
Pov Sandi
Malam itu aku terpaksa melakukan hal yang keji itu kepada Dita, dita adalah gadis yang cantik, manis dan juga baik. Tapi aku ada alasan tersendiri untuk melakukan hal itu padanya.
2 hari sebelum kejadian itu terjadi, aku keluar untuk sekadar melepas rasa stres yang aku alami karna aku di scros dari sekolah.
#Dicafe
aku melihat aldi sedang nongkrong bersama teman temannya,mungki tanpa dia sadar aku duduk di sebelah meja mereka.
"gua sakit hati banget sama si dita! apalagi pacar barunya yang breng*ek itu " ucap Aldi pada teman temannya.
"kenapa memang bro?" tanya salah satu dari mereka.
"si dita mergokkin gua sama meri selingkuh j*ng ! ya gua langsung saja di break lah ama dia!" sandi dengan nada marah.
"ya lu juga b*d*h ngapain juga selingkuh,kurang apa coba dia! cantik iya, pinter iya,tajir iya bodi juga aduhai apa lagi yang lu cari Al" salah satu temannya bertanya.
__ADS_1
"elu itu kagak tau gimana si dita itu, dia Tu gadis yang sok alim! boro boro mau nikmati tubuhnya di ajak ciuman aja kagak mau!" Aldi berbicara sambil memainkan telefon genggam miliknya.
"gua punya rencana di," ucap salah satu temannya yang memang dia seperti preman yang ada di sekolah kami deh.
"apa men?" tanya Aldi sembari meletakkan ponsel genggam miliknya.
"gimana kalau besok malam kita jebak dia agar dia mau bertemu dengan mu,lalu kau bisa kuasai tubuh dita" ucap si bre*sek itu dengan yakin.
"gila lu ya,kalau gua masuk penjara apa lu mau tanggung jawab?" Aldi bertanya pada teman tersebut.
"ya gampang si setelah lu menjalankan rencana gua kan so pasti si dita itu akan hamil, nah jelas orang tuanya akan menikahkan kalian berdua,jadi lah lu mantu seorang CEO kaya ha ha ha" kata si bren*sek itu seraya tertawa lepas. Dan teman teman yang lain pun ikut tertawa.
Aku mengepalkan tangan,ingin sekali rasanya merobek robek mulut semua baji*gan itu.
dan pada malam itu juga aku segera membawa dita pergi jauh dari kota ini,dan malah aku yang melakukannya pada dita,bukankah aku sama bre*gseknya denggan Aldi dan gengnya.
***
__ADS_1
Setelah malam itu terjadi aku mengejar dita,tapi sayang aku kehilangan jejaknya pada malam itu. aku duduk di pinggir jalan sambil menitikan air mata sambil menyesali perbuatan biada* apa yang sudah aku lalukan pada kekasihku itu.
"Dita maafkan mas dita,maafkan mas kamu dimana dek ini hujan!" gumamku lirih sambil menangis.
Keesokan paginya aku terus berusaha untuk menghubungi dita tapi hasilnya tetap nihil,tak ada jawaban darinya.
dan akhirnya nekat aku datang kerumah dita untuk sekadar mengetahui keadaan pujaan hatiku tersebut.
Ting..ting..Ting..
aku memencet bel yang ada di rumah dita,tak lama asisten rumah dita membukakan pintu
"ada apa den?" tanya Mba
"Mba ditanya ada?"tanya ku pada mba
tiba tiba Mba dewi menangi..
__ADS_1
"nah itu dia den, non dita dari semalam belum pulang kerumah!" dia berbicara sambil menangis sesegukan
Degg..