
SMA ZZZ
Paula baru sampai di kelas ia tidak melihat Wanda di bangku, ia pun menyimpan tasnya, sudah beberapa menit Wanda belum masuk kelas.
Padahal ini sudah hampir jam masuk sekolah, ia mencari Wanda di taman sekolah sampai kelas lainya, dan yang terakhir ia menuju toilet.
Kakinya berhenti di pintu toilet perempuan, ia mendengar tangisan Wanda dan teriakan -teriakan wanita dan pria. Ia mendengar Wanda menangis dengan segera Paula masuk ke dalam.
Ia melihat kondisi Wanda basah kuyub, rambut acak-acakkan tangan nya mengepal siswa dan siswi yang melakukan itu biasa-biasa saja seolah mereka tidak melakukan apa-apa .
**Teman si cupu datang
kita pergi ayo
peganggu**
Mereka pergi, tapi Wanda terus terisak memeluk tubuhnya sendiri dengan keadaan basah kuyub, Paula menghampiri berjongkok mensetaratkan tubuhnya dengan Wanda.
Paula menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah sahabatnya, matanya membulat ia tahu sekarang kenapa Wanda berpenampilan nerd.
Wajar Wanda yang ayu membuat siapa saja terkagum-kagum melihat Wanda~
Paula
_Wanda apa yang mereka lakukan padamu
Wanda
_hiks hiks hiks. Mereka mere....,ka hiks hiks hiks
Paula memeluk tubuh sahabatnya ia pun ikut menangis melihat kondisi sahabat nya ~
Paula
_mereka membully mu, iya kan ,jawab Wanda
Wanda
_saat itu, aku ingin ketoilet, tapi berpas-pasan dengan Jerry, dia mulai mengoda ku dan mematahkan kacamata ku, ikat rambut ku pun di buang dan mulai mulai melakukan perbuatan yang tidak senonoh padaku, hiks hiks hiks
Paula kembali memeluk sahabat nya, ia pun ikut menangis, Paula membawa seragam cadangan dan juga handuk kecil ia berikan kepada sahabat nya.
Paula
_muat kan
Wanda
_jika tidak ada kamu, mungkin aku sudah
ssttttt
Paula meletakkan jari telunjuknya di bibir Wanda, Wanda pun terdiam~
Paula
_tapi itu tidak terjadi, sini biar aku yang mengikat rambutmu
Paula mengikat rambut panjang Wanda dengan ikat rambutnya, rambutnya panjang yang terurai.
Paula
_pakai kacamata ku saja. Tenang saja kamu minus kan, ini juga kacamata sesuai kebutuhan mu
Wanda
_terima kasih banyak Paula, jika tidak ada kamu aku bukan apa-apa
Paula
_hus ngomong apaan sih, kita itu sahabat, sahabat sejati akan ada saat sahabat yang membutuhkan bantuan
Wanda memeluk Paula kembali di sambut dengar sang empunya ~
SMA XXX
__ADS_1
Jeffri
_Valerie , ke puncak kita bareng gimana
Valerie
_maaf ya aku bareng sama cewek-cewek, gak apa-apa kan
Jeffri
_iya
*kapan kamu sadar sih, aku pengen kamu menyadari jika aku menyukai mu Valerie batin Jeffri
# Jasper
Jasper mengendarai mobilnya ia prustasi ia tidak bisa menyelamatkan karir nya, saat ini ia berserta mobilnya sudah di dekat jurang yang bawahnya laut.
Jasper
_maafkan aku anak-anak
Jasper melajukan mobilnya ke jurang, hingga mobil tersebut terjatuh ke bawah mobilnya ringsek akibat menghantam batu.
# Charlie
Charlie
_sayang, jangan di pindah dulu , ada berita
Kharasya
_mama, nanti flm favorit ku selesai
Charlie
_sebentar saja
Charlie mendengarkan berita tersebut. Dari profil korban dan cirinya, Charlie yang memegang gelas air putih tiba-tiba terjatuh.
Charlie
Kharasya
_mama kenapa, ma jangan nangis, mama
Charlie
_Jasper, tidak *menangis dan berteriak
Kharasya yang khawatir segera menelpon ayahnya dan juga kakaknya ~
Tak berselang lama Nicols dan Jeffri datang dengan tergesa-gesa mereka berdua Khawatir dengan kondisi Charlie.
Jeffri
_mama
Nicols
_sayang
SMA ZZZ
Paula
_kami tidak berbohong pak kepala sekolah, jelas-jelas Wanda bilang padaku dia akan di lecehkan oleh Jerry
Jerry
_tidak pak, mereka berdua berbohong itu tidak benar
Derrr Derrr
Kepala Sekolah
__ADS_1
_tunggu ada telpon , ya
Paula
_kau akan di hukum
Jerry
_kita lihat saja, nerd
Paula
_cih
Wanda
_Paula sudah
Kepala Sekolah
_Paula, kamu bapak izinkan kamu pulang cepat
Paula
_bapak apaan sih, aku keruangan bapak untuk minta keadilan buat Wanda dan hukum Jerry pak
Kepala Sekolah
_kami semua guru mengucapkan bela sungkawa
Paula
_bapak salah minum obat ya, Wanda kita ke kelas aja ayo
Wanda
_Paula
Kepala Sekolah
_tadi yang menelpon pihak rumah sakit
Paula
_apa hubungannya coba saya pak
Kepala Sekolah
_ayah kamu meninggal
Deg.....
Seketika Paula terduduk di lantai. Air matanya mulai keluar, beberapa saat Paula terisak , Wanda memeluk Paula dengan erat.
Paula
_ayah *menangis histeris
•
•
•
•
•
•
•
**LIKENYA READER KU
JANGAN LUPA MAMPIR DI NOVEL AUTHOR YANG BARU ⤵⤵⤵⤵⤵**
__ADS_1