mantu seperti Yolanda" jujurnya pada sang Mama.


"kamu serius nak" menatap Danny tak percaya.


"setuju banget malah, tapi Yolanda nya sendiri bagaimana?"


"entahlah ma,,Danny ga tau,,sudah sering Danny chat dia, tapi balasannya itu bikin kesel"


"hahaha,,kamu yang sabar ya, Yolanda itu bukan tipe gadis yang gampangan, gampang dirayu, gampang di perdaya, terlebih lagi dia bukan wanita yang matre"


"sudah banyak yang datang melamar Yola, tapi satu pun belum ada yang diterima sama dia"

__ADS_1


"masak sih ma"


"kalau ga percaya, boleh di coba" tantang mama nya.


"mama bagaimana sih, aku serius ma"


"loh, kamu pikir mama ga kalah seriusnya dari kamu"


"mama serius Danny, mama memang berharap punya mantu seperti Yolanda, ga neko-neko"


"tapi ya itu semua tergantung bagaimana usaha kamu buat dia jadi mantu Mama"


hufhh,,,Danny menghembuskan nafasnya panjang.


"Danny pusing ma,, dimana-mana itu laki-laki yang dingin, lah kok ini malah wanita nya"


"baru ini Danny di cuekin gitu" ucapnya tak habis pikir.


Sebelumnya Danny sampai kerepotan menghindari setiap wanita yang datang menggoda nya, sekarang justru sebaliknya, Danny yang kebingungan menarik perhatian seorang Yolanda.

__ADS_1


Sementara wanita yang menjadi objek perbincangan antara ibu dan putranya, Yolanda justru tertidur nyenyak di dalam gulungan selimut nya,


__ADS_2