
Paginya Charlie menuruni tangga dan melihat Owen ada di ruang tamu. "Hi "senyum Owen.
"Hallo...cari Jasper "tanya Charlie. "Yap...kita mau liburan ke villa "ujar Owen. "Oh ya boleh aku ikut "ucapnya duduk di samping Owen.
"Am...hah itu bicaralah pada kakak mu "
"Ah...Jasper ya "lemasnya. "Oke...."kembali semangat. Charlie berlari secepat kilat ke arah kamar Jasper. Masuk tanpa mengetuk hal hasil.
"AAA "teriak Charlie dan Jasper. Keduanya sama-sama kaget Charlie dengan cepat menutup wajahnya, dan Jasper buru-buru mengambil bajunya dan kembali ke dalam kamar mandi.
Selepas di kamar mandi Charlie terus mendekati Jasper kemana pun. "Apa....bilang "risih Jasper.
"Kata Owen "ucapnya. "Tidak-tidak "potong Jasper. "Kita ke villa hanya berdua, jika mengajak mu "melihat Charlie.
"Aku bisa telpon Devina untuk menemaniku "senyum Charlie menatap Jasper. "Ya "lanjutnya.
"Terserah "berlalu keluar. Charlie melompat-lompat senang sambil menelpon Devina untuk ikut heeling.
Singkatnya....
__ADS_1
Keempat nya sudah dalam perjalanan menuju villa melewati rimbunnya pepohonan cemara, kiri-kanan dan sungai Owen memarkirkan mobilnya dan Jasper membawa barang bawaan.
Devina dan Charlie asyik berswaphoto di tempat baru yang mereka pijaki. "Ayo masuk "titah Owen.
"Kalian perempuan tempati kamar dekat ruang TV "ujar Owen. "Ayo-ayo "ajak Devina mengandeng tangan Charlie.
Jasper dan Owen menyimpan daging untuk BBQ nanti malam, siangnya keempat nya main di sungai yang tenang. Tentu saja mereka berenang Charlie, Jasper, Owen dan Devina main air dan berlomba siapa cepat ke ujung batu sungai tersebut.
"Adikmu itu sangat cantik saat memakai bikini "
"Jangan sembarangan, dan kondisikan mata mu "
"Haha...biasa aja dong "melihat Charlie dan Devina. Beberapa menit sudah mereka berenang, Charlie keluar dari dalam air sungai dan Jasper langsung menutup tubuh Charlie dengan handuk yang lebar.
Sorenya mereka berempat ngopi di teras sambil Owen memainkan gitar dan Devina nyanyi. Jasper dan Charlie hanya mendengarkan sambil ngemil.
"Woo....kalian punya suara bagus "Charlie tepuk tangan. "Kita main kejujuran dan tantangan yuk "ajak Devina menunjukkan botol bekas.
"Ayolah..."Jasper mengelengkan kepala. "Ayolah Jasper permainannya seru, ayo duduk yang melingkar "ujar Owen.
__ADS_1
"Main saja abaikan dia "ujar Charlie. Devina dengan semangat memutar botol dan bertepuk tangan dengan semangat melihat botol berhenti di arah Owen.
"Kejujuran atau tantangan "ucap Devina. "Mm..."melihat Charlie. "Kejujuran "
"Oke...apa ada wanita yang kamu sukai "tanya Devina. "Ada "jawab Owen. "Oh ya....siapa "Charlie penasaran.
"Ada...tapi aku belum berani bilang "
"Katakan saja, kamu tidak jelek-jelek amat "jujur Charlie. "Ish..."risih Devina.
^^^Apa yang dia bicarakan, justru dirinya yang di taksir Owen, dalam hati Jasper ^^^
"Oke kita lanjut lagi "memutar botol. Botol berputar dan berhenti di arah Charlie. "Waa...mau pilih yang mana "ujar Devina.
"Tantangan "senyum Charlie. "Mm....mau berciuman dengan ku "
"Apa "kaget Charlie, Devina dan Jasper. "Kenapa...itu tantangan dariku "senang Owen.
"Itu mau mu "tebak Devina. "Tapi..."melihat Jasper yang mengabaikan nya. "Aku tidak menyukai mu "jujur Charlie.
__ADS_1
"Ohoho..., kamu di tolak terang-terangan "tawa Devina. "Begini saja hentikan permainannya, karena aku sudah lapar "ujar Devina.
...Aku di tolak secara terang-terangan, dalam hati Owen ...