
Jasper
_dalam mimpimu, aku tidak akan pernah mau menceraikan mu
Charlie
_Jasper
Jasper
_diam dan jangan bicara lagi *membentak
Pagi harinya Jeffri terbangun, mumpung hari minggu Jeffri ingin main ke taman bersama ayah dan mamanya, ia melihat Paula masih tertidur.
Jeffri
_Paula bangun, ih bangun
Paula
_aaa, ngantuk
Jeffri
_ih kebo
Jeffri berlari membuka pintu dan berjalan menuju kamar ayah dan mamanya, saat berhasil membuka pintu ia melihat tante Sisil berada di dalam kamar orang tuanya.
Jeffri
_tante ngapain di kamar ayah dan mama
Sisil
_sayang, ini kamar tante sama ayahmu
Jeffri
_gak tante, tante kapan pulang ke rumah tante
Sisil
_kamu ngusir tante sayang
Jeffri
_enggak tapi, tante kan bukan pasangan nya ayah bukan seperti mama dan ayah Jasper tante pulang
Sisil
_ya ampun sayang, tante juga mama kamu, tante istri ayah kamu juga dan tante sekarang lagi hamil anak ayah kamu adikmu
Jeffri
_gak tante tante bohong *wajah sedihnya
Sisil menarik lengan Jeffri dan mencubit nya karena kesal...
Sisil
_heh, kamu masih anak-anak gak usah ikut campur urusan orang dewasa
Jeffri
_tante sakit πππ
Sisil
_berisik kamu mau tante hukum,hah mau kamu *berteriak
Jeffri
_πππ
Sisil
_berisik
Semakin kuat suara Sisil membentak Jeffri dan semakin kuat tangisan Jeffri pula...
Sementara di kamar Paula membuka mata ia mendengar suara tangisan sang kakak, dengan cepat ia keluar dan berlari menuju suara tersebut.
Jeffri
_tante sakit πππ
Sisil
_ini balasan karena kamu ngelunjak
Tak di sangka ada sebuah benda yang mengenai pelipisnya hingga berdarah, ia melihat Paula di depan pintu.
Sisil
_kurang ajar
Paula
_jangan sakitin kak Jeffri
Sisil
_diam bocah
Sisil dengan cepat memegang tangan Paula dan mencubit nya sama dengan Jeffri sampai lebam.
Paula
_tante sakit πππ
Jeffri
_tante lepasin π’
Jeffri berusaha menarik tangan Sisil namun ia malah jatuh terbentur,Sisil membawa Paula dan Jeffri ke kamar mandi dan menyiramnya dengan air dingin.
__ADS_1
Paula
_tante dingin
Jeffri
_aku bakal aduin sama ayah
Sisil
_heh, dengar ya, kalian gak akan pernah bilang semua ini sama ayah kalian
Sisil menarik Paula dan mencubit nya kembali.Paula pun menangis dengan kencang.
Sisil
_masih mau bilang sama ayah kalian
Paula
_kak Jeffri sakit
Jeffri
_gak bakal tante, lepasin Paula
BENGKEL JASPER
Jasper terbangun dari tidurnya ia melihat ke sampingnya Charlie masih membelakangi nya,Jasper memeluknya dari belakang dan menaikkan selimut untuk menutup tubuh polos mereka.
Jasper
_kamu masih marah
Charlie
_aku hanya ingin bertemu anak-anak
Jasper
_jangan mengalihkan pembicaraan
Charlie menepis tangan Jasper dari tubuhnya ia melilit kan selimut ke tubuh polos nya dan memungut pakaian nya terus ke arah kamar mandi.
Jasper pun dengan segera memakai pakaian kembali. Beberapa menit kemudian ia melihat Charlie keluar dan melewati Jasper.
Dengan cepat Jasper mencekal tangan Charlie dan ia membuka pintu lalu menuntun Charlie masuk ke dalam mobil.
Charlie
_aku bisa jalan sendiri, gak usah kamu tuntun sakit
Jasper
_maaf kita pulang temui anak-anak
KEDIAMAN JASPER MARTEEN
Sisil
_Jasper pulang, ingat jangan bilang apapun
Jasper
_Jeffri, Paula
Charlie
_Jeffri sayang,Paula sayang kalian dimana
Sisil
_Jasper hiks hiks *akting
Jasper
_Sisil kamu kenapa pelipis kamu
Sisil
_ini perbuatan anak-anaknya Charlie
Charlie
_Jeffri dan Paula tidak pernah menyakiti kamu
Sisil
_tidak pernah, ini apa anakmu yang membuat ku seperti ini
Charlie
_anak-anak ku tidak akan pernah menyakiti seseorang tanpa adanya sebab
Sisil
_sayang jangan diam aja *akting
Charlie
_Jeffri, Paula kemana mereka
Charlie bergegas berjalan menuju kamar Paula dan Jeffri, saat melewati pintu terbuka dan melihat anak-anak nya basah kuyub langkahnya terhenti dan mundur beberapa langkah.
