Kakak kelasku cintaku

Kakak kelasku cintaku
Bab 11 Kembali Bertemu Denganya


__ADS_3

"Ayo kita pergi kekos nya dita,!" sambil beranjak berdiri


"hahh?untuk apa mas?" kaget aku mendengar ajakan nya barusan.


"untuk meminta pertanggung jawaban,karna aku tidak rela dia telah menodainmu. Aku yang telah mengenalkan kalian berdua, jadi aku merasa bersalah juga, atas perbuatan teman ku itu!! "


Kurasa dani benar benar marah pada sandi,sebelumnya aku belum pernah melihat dia semarah itu.


"Tapi mas,aku tidak hamil,aku takut jika kita ke sana memintanya untuk tanggung jawab nanti murid lain bakalan tahu dan aku akan malu mas!"


"sebelum hal buruk itu terjadi dita! mas tidak mau dia bersenang senang di luar sana kamu justru menderita di buatnya"


"Tapi mas orang tua ku perlu tahu juga akan hal ini,bagai mana pun aku masih mempunyai orang tua mas"


"Tapi jika orang tua mu tahu,pasti mereka akan marah,bahkan mereka akan memenjarakan sandi dita, lalu bagaimana jika kamu benar benar akan hamil apakah kamu siap jika harus menikah dengan sandi? dan kalian akan menikah didalam sel,karna saat itu sandi pasti sudah ada di dalam tahanan dit!!" ucapnya sambil membenturkan kepalanya di sandaran sofa.


Namun setelah aku berfikir beberapa saat,benar juga apa yang dikatan mas dani barusan, pasti orang tua ku akan marah bahkan mereka akan melaporkan mas sandi ke polisi,tapi aku juga berfikir tentang kata kata mas dani barusan, HAMIL? apa aku akan hamil ohhh tidak aku masih sekolah,masih banyak keinginanku yang belum tercapai.


" A AAAaaAAAA" aku berteriak sekuat tenaga hingga mas dani kaget dan Mba dewi mendatangi kami


"Ada apa non, kenapa berteriak?" tanya Mba dewi sambil memegang pundak ku

__ADS_1


" Tak apa Mba dewi,kami hanya ingin berlatih Drama untuk bulan depan" mas dani berbohong pada Mba dewi.


"o iya mba maaf sebelumnya apakah saya boleh mengajak dita untuk keluar sebentar?"


"Boleh den, tapi jangan malam malam ya, Mba takut kalo nanti tuan dan nyonya marah" Mba dewi mengatakan dengan tersenyum pada mas dani


"pasti Mba tenang aja sama dani mah,pasti akan bertanggung jawab." ucap dan meyakinkan Mba dewi


Dan tak lama Mba dewi pun berpamitan untuk kembali de dapur.


***


Tak lama kami sampai di kos mas sandi, tetapi pintunya terkunci.


tiba tiba suara ibu ibu terdengar di belakang kami


"nyari sandi dan?" tanya ibu yang ternyata pemilik kos yang ditinggali mas sandi.


"iya bude,kemana ya sandi"


"ohm dia sudah 2 hari ini tidak pulang ke kos, katanya si dia mau pulang kerumah orang tuanya dulu ada urusan katanya" ibu itu menjawab sambil menggerak gerakan lengan yang penuh dengan gelang emas itu.

__ADS_1


" ohhh ya udah bude,makasih ya"


***


Kami pun pergi meninggalkan kos itu,di perjalanan cukup lama menurutku, tiba tiba kami berhenti tepat di depan pintu gerbang rumah yang begitu besar dan mewah. sepertinya ini rumah orang berada.


Mas dani memencet bel tersebut,dan tiba tiba terdengar suara yang nah dari mana asalnya


"selamat siang,siapa?"


"siang juga pak,pak ini dani teman sandi apakah sandi ada di rumah?" tanya dani sambil mendekatkan mulutnya ke suatu benda seperti telepon itu.


Apa ? jadi ini rumah sandi, dia ternyata orang berada tapi mengapa penampilannya begitu sederhana.


"Oo mas dani, ada mas sebentar ya"


tak lama gerbang itupun terbuka,


"silahkan masuk mas,mba" lelaki yang menuruku masih muda mempersalahkan kami berdua masuk ke rumah.


kami pun masuk,tanpa sengaja sandi turun dari tangga rumahnya.

__ADS_1


Dia kaget dan mata kami pun saling bertatapan.


__ADS_2