Kamar 1130

Kamar 1130
Episode 10


__ADS_3

Xin pun mulai memeriksa jun dengan hati - hati hingga mereka mendengar suara bunyi dari luar pintu seseorang masuk ke dalam UKS...


bunyi dorongan pintu terdengar "drek..."


Xin melihat guru UKS baru tiba waktunya, xin pun langsung menyapa guru uks.


Xin"Ibu maaf saya dan teman saya masuk tanpa izin karna jun kesakitan ia tadi jatuh dan memakai obat di sini."


ibu UKS" Ya ampun kalian berdua seharusnya cepet panggil ibu kalau kalian sakit begini! sini ibu lihat mana yang luka? "


Xin mempersilakan ibu uks mengobatin jin dan hanya luka gores di sikutnya dan yang lain ibu uks menulis sebuah surat dan memberikan pada jin.


"ini apa bu kenapa mendadak saya di kasik surat" tanya jun.


"ini buat kamu scan di Rumah Sakit karena ibu takut kamu ada cedera luka dalam" jawab ibu uks


jun hanya menerima surat dan meletakan surat itu di sampin meja ia bersandar di tempat tidur jun sendiri di dalam ruang uks xin dan ibu guru pergi seketika mengobati jun. Jun yang terbaring di UKS mencium bau seperti darah segar dengan cepat ia duduk dan melihat sekeliling mata jun tertuju pada bawah meja uks terdapat perban penuh dengan darah yang basah segera ia bangkit dan mendekat perban yang banyak dan noda darah di mana - mana, jun seketika terdiam dan ia mencoba tenang. Jun ingin menelepon Xin ia mendengar suara dari ruang UKS.


..."argh.... sakit.... sakit....sekali tolong aku.... sakit.... "...

__ADS_1


Suara itu terdengar jelas tidak ada siapa pun disana jun hanya berpura - pura tidak mendengarkan segera ia menelepon Xin, bunyi hp terdengar.


"ring.. ring.... Halo jun kenapa menelepon apa kau butuh bantuan katakan apa yang kau butuhkan"


"Xin bisakah kau membawa guru UKS ke sini aku merasa tidak enak badan segera datang ya?"


"oh baiklah aku akan ke sana"


"tut... tut..."


bunyi HP di matikan terdengar jun hanya bisa waspada dan suara itu terus ada ia pun mencoba mengenakan handset untuk tidak mencoba menghiraukan, suara musik kencang di jun terdengar ia menikmati suara favoritnya tapi di tengah musik ia mendengar suara lagi.


..."to... long aku....sakit.... sa... sa... kit arg....h.. tolong....a.. ku argh... "...


***


Xin mencari guru uks ke kantin dan ia meminta segera ke UKS, guru uks segera ke kantornya. Xin melihat jun terbungkus selimut menarik selimutnya.


"Argh... "

__ADS_1


teriakan jun keras xin terkejut dan menepuk pelan kakinya.


"Jun sakit ini telinga dikira budek ya kenapa kamu kayak kacang aja main selimut guru? "


jun melihat xin pun hanya diam sebentar dan memarahi xin dengan keras.


"XIN KENAPA KAU LAMA SEKALI...AD.. "


jun tidak melanjutkan ngomongnya itu dan ia berbicara dengan gugup.


"Bu maaf merepotkan saya tidak enak badan sekali bisakah saya pulang kalau tidak saya di kelas saja tidak apa - apa? "


"Jun ibu sudah bilang berbaring saja dan jangan bergerak sembarangan kenapa kamu pucat sekali haduh ibu harus bilang apa pada wali kelasmu?"


"saya merasa tidak nyaman di sini bisakah saya pergi" (keras kepala)


"hah... ya sudah ibu kasik kamu pulang dulu untuk istirahat sejenak lain kali jangan ibu panik ibu tulis surat dulu agar kamu pulang dulu"


Guru UKS berjalan dan menarik kursinya ia kaget dan panik di bawah meja banyak perban darah.

__ADS_1


"A-APA.... kenapa bisa begini perban apa ini penuh darah..." (gugup)


jun hanya tertunduk ia tidak mau membicarakan apa yang ia dengar sebab suara itu masih ia dengar dengan jelas di telinganya.....


__ADS_2