Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita

Kakak Tiriku Suamiku / Ganti Cerita
Kakak Tiriku Suamiku : part 2 (Season 2) Chapter satu


__ADS_3

Hayy Author balik lagi readerku,gak jadi TAMAT deh, author mau menceritakan kisah cinta nya Jeffri dan Paula setelah itu author bakal kisah kan mereka ke lapak baru.


Yang menceritakan rumah tangga dan anak-anak mereka nanti.


Β 


πŸƒπŸƒπŸƒ


Β 


Paula dan Wanda akhirnya selesai berenang, ibu Wanda menghampiri dan memberikan mereka handuk.


Ibu Wanda


_Wanda apa yang kamu lakukan, jangan berani berenang di kolam renang majikan kita


Paula


_ibu, ini kemauan aku, aku yang memaksa Wanda untuk berenang di rumah majikan ibu, aku minta maaf


Ibu Wanda


_apa itu benar Wanda


Wanda melirik ke arah Paula, satu alis kiri Paula terangkat mimik wajahnya menggambarkan untuk Wanda mengatakan iya.


*dalam keadaan seperti ini, Paula mau menyelamatkan aku dari kemarahan ibu batin Wanda


Wanda


_ii...ya bu


Ibu Wanda


_lain kali jangan mengulanginya lagi, kalau tuan Zayn marah bagaimana


*Zayn, ah tidak-tidak itu bukan kk Zayn ku mungkin namanya saja yang mirip batin Paula


Wanda


_iya bu maaf, ayo Paula kita ganti baju


Paula menganguk tidak sengaja wajahnya melihat ke arah balkon, namun di atas sana tidak ada siapapun,ia pun acuh - acuh saja.


Sedangkan di kamar atas bertepatan dengan balkon mengarah ke kolam renang, seorang pria bersembunyi di balik kaca bening yang tertutup gorden.


Yappp, pria itu Zayn yang di maksud oleh ibu Wanda, Zayn memegang dada sebelah kirinya di dalam sana. Jantungnya terus menambah volume kecepatannya.


Dag Dig Dug......


Zayn


_belum berhadapan dengan nya, jantungku sudah seperti ini, hah, Paula-Paula


# Charlie


Charlie


_sayang, makan malam sudah siap Nicols kamu sudah pulang


Nicols


_apa istriku ini merindukan ku hah


Charlie


_tentu saja


Deg....


Ternyata istrinya lebih pintar merayu nya dari pada dirinya, lihat pipi Nicols jadi merah karena rayuan sang Istri.


Tiba-tiba momen itu lenyap karena Kharasya datang bersama Jeffri untuk makan malam.


Nicols


_uh, perusak suasana *bergumam


Charlie


_kamu bilang apa


Nicols


_aku bilang aku sangat lapar istriku, ayo kita mulai makan malamnya


Kharasya


_ayah, mama

__ADS_1


Charlie


_iya sayang


Nicols


_ada apa sayang


Jeffri


_apa adikku sayang


Kharasya


_ih kakak, aku tidak menyebutkan nama kakak


Jeffri


_😊kakak bercanda, ayo lanjutkan


Kharasya


_ayah, ma boleh tidak aku pergi ke wahana air, please boleh ya ma, ayah


Charlie


_am, kamu kan baru sembuh sayang, masa mau air lagi


Nicols


_iya nanti ada yang dorongin kamu


Kharasya


_aku bisa melawannya ayah, tolong izinin


Jeffri


_tidak


Kharasya


_aku tidak minta izin sama kakak


Jeffri


Jeffri itu suka sekali bercanda pada saat waktu yang menegangkan menurutnya, karena ia sangat sayang pada adik tomboynya itu supaya tidak di marahi ibu dan ayah.


Nicols


_tiii....


Saat ingin bilang tidak ia melihat wajah putrinya yang memelas, hatinya runtuh saat melihat wajah memelas sang anak.



Seperti ini wajah memelas nya.


(πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)


Nicols


_tidak boleh bertengkar lagi dengan orang disana, mengerti


Kharasya


_siap ayah


KEDIAMAN JASPER MARTEEN


Jasper melamun saat jam makan malam, ia memikirkan pekerjaan nya yang hampir bangkrut. Ia tidak mungkin meminta tolong pada sang ayah.


Ia sudah mengecewakan sang ayah karena perbuatan nya sendiri, disisi lain Paula bisa melihat wajah kekhawatiran dari raut wajah sang ayah.


Paula


_ayah, ada apa kenapa tidak di makan, masakan aku tidak enak ya yah


Jasper


_masakanmu enak sekali sayang, ayah tidak apa-apa


Ya semenjak karir Jasper menurun ia dan anak-anak nya menghemat, memasak pun Paula yang kerjakan, soal pekerjaan rumah ia di bantu dengan sang adik.


Paula


_Stella, kamu ada pr


Stella

__ADS_1


_ada tapi kakak bantuin aku ya


Paula


_iya, kerjakan pr kamu dan jangan lupa bawa cemilan ini untuk menambah semangat kamu


Stella


_iya kak , bye ayah


Jasper


_iya nak, Paula meski kamu baru berusia 17 th ayah sangat salut dengan kedewasaan kamu, ayah


Paula menghampiri Ayahnya dan duduk di dekat sang ayah, ia memegang tangan sang ayah.


Paula


_ayah, apa ada yang ayah khawatir kan


Jasper


_ayah minta maaf, ayah tidak bisa membiayai kalian berdua, menghidupi kemauan kalian berdua


Paula


_ayah knp ayah tidak meminta bantuan kepada oppa


Jasper


_ayah kepala keluarga nak, ayah tidak mau bergantung kepada oppa terus


Paula


_jika karir ayah bangkrut, aku akan membantu ayah


Jasper


_kamu ingin membantu ayah , caranya


Paula


_aku akan menjual perusahaan aku untuk


Jasper


_tidak nak, itu warisan mu dari oppa, ayah tidak berhak nak


# Zayn


Zayn


_sudah bi tidak apa-apa, aku juga jarang memakai nya


Ibu Wanda


_sekali lagi maaf tuan muda


Wanda


_aku minta maaf tuan


Zayn


_tidak apa-apa Wanda, kalian seperti keluarga ku, dan Wanda adikku oh ya, Wanda kamu ambil cemilan ku di lemari dapur itu untuk mu


Wanda


_benarkah tuan, terima kasih


Ibu Wanda


_tuan muda


Zayn


_tidak apa-apa. Tapi kamu harus mengajak temanmu itu kesini, sering-sering, tapi jangan temanmu itu tahu jika aku yang meminta itu padamu


Wanda


_siap tuan


Setelah kepergian ibu Wanda dan anaknya, Zayn langsung ke kamarnya dan berbaring ia senyum-senyum sendiri .


Akhirnya ia bertemu kembali dengan Paula nya itu, ia pun tertidur berharap ia bermimpi Paula.


**Likenya reader ku


terima kasih**

__ADS_1


__ADS_2