
"Setuju.., aku sudah lapar "memegang perutnya.
19:23
Devina dan Owen sedang membakar daging di olesi dengan saus BBQ. "Eum...wanginya, sangat menggoda perut ku "ujar Devina.
"Benarkah "tanya Owen melihat Charlie menyiapkan piring. Devina melihat Jasper yang membantu Charlie juga. "Mereka kelihatan serasi ya "bisik Devina.
"Kita lanjutkan bakar daging nya "abai Owen mengipasi arang. "Iya-iya "Devina kembali membalikkan daging. "Ada yang kurang "ujar Charlie.
"Apa "tanya Jasper menata gelas. "Sendok dan garpu "ujar Charlie berjalan kembali ke villa. "Jasper....Charlie mau kemana "tanya Devina.
"Ambil sendok "bisik Jasper masuk ke dalam Villa. Charlie sampai di dapur dan mengambil beberapa sendok, saat akan berbalik dirinya di kagetkan dengan keberadaan Jasper.
"Mau apa "mundur satu langkah. "Kenapa tidak mencium Owen, jelas-jelas teman ku menyukai mu "bersedekap dada.
__ADS_1
"Ada apa dengan mu, tidak jelas sekali...aku memang tidak menyukainya sama sekali "kesal Charlie. "A...am "gugub Jasper menurunkan kedua tangannya.
"Tunggu...kakak cemburu melihat ku akan mencium Owen, padahal aku jelas-jelas tidak akan mencium nya "selidik Charlie mendekat ke arah Jasper.
"Pede sekali..."abai Jasper. "Tapi kalau boleh di pikir-pikir, aku lebih suka mencium mu "mendekat ke arah Jasper. "Apa..."gugub Jasper.
"Ya...."angguk Charlie menjinjitkan kedua kakinya. Charlie menyimpan sendok yang ia pegang dan menjangkau bibir Jasper. "Menyingkir lah "datar Jasper.
"Ish..."sebal Charlie menjauh. "Kenapa memangnya kalau kita berciuman, kan kita bukan saudara kandung juga, orangtua kita berbeda dan aku bukan orang yang suka menjalin tali persaudaraan, jika aku benar-benar memiliki kakak tiri "jelas Charlie.
Namun langkahnya terhenti karena Jasper menghalangi langkahnya. Dan mendekat lalu mencium nya lembut, Jasper menahan tengkuk Charlie dan mengambil sendok yang di pegang Charlie, lalu di simpannya dan mendudukkan Charlie di meja.
Charlie memegang kedua pipi Jasper dan membalas ciuman Jasper. Owen berbalik badan dan mengepalkan tangannya. Juga kesal melihat Jasper dan Charlie berciuman tersebut.
Charlie dan Jasper kembali ke meja tempat BBQ tersebut. Dan bergabung dengan Devina juga Owen. Makan BBQ dengan lahap selesainya mereka tidur di kamar sehabis makan.
__ADS_1
Ting....
Charlie mengambil hpnya dan melihat ada pesan dari dari Jasper. Mengirim pesan untuk bertemu di ruangan perpustakaan Owen.
Charlie menahan senyum dan menyimpan ponsel, lalu keluar kamar dengan sangat pelan dan hati-hati. Berjalan cepat ke ruang perpustakaan sampainya di tempat Charlie bingung karena tidak ada Jasper.
"Sudah datang "ucap Owen. "Owen....Jasper "melihat Owen menunjukkan ponsel milik Jasper. "Kenapa kamu menolak untuk mencium ku, padahal aku menyukai mu "ucapnya.
"Ah....maaf Owen tapi aku benar-benar tidak menyukai mu "jujur Charlie. "Kenapa ciuman dengan Jasper padahal kalian saudara "melihat tajam Charlie dan mendekati nya perlahan.
"Jika kamu mencium saudara mu, seharusnya kamu bisa mencium ku juga "
"Owen jangan ambil hati, sungguh aku lebih menyukai Jasper. Aku akui dia saudara ku, tapi kami tidak memiliki hubungan satu darah dari orangtua kandung masing-masing "jelasnya.
"Kenapa repot-repot menjalin hubungan dengan saudara tiri, aku bisa melakukannya dengan mu "menghimpit Charlie di dinding.
__ADS_1
"Aku tidak menerima penolakan "bisiknya di telinga Charlie.