
...09.Oktober.22...
^^^๐ช๐ช๐ช^^^
"Itu lebih baik โบ"senyum Charlie. "Aku merindukan kalian "serius Jasper. Charlie memegang tangan Jasper untuk memegang perutnya.
"Apa kamu baik-baik saja di dalam sana nak "bisik Jasper di dekat perut buncit Charlie. "Usianya 4 bulan tapi seperti 5/6 bulan "bingung Jasper.
"Entahlah, setelah makan siang aku akan periksa ke dokter "ucapnya. "Aku akan menemani mu "mengelus perut Charlie. "Aku merindukan mie instan buatan mu "pinta Charlie.
"Baiklah aku akan buatkan untuk kalian berdua 2 mie instan "
" Tambah satu lagi "ujar Charlie. "Apa? "bingung Jasper. "Jadi 3 mie instan untuk kami "pintanya.
"Oke "heran Jasper lanjut makan. Singkatnya Jasper terpelongo melihat Charlie makan mie instan dengan mangkuk sayur. Begitu lahap setelah makan nasi dengan kawan-kawan-nya.
Jasper mengelus sudut bibir Charlie yang terkena kuah mie tersebut.
RUMAH SAKIT
__ADS_1
Saat ini Jasper sedang menemani Charlie yang sedang di USG, begitu nampak pada layar monitor. Gambar bayi yang terlihat samar-samar.
"Bagaimana dok "tanya Dokter. "Bu Charlie dan pak Jasper, selamat bayinya kemungkinan kembar "ucapnya. "Benarkah dok "senang Charlie.
"Iya bu bayinya tumbuh dengan baik karena tidak banyak pikiran, dan selalu berpikiran positif jadi tidak menimbulkan efek apa-apa pada janinnya.
"Dok, kami tidak punya keturunan kembar "ucap Jasper. "Saya mengerti pak, tidak hanya bapak saja tapi pasien yang lain juga pernah mengalami seperti itu, hal ini sudah hal biasa di dunia kedokteran "
Tangan Jasper dan Charlie saling berpegangan, dan melihat ke arah monitor sepulangnya dari rumah sakit keduanya memilih untuk mengobrol lebih banyak.
Di ruang keluarga sambil menonton acara TV. "Bagaimana dengan Dinda, kamu sudah memberinya nafkah batin "tanya Charlie.
"Jangan bahas Dinda, dia saja tidak membahas mu "memindahkan chanel TV. "Dia tidak tahu hubungan kita "memegang tangan suaminya.
"Jangan buat istri mu kecewa dengan sikap mu. Dinda tidak bilang tapi mungkin menuggu mu memintanya "
"Sudahlah, aku capek Charlie aku kesini untuk bertemu kalian, dengan iming-iming aku bekerja di luar kota pada Dinda "geramnya.
"Kenapa kesal, aku minta maaf "melepas tangan nya dari tangan Jasper. Jasper pergi begitu saja ke dalam kamar Charlie untuk tidur.
__ADS_1
"๐..., "Charlie mengelus perutnya. "Apa aku salah bicara lagi, kenapa dia tersinggung "cueknya lanjut menonton TV.
"Kenapa masih disini "tanya Jasper. "Kenapa..., kamu mau tidurkan "Jasper menggendong Charlie untuk ke kamar dan mendudukkan nya di tepian kasur.
"Ada apa dengan mu "Jasper menutup dan mengunci pintu kemudian berjalan ke arah Charlie. Charlie mendongak melihat wajah Jasper mendekat ke arahnya dan menciumnya, dengan tangan melepas kancing.
Charlie hanya pasrah saat Jasper membuka kancing piyama nya. " Reader halu aja ya, author nya takut pro kontra "ujar Jasper.
...SKIP ...
Satu bulan Jasper tinggal dengan Charlie, dan usia kehamilannya 5 bulan Jasper mengelus sayang perut Charlie dan menciumnya.
Sebagai tanda perpisahan sebelum dirinya kembali. CEKLEK....
"O....tuan Dimas kenapa kesini, kenapa tidak ke butik saja "ujar Dinda. "โบ...aku ingin mampir, kebetulan lewat jalan arah rumah temanku "senyum Dimas.
"Ouh.., masuklah saya akan berikan beberapa contoh desain gaunnya "ujar Dinda.
...TBC ...
__ADS_1