Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita

Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita
Chapter sembilan


__ADS_3

Jeffri


_udah beres kan,kakak mau jalan dulu


Paula


_sama cewek itu


Jeffri


_Valerie, dia punya nama *berlalu pergi


Wanda


_aku masuk dulu


Paula


_tunggu, kamu pindah ke sini


Wanda


_iya ini rumah nya


Paula


_kita tetanggaan,yeah tapi tunggu kesini sama siapa


Wanda


_majikan ibuku itu baik


Paula


_pak Zayn kan namanya


Wanda


_dia masih muda, belum tua ayo mampir


Paula


_tentu saja ayo *menarik tangan Wanda


Wanda


_jadi kamu yang bersemangat


Paula dan Wanda sudah berada di dalam, Wanda membereskan makanan ke lemari separuhnya ke lemari es.


Wanda


_kita ke belakang yuk


Paula


_berenang


Wanda


_tidak, di belakang rumah tuan Zayn sudah tersedia tempat tinggal aku dan orang tuaku


Paula


_waw, ayo kita kesana


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN


Paula

__ADS_1


_Wanda aku ke rumah itu sebentar ya


Wanda


_mau ngapain, nanti kamu kena marah lagi


Paula


_sebentar aja


Paula berjalan masuk ke rumah tersebut, kakinya berhenti di ruang tengah matanya membulat dengan apa yang ia lihat.


Hey jangan sentuh barang it...


Paula


_Kak Zayn


Zayn


_hai Paula,kita ketemu lagi setelah sekian lama *menunjukkan senyum manis nya


Paula menghampiri Zayn dimana Zayn berdiri, setelah sudah di hadapan Zayn tangan nya terulur untuk menyentuh pipi Zayn, namun.


Zayn


Zayn


_Bella


Bella


_dia siapa


Paula


_saya salah masuk, maaf rumah saya ada di sebelah permisi


Bella


*Paula kenapa bisa masuk ke dalam rumah ya batin Zayn


Satu minggu kemudian...


Guru


_pagi


murid-murid


_pagi bu


Guru


_di kelas kita kedatangan murid baru, masuk


Seorang siswi berjalan dengan rasa gugubnya,Wanda ia lah sang murid baru di kelas tersebut.


Wanda merubah penampilannya, rambut terurai, memakai kacamata pemberian dari sahabat nya.


Wanda tampil dengan berbeda tidak seperti di sekolahnya yang lama berpenampilan nerd.


Sejenak Jeffri memandang kecantikan sahabat adiknya tersebut, Valerie yang melihat itu sedikit masam.


*saingan baru batin Valerie


Paula yang yang berdekatan dengan Valerie berbisik sesuatu kepada Valerie ~


Paula

__ADS_1


_aku harap kamu nyerah dari sekarang, daripada kak Jeffri tahu sifat asli kamu *berbisik


Valerie menatap tajam Paula , dengan sorot mata yang berapi-api, belum selesai meredakan amarah nya, Paula kembali berbisik.


Paula


_lebih baik nyerah sekarang, daripada bau sok polos kamu ketahuan *berbisik


Brraakk


Guru


_Valerie kamu kenapa


Valerie


_am, maaf bu *kembali duduk


Guru


_kamu duduk di sebelah bangku Jeffri ya


Wanda


_iya bu


Wanda berjalan dengan rasa gugubnya, karena apa? karena Jeffri terus saja memperhatikan nya dari depan kelas hingga sampai bokongnya sudah duduk di kursi.


Guru


_buka halaman 102 kerjakan


Wanda pun mengeluarkan bukunya lalu mengerjakan soal-soal, hingga ada salah satu jawaban yang kurang tepat menurutnya , ia lupa tidak membeli penghapus.


Wanda


_aku bisa pinjam penghapus


Pandangan Jeffri dan Wanda pun beradu jadi satu arah, sudah beberapa menit mereka beradu pandang sebelum Wanda membuang wajahnya.


Jeffri pun tersadar akan sikap Wanda, di antara mereka ada Valerie yang menatap sinis Jeffri dan Wanda sedangkan Paula kebalikannya, ia berdoa dalam hati semoga mereka jadi sepasang kekasih, atau bisa jadi menikah ada apa sih di pikiran adiknya Jeffri ini .


Jeffri


_tadi kamu bilang apa


Paula


_aku pinjam penghapus


Jeffri


_oh ini


Saat Jeffri menyerahkan penghapus itu, tangan mereka bersentuhan Wanda jadi salah tingkah. Sedangkan Jeffri entah apa yang membuat dirinya tak bosan memandangi Wanda.








__ADS_1



LIKENYA READER KU SAYANG


__ADS_2