Charlie menengok ia melihat Jeffri dan Paula sama-sama basah kuyub, dengan cepat ia menghampiri Paula dan Jeffri.
Charlie
_Paula, Jeffri ada apa dengan kalian
Jeffri
_kami kedinginan ma
Charlie
__ADS_1
_ayo mama bantu kalian ganti baju
Charlie mengajak anak-anak nya untuk ke kamar mereka. Bertepatan Paula dan Jeffri melihat Ayahnya dan wanita rubah itu sedang mengandeng ayahnya.
Sisil yang di tatap seperti itu, melotot kan matanya hingga membuat Jeffri dan Paula menunduk.
Charlie mengambil pakaian mereka dan mengelap tubuh mereka yang basah,setelah menganti baju dan menyelimuti mereka dengan pakaian hangat,mencium pipi mereka masing-masing.
Charlie
_mama buatkan sup untuk kalian ya
Jeffri dan Paula
_susu
Charlie
_baiklah, tunggu
Jasper
_Charlie bagaimana dengan
Saat Jasper ingin menghentikan Charlie, tetapi Charlie melewatinya saja dan membuat susu untuk anak-anak nya.
Jasper masuk ke kamar anak-anak seorang diri ia melihat Jeffridan Paula sedang melamun.
Jasper
_anak ayah, kenapa harus mandi pagi-pagi sekali, kata tante Sisil kalian tetep gak dengerin nasehat tante Sisil ya
Paula dan Jeffri hanya bungkam tidak membalas perkataan ayahnya, itu membuat Jasper aneh. Mereka tidak tahu jika di belakang pintu ada Charlie yang memegang nampan berisikan susu.
Charlie meneteskan air matanya dan dengan segera menghapus air matanya tersebut.
*mereka tidak mandi Jasper, seandainya kamu tahu kenapa mereka bisa jadi basah kuyub, aku yakin kamu gak akan maafkan Sisil batin Charlie
Charlie pun masuk dan membawa susu dengan sedotan untuk anak-anak nya.
Charlie
_sayang ini susunya
Jasper
_biar aku bantu
Jasper memegang gelas susu untuk Jeffri sedangkan Charlie memegang susu untuk Paula,susu mereka pun habis Charlie menyimpan gelas tersebut.
Jasper
_ayah hari ini libur, ayah ingin kita liburan bersama mama dan tante Sisil kalian senang kan
Paula dan Jeffri hanya diam membungkam mereka tidak sedikit pun melihat ke arah ayahnya.
Sisil
_Jasper aku sudah siap ayo
Jasper
_tapi anak-anak
Charlie
_dia tidak akan marah pergilah
Jasper
_tapi
Charlie
_pergi, biarkan mereka istirahat
Jasper
_baiklah,baik-baik di rumah
Charlie dengan segera menutup pintu ia menghampiri anak-anaknya tangisan pun pecah.
Charlie
_maafkan mama sayang, mama orang tua yang sangat bodoh dan teledor, mama malu sangat malu tidak bisa menjaga anak-anak mama dengan baik, tolong maafkan maafkan mama mu yang bodoh ini hiks hiks hiks
Paula
_mama jangan nangis nanti aku sama kakak ikut nangis
Jeffri
_iya ma, mama itu mama yang juara dan baik di hati kami
Paula
_mama harus janji gak bakal nangis lagi buat kita
Jeffri
_janji ya ma
Charlie
_sekarang biar mama obati lebam kalian dengan salep
Paula dan Jeffri
_iya ma
Charlie membuka kain hangat pada tubuh Jeffri dan Paula. Ia dengan hati-hati mengolesi salep.
**Kalian sama gak kaya author mewek, ya meskipun ini cuma imajinasi tapi author yang ketik kalau liat perlakuan Sisil sama anak-anaknya Charlie author mewek guys.
Author juga sedih ketik dan baca kisah sedih Paula dan Jeffri.
__ADS_1
ngebosenin ya
likenya**