Jomblo Happy Bertemu Jodoh

Jomblo Happy Bertemu Jodoh
BAB 3


__ADS_3

Hari sibuk kembali menghampiri Yolanda,, bersiap-siap menyambut seribu alasan ibu-ibu komplek dan emak-emak rempong saat waktunya membayar hutang,


Jujur rasanya Yola sudah malas memberikan itu semua, tapi bagaimana ya,,jiwa kismin (miskin) nya meronta-ronta jika seorang emak-emak datang dengan segala keluh kesahnya agar bisa berhutang.


Seperti hari ini,,ada seorang emak-emak datang dengan membawa seorang balita dalam gendongannya dan menuntun seorang anak kecil disampingnya, Yola menghembuskan nafasnya panjang.


"Assalamualaikum,,selamat datang ditoko YolaMart" ucapnya lembut disertai senyum ramahnya.


"wa'alaikumussalam,, nak Yola" jawab si emak rempong.


"mau cari apa Bu?"


"saya mau beli beras dan yang lainnya,,biasalah kebutuhan dapur" balasnya ramah.


"baik Bu,,silahkan dipilih sesuai kebutuhan dan juga sesuai kantongnya tentu ya" ucapnya menekankan kata kantongnya.


Mendengar ucapan Yola barusan, si ibu rempong terlihat pias dengan raut wajah yang sulit untuk dijelaskan.


Perlahan dia berjalan masuk kedalam toko, mencari barang-barang sesuai kebutuhan nya, Yola hanya memperhatikan nya dari meja kasir, sesekali berbalas chat dengan sahabat nya di grup yang di beri nama Empat Serangkai.


Si ibu yang sudah selesai memilih kebutuhan nya, berjalan menghampiri Yolanda untuk menghitung barang belanjaan nya,


"sudah Bu?" tanya Yolanda ramah.


"iya nak, segini aja dulu" ucapnya lirih,


Yola mulai menghitung semua barang belanjaan si ibu rempong,

__ADS_1


"semuanya Rp 580.000 Bu," ucapnya lembut dan ramah.


tampak si ibu rempong terdiam saat mendengar total belanjaan nya,


"kok banyak amat Yol, kamu ga salah hitung kan?" tanya nya ragu.


Yola membulatkan matanya, seakan tak percaya dengan ucapan si ibu rempong, bagaimana bisa dia meragukan mesin kasirnya, ohh ya ampun,, sepertinya drama kolosal akan segera dimulai, pikirnya pusing.


"maaf Bu,,jumlahnya sudah benar,," ucapnya berusaha lembut menahan geram,


"saya cuma beli beras, minyak goreng, gula , susu dan Pampers, lalu bagaimana bisa sebanyak itu?" ucapnya protes.


Ohhh ya ampun,, sepertinya pikiran Yola tepat sekali, drama kolosal sudah dimulai, yang benar saja dia meragukan mesin kasirnya, sudah jelas total belanjanya memang segitu jumlahnya sudah benar,


"maaf Bu,,total belanjanya memang sudah benar, tidak ada salah hitung, begini saja Bu, akan saya berikan catatan belanjaan ibu beserta harganya, agar ibu bisa menghitung sendiri"


Yola kembali meletakkan handphone nya, saat melihat si ibu sudah selesai menghitung, beruntung toko masih sepi pengunjung, sehingga tidak menimbulkan keributan.


"bagaimana Bu, sesuai kan jumlahnya" tanya nya cepat sambil memandang lekat wajah si ibu.


"iya benar semua jumlahnya, tapi kok mahal banget ya barang-barang di tempat kamu" ucapnya sarkas,


Ya ampunnn,,apa lagi ini,,Yola benar-benar di uji kesabaran nya. sungguh terlalu si emak rempong ini pikirnya.


"sekarang gini aja deh Bu, sebenarnya ibu nya mau bayar atau ga sih" ucapnya langsung.


"ga sopan kamu ya sama orang tua" ucapnya tidak terima dengan ucapan yang keluar dari mulut Yola.

__ADS_1


"loh,,kok ibu sewot sih,,kan aku cuma bilang apa adanya"


"kamu itu ya,,saya kan cuma tanya, kenapa harganya mahal semua, masa.cuma.belanja segini aja mahalnya minta ampun" ucapnya kesal.


"ohh ya ampun,,ibu,,,,emang cuma berapa macem aja yang ibu ambil, tapi ibu ambilnya yang ukuran jumbo semua, dari berasnya 1 karung berat 15kg, gulanya 2kg, minyak goreng juga 2 liter, susunya 2kotak besar, juga Pampers nya yang ukuran M dan XL, dan itu ukuran besar yang isinya banyak Bu" ucapnya panjang lebar menahan kesal.


"saya memang sengaja mengambil yang ukuran besar, agar dapat diskon" ucapnya berkilah,


"Bu,,ini cuma toko sembako kecil Bu, bukan di supermarket ataupun di mall yang banyak diskonnya, jangan disamakan dong" ucapnya kesal dan tak terima.


"bilang aja mau ngutang,,ya kan" ucapnya prontal


"nah tu tau" senyum nya cerah.


"ga ada hutang piutang hari ini esok dan seterusnya, kalau ga bisa kontan, ya jangan belanja melebihi batas kemampuan dong" sarkasnya menatap kesal kearah si ibu rempong.


" sombong amat sih kamu, belum juga kaya, Uda songong" ucapnya tak terima karena merasa diremehkan oleh Yola.


"justru karena sering banyak yang hutang, makannya saya ga kaya-kaya," berang Yola, runtuh sudah kesabarannya yang setipis tisu itu,


"ini,,ni,,saya bayar,," sambil melemparkan uang pecahan seratus ribu an enam lembar, dia atas meja kasih.


Yola segera menyelesaikan pembayaran yang dilakukan oleh si ibu rempong dan memberikan struk belanja ke pada ibu rempong,


Dengan langkah angkuh, si ibu rempong menenteng belanjanya sekilas membalikan badannya. dan mengucap kan kata yang sangat menyakitkan untuk di dengar oleh Yola,


Yola hanya bisa menghembuskan nafasnya panjang, rasanya berbicara dengan si ibu rempong banyak menguras emosi dan tenaga nya.

__ADS_1


__ADS_2