Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita

Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita
Eps. 16 Sudah Revisi


__ADS_3

...12 oktober 2022 ...


...πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ...


^^^RESTORAN^^^


Jasper menarik kursi untuk Dinda duduki, Dinda tersentuh dengan perhatian yang di berikan oleh Jasper. Jasper ikut duduk di depan Dinda dan meminta waitres untuk membawakan makanan, yang dirinya sudah pesan terlebih dahulu dari website restoran tersebut.


Ada steik, ayam krispi pedas manis dan masih banyak lagi yang di pesan Jasper, untuk makan malam mereka hari ini. Jasper dan Dinda makan dengan lahap sesekali saling suap.


"Bagaimana makan malam kita hari ini "tanya Jasper. "Mengesankan, terima kasih "senyum Dinda kembali makan. Setelah dari restoran keduanya sampai di rumah.


Malam semakin dingin udaranya Jasper menggemgam tangan Dinda, dan masuk ke dalam rumah. "Aku akan siapkan teh atau cokelat panas, untuk menghangatkan tubuh kita "ujar Dinda.


"Dinda tunggu "menggemgam erat tangan Dinda. "Ya "melihat ke arah Jasper. Jasper mendekat dan mencium bibir Dinda lembut dan melihat wajah Dinda yg malu.

__ADS_1


"A...a "gugub Dinda. "Hah..."menghembuskan nafas. "Maaf aku tidak bisa melakukan nya sekarang "melepas tangan Dinda dan berlalu pergi.


"😒.."Dinda mengepalkan tangannya dan menghapus ciuman Jasper. "Yak..jika tidak bisa jangan memberikan perhatian padaku, aku kesal dan marah "teriaknya.


"Hiks hiks "menangis dan terduduk di lantai. Jasper yang mendengar ucapan dari Dinda pun merasa bersalah sudah memberikan perhatian palsu padanya.


"Maafkan karena aku masih pengecut Dinda "ucap pelannya menuju ke dalam kamar.


SKIP


"Hah..."Charlie bangun dari tidurnya karena tidak bisa tidur. "Ada apa lagi nak, kenapa membangunkan mama malam-malam begini "melihat pukul 20:00 malam.


"Sabar ya, mama akan goreng bakso dulu "mengelus perut buncitnya. Charlie dengan semangat memotong bakso dan memanaskan minyak di wajan dengan api sedang.


Charlie membulak-balikkan potongan bakso di minyak panas agar matang merata. Dan tidak lupa mengambil saus pedas untuk cocolan nya.

__ADS_1


Singkatnya Charlie menusuk bakso dengan garpu dan di cocol saus pedas lalu memakan nya. "Wah...luar biasa enak "mengelus perutnya.


"Kamu senang kan anak-anak...heum "bicara pada perut buncitnya.


Usianya terus bertambah sampai kini 8 bulan lebih. Charlie dan Jasper sedang di mall membeli perlengkapan bayi.


"Lihat sarung tangan bayinya terlihat lucu, ayo kita kesana "ajak Charlie. "Ah...baiklah "mengikuti kemauan Charlie. Disana banyak pakaian bayi yang lucu dan membuat calon ibu (Charlie) gemas dan mengambil semuanya.


"Kita ke kasir...ayo "menuntun Charlie. Setelah membayar dan sekarang berada di parkiran.


Tidak sengaja di situ ada Dinda bersama Dimas. "Jasper.."ujarnya. "Mau kita ikuti "tawar Dimas.


"Ya...ikuti mereka "ujar Dinda. Di perjalanan keduanya ( Charlie dan Jasper ) tidak tahu bahwa mereka di ikuti Dinda dan Dimas di belakang.


Sampainya di halaman rumah Jasper membantu Charlie untuk turun ke mobil dengan hati-hati. "Perut mu semakin besar, jangan melakukan pekerjaan berat ya "titah Jasper.

__ADS_1


"Iya "nurut Charlie. "Kalian harus dengar ucapan ayah nak "mengelus perut Charlie. "Sudahlah.."ujar Charlie. "Jangan membela mereka, dengarkan ayah nak "mencium dan mengelus perut Charlie.


"Ayo masuk "mengemgam tangan Charlie. Charlie dan Jasper sudah masuk Dinda yg berdiri tidak jauh dari pasangan tersebut. Sontak membuatnya kaget dan selama ini dirinya di bodohi oleh Jasper.


__ADS_2