Kamar 1130

Kamar 1130
Episode 9


__ADS_3

Luxi terdiam saat orang itu memegang tangan luxi dan sambil ia mencodongkan badan, orang itu sadar luxi yang hanya diam tapi ia juga menyadari muka ia tabrak tidak di tunjukan kepadanya rasa penasaran muncul....


orang"Hei...apa kau menangis biar aku lihat dan maafkan aku yang kasar"(nada lembut)


Luxi hanya diam saja hingga tangan orang itu merapikan rambut luxi, kagetnya orang itu lihat wajah luxi sangat cantik ia pun terpesona.


orang"Ka...ka... kau sangat cantik"(gugup)


Luxi pun mengakat kepala dan mereka saling beradu pandangan hingga luxi membuka matanya, orang pun makin terpesona akan mata yang indah itu dengan mata birunya.


Luxi "Aku tidak apa - apa kenapa harus kau yang minta harusnya aku yang menabrakmu, ayo aku bantu km ke uks ya pasti sakit"(membantu)


orang hanya menurut ajakan luxi dan sambil ia memandang wajahnya hingga ia kaget saat luxi menyapanya.


"Hei... kenapa melamun apa yang sedang kau pikirkan"(tanyanya)


Kaget ucapannya ia mengalihkan pembicaraan mereka.


orang"oh...bukan oh iya siapa namamu?"(bertanya)

__ADS_1


Luxi" salam kenal aku Luxi chen panggil saja aku luxi"(senyum)


orang itu hanya diam dan berdiri hadapannya sekarang ia mengulur tangannya untuk berjabat tangan, luxi pun hanya tersenyum kecil ia pun menerima jabat tangannya.


orang" perkenalkan namaku Lee jun kau bisa panggil jun aku di kelas 3-1 kalau kau? "


Luxi"ah...kakak senior aku adik kelasmu aku di kelas 1-1."


Jun pun hanya mengangguk saja dan ia pun menyuruh luxi untuk ke UKS, tiba - tiba teman dari luxi dan datangn menghampiri mereka.


Tami"Luxiii.....kamu tidak apa - apa kan coba aku lihat di mana kamu lukanya"(Khawatir)


Tami yang panik memeriksa seluruh tubuh luxi, Jun yang geram akan tingkah tami langsung menghentikan tami.


Tami"Hei...kau siapa sih? kalau ke UKS ya udah sana aku mau makan sama luxi udah ada temanmu yang mengantar sendiri tuh"(menunjuk)


Luxi melihat tami dan jun bertengkar menjadi risauh, mereka menghiraukan luxi diam ditengah mereka, taminya yang melihat itu segera menarik luxi kedekatnya dan mendorong pelan jun ke temannya sambil berlari menjauh.


Tami"Luxi ayo cepet sini kita udah lapar jadi kita pergi kakak galak, tami dan luxi pergi"(mengejek)

__ADS_1


Luxi "TAMI.... pelan dongs nariknya sakit tahu... "(kepayahan)


Jun dan temannya hanya melihat mereka berlari menjauh, jun melihat luxi menjauh dari pandangannya tertawa kecil.


Jun"Hehe....ini keberuntungan atau sial ya, luxi ya akan ku ingat kamu sepertinya akan memerlukan waktu yang lama hehe..."


teman jun yang memapah dan memperhatikan jun yang tertawa pertama kalinya menjadi bingung kenapa jun tertawa bahagia.


"Hei... jun ayo aku antar ke UKS sekalian periksa otak ya biar jelas penampilan"(tanya mengejek)


Jun hanya diam menuruti ajakan temannya itu menuju ke UKS dengan di papah oleh temanya itu hingga mereka sampai di depan pintu UKS, bunyi dorongan pintu terdengar.


"drek...."


mereka pun masuk ke UKS dan menuju salah satu tempat tidur mereka mendapati UKS kosong tanpa guru UKS menjaga mereka mengira guru sedang istirahat.


jun" Hei... cepet obatin aja tidak usah menunggu guru mengobati biar nanti aku yang bilang!"(galak)


teman jun"waduh kok galak amat kesambet ya kamu tuh sakit harusnya otomatis lemah, dan aku punya nama ya."(cuek)

__ADS_1


jun"iya..iya...Xin cepet sakit ini takut lembam."


Xin pun mulai memeriksa jun dengan hati - hati hingga mereka mendengar suara bunyi dari luar pintu seseorang masuk ke dalam UKS...


__ADS_2