
...8.10.22...
^^^πππ^^^
20:30
"Besok kita akan tinggal dimana, tidak mungkin kan kita tinggal di rumah ayahmu "tanya Dinda.
"Kita akan tinggal di rumah pribadi ku "ucap Jasper menaikkan selimut. "Baiklah, aku tidak usah khawatir "memeluk tangan Jasper.
Sedangkan Charlie merapikan pakaian ke dalam lemari dengan rapi. "Aish....lapar "mengambil bungkusan makanan. "Hah...ayam bakar aku datang "ucapnya makan dengan nikmat.
-
-
"Apa ingin kamu bicarakan "tanya Sarah duduk di samping suaminya. "Ayo kita bercerai "ucap David.
"Apa..."kaget Sarah. "Kenapa "ucapnya. "Aku tidak bisa melanjutkan pernikahan kita "
__ADS_1
"Gara-gara Charlie lagi "marahnya. "Jangan bawa-bawa Charlie, ini tentang pernikahan kita "
"Hah..."menghembuskan nafas. "Aku tidak percaya ini, ibunya Charlie merebut suamiku. Kita bercerai karena bersangkutan dengan Charlie "teriaknya.
"Berhenti membawa Charlie dalam pernikahan kita "menyerahkan berkas. Sarah mengambil berkas tersebut dan membukanya.
"Jelas sekarang, aku tidak bisa mempertahankan mu, tapi aku jamin bagianmu akan ku bagi "berlalu pergi dari kamar.
Sarah meremas photo mesra dirinya dengan seorang karyawan suaminya. Sarah tidak mau bicara apa-apa lagi untuk mempertahankan pernikahannya.
"Hah.."berjongkok. "Kenapa aku ceroboh sekali "mata berkaca-kaca.
"Ayah kami pamit dahulu "salam Dinda mencium tangan ayah mertua dan Sarah." Kalian berdua hati-hati di jalan "ucap Sarah. Jasper dan Dinda masuk ke dalam mobil. Melajukan mobilnya meniggalkan kediaman David Marteen.
David berlalu masuk begitu saja tanpa meniggalkan Sarah. Di dalam kamar David melihat photo almh istrinya yang sudah meniggal.
"Aku merindukan mu "ucap David berdiri di depan photo sang istri. "Jabora maafkan aku, karena tidak bisa mendidik putra kita dengan benar. Jangan salahkan putra kita salahkan saja aku ya "melihat photo masa mudanya dengan sang istri dan beberapa temannya.
Cansu ( nenek Charlie ), Arash ( Suami Cansu ) dan Buchori. "Aku merindukan kalian, saat kebersamaan kita. Cansu aku minta maaf apa yang sudah putraku berbuat pada cucumu "melihat photo Cansu saat masih muda.
__ADS_1
David dan Jabora menikah paling terakhir saat temannya lebih dahulu. Jadi usia anak David dan Jabora beda beberapa tahun dari usia cucu Cansu.
Jangan di pikirin cuma hiburan, daripada pusing tujuh kelabu, Jasper dan Dinda sudah sampai di rumah dan membereskan barang-barang mereka.
"Wah....rumahnya bagus "Dinda melihat sekeliling. Jasper berjalan ke arah kamar untuk istirahat sebentar. "Aku akan belanja untuk masak "teriaknya pada Jasper.
Dan Jasper mengangkat tangannya tanda terserah dan masuk ke dalam kamar. "Kenapa dia "bingung Dinda mengambil tas untuk ke minimarket.
Jasper mengambil ponselnya untuk melihat keadaan Charlie. "Bagaimana kabar mu "pesan Jasper.
" Aku baik, dan betah di sini "balas pesan Charlie.
" Aku merindukanmu "pesan Jasper lagi.
" Kamu berhak merindukan ku, tapi ingat adil pada Dinda juga "balas pesan Charlie.
" Huh...aku bodoh sekali...hah kenapa aku mau begitu saja menerima pernikahan itu, saat Charlie pergi "ucap pada diri sendiri.
Charlie menyimpan ponselnya dan masak sayur opor ayam plus telur rebus, juga goreng kerupuk. "Kamu tidak sabar ya nak, tunggu sebentar lagi. Opornya jadi "mengelus perut sambil menumis bumbu opor ayam.
__ADS_1
"Oh ya apa ayah kalian sudah makan "menerka-nerka. "Ada apa dengan ku, kan Dinda pasti masak untuk nya "mengusir pikiran nya.