
Hayy Author balik lagi readerku,gak jadi TAMAT deh, author mau menceritakan kisah cinta nya Jeffri dan Paula setelah itu author bakal kisah kan mereka ke lapak baru.
Yang menceritakan rumah tangga dan anak-anak mereka nanti.
Β
πππ
Β
Paula dan Wanda akhirnya selesai berenang, ibu Wanda menghampiri dan memberikan mereka handuk.
Ibu Wanda
_Wanda apa yang kamu lakukan, jangan berani berenang di kolam renang majikan kita
Paula
_ibu, ini kemauan aku, aku yang memaksa Wanda untuk berenang di rumah majikan ibu, aku minta maaf
Ibu Wanda
_apa itu benar Wanda
Wanda melirik ke arah Paula, satu alis kiri Paula terangkat mimik wajahnya menggambarkan untuk Wanda mengatakan iya.
*dalam keadaan seperti ini, Paula mau menyelamatkan aku dari kemarahan ibu batin Wanda
Wanda
_ii...ya bu
Ibu Wanda
_lain kali jangan mengulanginya lagi, kalau tuan Zayn marah bagaimana
*Zayn, ah tidak-tidak itu bukan kk Zayn ku mungkin namanya saja yang mirip batin Paula
Wanda
_iya bu maaf, ayo Paula kita ganti baju
Paula menganguk tidak sengaja wajahnya melihat ke arah balkon, namun di atas sana tidak ada siapapun,ia pun acuh - acuh saja.
Sedangkan di kamar atas bertepatan dengan balkon mengarah ke kolam renang, seorang pria bersembunyi di balik kaca bening yang tertutup gorden.
Yappp, pria itu Zayn yang di maksud oleh ibu Wanda, Zayn memegang dada sebelah kirinya di dalam sana. Jantungnya terus menambah volume kecepatannya.
Dag Dig Dug......
Zayn
_belum berhadapan dengan nya, jantungku sudah seperti ini, hah, Paula-Paula
# Charlie
Charlie
_sayang, makan malam sudah siap Nicols kamu sudah pulang
Nicols
_apa istriku ini merindukan ku hah
Charlie
_tentu saja
Deg....
Ternyata istrinya lebih pintar merayu nya dari pada dirinya, lihat pipi Nicols jadi merah karena rayuan sang Istri.
Tiba-tiba momen itu lenyap karena Kharasya datang bersama Jeffri untuk makan malam.
Nicols
_uh, perusak suasana *bergumam
Charlie
_kamu bilang apa
Nicols
_aku bilang aku sangat lapar istriku, ayo kita mulai makan malamnya
Kharasya
_ayah, mama
__ADS_1
Charlie
_iya sayang
Nicols
_ada apa sayang
Jeffri
_apa adikku sayang
Kharasya
_ih kakak, aku tidak menyebutkan nama kakak
Jeffri
_πkakak bercanda, ayo lanjutkan
Kharasya
_ayah, ma boleh tidak aku pergi ke wahana air, please boleh ya ma, ayah
Charlie
_am, kamu kan baru sembuh sayang, masa mau air lagi
Nicols
_iya nanti ada yang dorongin kamu
Kharasya
_aku bisa melawannya ayah, tolong izinin
Jeffri
_tidak
Kharasya
_aku tidak minta izin sama kakak
Jeffri
Jeffri itu suka sekali bercanda pada saat waktu yang menegangkan menurutnya, karena ia sangat sayang pada adik tomboynya itu supaya tidak di marahi ibu dan ayah.
Nicols
_tiii....
Saat ingin bilang tidak ia melihat wajah putrinya yang memelas, hatinya runtuh saat melihat wajah memelas sang anak.
Seperti ini wajah memelas nya.
(ππππππππππ)
Nicols
_tidak boleh bertengkar lagi dengan orang disana, mengerti
Kharasya
_siap ayah
KEDIAMAN JASPER MARTEEN
Jasper melamun saat jam makan malam, ia memikirkan pekerjaan nya yang hampir bangkrut. Ia tidak mungkin meminta tolong pada sang ayah.
Ia sudah mengecewakan sang ayah karena perbuatan nya sendiri, disisi lain Paula bisa melihat wajah kekhawatiran dari raut wajah sang ayah.
Paula
_ayah, ada apa kenapa tidak di makan, masakan aku tidak enak ya yah
Jasper
_masakanmu enak sekali sayang, ayah tidak apa-apa
Ya semenjak karir Jasper menurun ia dan anak-anak nya menghemat, memasak pun Paula yang kerjakan, soal pekerjaan rumah ia di bantu dengan sang adik.
Paula
_Stella, kamu ada pr
Stella
__ADS_1
_ada tapi kakak bantuin aku ya
Paula
_iya, kerjakan pr kamu dan jangan lupa bawa cemilan ini untuk menambah semangat kamu
Stella
_iya kak , bye ayah
Jasper
_iya nak, Paula meski kamu baru berusia 17 th ayah sangat salut dengan kedewasaan kamu, ayah
Paula menghampiri Ayahnya dan duduk di dekat sang ayah, ia memegang tangan sang ayah.
Paula
_ayah, apa ada yang ayah khawatir kan
Jasper
_ayah minta maaf, ayah tidak bisa membiayai kalian berdua, menghidupi kemauan kalian berdua
Paula
_ayah knp ayah tidak meminta bantuan kepada oppa
Jasper
_ayah kepala keluarga nak, ayah tidak mau bergantung kepada oppa terus
Paula
_jika karir ayah bangkrut, aku akan membantu ayah
Jasper
_kamu ingin membantu ayah , caranya
Paula
_aku akan menjual perusahaan aku untuk
Jasper
_tidak nak, itu warisan mu dari oppa, ayah tidak berhak nak
# Zayn
Zayn
_sudah bi tidak apa-apa, aku juga jarang memakai nya
Ibu Wanda
_sekali lagi maaf tuan muda
Wanda
_aku minta maaf tuan
Zayn
_tidak apa-apa Wanda, kalian seperti keluarga ku, dan Wanda adikku oh ya, Wanda kamu ambil cemilan ku di lemari dapur itu untuk mu
Wanda
_benarkah tuan, terima kasih
Ibu Wanda
_tuan muda
Zayn
_tidak apa-apa. Tapi kamu harus mengajak temanmu itu kesini, sering-sering, tapi jangan temanmu itu tahu jika aku yang meminta itu padamu
Wanda
_siap tuan
Setelah kepergian ibu Wanda dan anaknya, Zayn langsung ke kamarnya dan berbaring ia senyum-senyum sendiri .
Akhirnya ia bertemu kembali dengan Paula nya itu, ia pun tertidur berharap ia bermimpi Paula.
**Likenya reader ku
terima kasih**
__ADS_1