Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita

Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita
Eps. 15 Sudah Revisi


__ADS_3

...11. Oktober. 2022...


...●...


...●...


...●...


Dimas tersenyum pada Dinda dan mengikuti arah Dinda yg berjalan ke arah ruang tamu. "Duduklah...bi tolong buatkan kopi susu "titah Dinda berjalan ke arah anak tangga.


"Baik nyonya Dinda "ujar bibi. Dinda melihat-lihat meja khususnya dan mencari gambar desain nya. Di bawah Jasper dan Dimas sedang duduk berhadapan dan saling pandang satu sama lain.


"Saya suami Dinda "ujar Jasper. "Saya tahu, jangan salah paham saya kebetulan lewat dan mampir, untuk melihat desain gaun pengantin wanita saya. Agar saya tidak perlu lagi ke butik "jelasnya.


"Ah begitu rupanya "angguk Jasper. "Yank...kamu sudah pulang "senang Dinda. Dimas kembali dengan wajah datarnya melihat sang mantan pacar (Dinda). Memanggil pria lain yank..


"Ah iya hampir lupa, ini desain yang di minta "menyerahkan beberapa lembar kertas, bergambarkan desain gaun. "Terima kasih "ujar Dimas.


"Saya pilih yang ini, terima kasih untuk waktunya nona Dinda saya permisi "ujar Dimas berpamitan.

__ADS_1


"Oh iya hati-hati " ujar Jasper. Dimas melirik ke arah Dinda sekilas dan mengambil tasnya berjalan keluar dari rumah tersebut. "Hah.."menyalakan hp yang bergambar wallpaper dirinya dan Dinda.


^^^Sampai kapan pun aku tidak akan melupakan mu, dalam hati Dimas^^^


"Jadi bagaimana dengan pekerjaanmu "tanya Dinda. "Semuanya berjalan lancar, kamu sendiri bagaimana "mengelus kepala Dinda.


^^^Maafkan aku Dinda, dalam hati Jasper^^^


"Pekerjaan ku lancar dan aku merindukan mu "bersandar di dada suaminya "😐...aku juga "merangkul bahu Dinda.


"Jangan buat istrimu kecewa dengan sikapmu padanya, Dinda tidak bilang mungkin menuggu mu memintanya "


Tidak mau menyakiti hati seorang wanita. Anggab dirinya saat ini, di situasi ini dirinya belum gantleman, dan tegas dengan membuat keputusan.


Dinda dan Charlie sama-sama wanita yang terjebak dalam kehidupannya. Charlie yang mengandung anaknya, dan Dinda masuk ke dalam sangkarnya.


"Nanti malam kamu siap-siap, kita dinner di luar "ucap Jasper. "Jinjja (Benarkah), pukul berapa "senang Dinda.


"☺...ya, siapkan aku kopi "pinta Jasper. "Baiklah...tunggu disini "senang Dinda berjalan ke arah dapur.

__ADS_1


"Ada apa dengan nya "senyum Jasper. Ting...Dinda memeriksa telponnya ada pesan dari Dimas.


"Aku ingin bertemu dengan mu, malam ini "pesan dari Dimas. "Tidak...aku akan dinner dengan suamiku "balas pesan Dinda untuk pesan Dimas.


"Hah..."membuka laci berisi kopi instan dengan banyak varian rasa. "Cappucino.."ucap Dinda menyiapkan gelas.


"Ash..."kaget Jasper memegang kedua bahu. "Kenapa..."menyimpan cangkir kopi. "Biar aku pijat ya "memegang bahu suaminya.


"Maaf merepotkan mu, kamu juga banyak pekerjaan "ujar Jasper. "Santai saja pekerjaan ku menggambar dan menjahit kain, ada karyawan ku yang membantu, sedangkan dirimu lebih berat lagi "ujar Dinda memijat bahu dan pipis suaminya.


Singkatnya malam hari Jasper sudah berpakaian rapi menuggu Dinda untuk masuk ke dalam mobil. "Kenapa wanita berdandan lama sekali "gumamnya.


Ceklek...


"Kamu bilang apa "tanya Dinda memasang seatbelt. "Tidak..cepat sekali "ujar Jasper menyalakan mesin.


"Ini momen spesial dengan suamiku, besok aku harus bekerja lagi, kita akan jarang bertemu di rumah "ucap Dinda.


"Apa....kenapa "melihat Dinda. "Maafkan aku, aku juga tidak tahu jika akan ada banyak pesanan gaun pengantin "ucap Dinda memegang tangan Jasper. "Jangan marah ya "sambungnya.

__ADS_1


"Tidak "melajukan mobilnya menjauh dari rumah.


__ADS_2