Kamar 1130

Kamar 1130
Episode 5


__ADS_3

Mau melanjutkan bicara lirikan kelas suram menjadi membuat Tami gugup dan enggan bicara, Luxi yang melihat itu ingin memecahkan ke suram itu pun naik tapi tiba - tiba....


***


seorang siswa dengan sombong dan angkuh keluar dari kerumunan kelas dengan lantang membicarakan tamu lakukan


kelas 1"Hey...kamu bemarga lin jadi kamu orang kaya ya kenapa tidak mengukapkan kebenaran itu ngapain sok merendah hah... "


Tami"maaf aku bukan orang seperti itu jadi aku hanya orang biasa seperti kalian"


kelas"oh... baiklah jadi kamu hanya biasa ya apa tahu sistem kasta sekolah ini? jika tidak tahu kamu hanya siswa terbuang saja! "


Tami"atas hak apa kamu biaca hak kasta sekolah, kamu siapa hah berani bicara tidak tahu hukum ya!" (emosi)


Lian"oh...maaf lupa tidak berkenalan, perkenalkan namaku Lian Long aku putri dari perusahaan Long, jadi aku bertanya - tanya apa kamu benar putri dari tuan Lin yang terkenal atau hanya marga aja yang tiba - tiba, ha... ha... ha" (tertawa)


Seisi kelas ikut tertawa mengejek tami dan lucu tatapan sinis, tami Yang tidak kuat akan ejekan itu akan bicara.


Tami" CUKUP KALIAN"


mendengar teriakan keras dari tami kelas pun hening sesaat lian pun menjadi geram


Lian"aduh....jangan keras - keras teriak dong di sini gak tuli ya, kenapa kamu marah hah, cma marga sama sok imut banget sih kamu jijik tahu dari awal aku gak suka ada anak kayak gitu sok keluarga terkenal banget ih... "

__ADS_1


Tami mendengar itu pun melirik tajam ke arah lian dan yang lain seakan memberi syarat jangan ganggu hidup orang.


Tami"heh cuma anak perusahaan aja udah bangga banget sok apa lah, di rumah itu gak ada kaca ya lihat baik - baik siapa yang di depanmu atau cuma lihat penampilan aja ya"


Lian kaget mendengar itu ia melihat muka tami dari dekat dan terkejut tami bukan orang biasa dengan gugup ia menjelaskan sambil ketakutan


Lian"ehh...bukan itu maksudnya aku gak mandang hal itu kok, kamu boleh apa aja sekalian kalau mau kamu yang pilih tempat duduk yang ingin dimana aja. (senyum kaku)


Tami pun sorot matanya langsung menarik tangan Luxi dengan erat dan ia sengaja menabrak bahu Lian.


Bruk


Lian" Ouch... " (menahan sakit)


Tami" Oh maaf itu sengaja dan berlaga sok sombong ya di sini setara bukan main kasta mengerti. (sinis)


dalam batin Lian


"sial... kenapa harus berurusan dengan anak kecil itu buta ya, lagaknya seperti ia benar anak itu tapi di sekolah kenapa harus menjadikan mereka raja saja ini tidak adil, huh masah bodo dengan kasta tapi ini gak bisa memperlihatkan kasta tertinggiku, ini harus gimana aku gak mungkin melawan dia sendiri dengan terang - terangan bisa hilang kastaku dengan keluarga Lin hebat itu ayo berpikir lian..."


Lian yang terhayu dengan batinnya itu dengan gigit jari tanpa sadar lian melihat sosok tak kenalin dengan raut seram tawa yang sinis tak jauh dari jendela kelas itu sosok itu seakan ingin berkata karna lian tidak mengerti sosok itu mencoba mengerakan bahasa mulut itu


sosok hitam "K... A... M... U P.... A... Y... A... H"

__ADS_1


Lian yang kaget dengan ucapan itu dengan sorot mata lian Yg ketakutan sosok itu pun menjadi senang dengan akan ketakutan lian dengan tawa seram itu sosok itu mengisyaratkan sesuatu ia mengeluarkan pisau di tangan yang berlumuran darah itu ia menjilat pisau darah itu dan ia ingin memberikan pisau itu, lian kaget akan sosok itu pun teriak kencang mengucang kelas ia melihat kelas yang kebingungan dengan teriakan itu


Lian"AHHHH....."


teman Lian " kamu kenapa lian kenapa teriak?" (bingung)


Lian " hah... hah...a.. ada orang yang mengerikan di sana..! (menunjuk jendela)


teman lian Yang melihat heran karena Di jendela tidak ada apa pun. melihat itu mengiria lian halusinasi saja.


teman lian" lian aku antar ke UKS ya kamu kelihatan pucat pasti sakit ayo"


teman lian megantar lian ke uks dengan rada heran atau kebingungan, sementara itu Luxi yang melihat itu cemas dan menarik tangan tami untuk mengakhiri ketengangan ini, tami melihat itu pun angkat bicara karna melihat luxi agak ketakutan


tami"karena hal ini sudah selesai ayo tentukan meja dan belajar bosan berdebat gini, oh iya ini sahabat aku luxi kalian jangan samakan aku dengan lian dengan kasta itu mengerti"


kelas"oh...hai luxi salam kenal ya, oke atur mejanya dan duduk yang diinginkan saja"


kelas pun ramai memilih kursi yang diinginkan mereka, setelah mereka setuju kelas akhirnya selesai salah satu kelas memanggil guru untuk masuk kelas. terdengar langkah kaki menuju kelas.


"tap... tap... tap... " seketika sampai di depan pintu kelas terdengar bunyi,"Drek.."Bunyi geseran pintu terdengar.Seisi kelas hanya memandang sosok itu hingga guru itu berjalan lagi dan berhenti di depan meja guru sekaligus menaruh buku ia bawa, setelah ia menaruh buku itu ia mulai berbicara.


"Hallo semua pagi untuk kalian. Kalian pasti kaget kenapa saya bisa disini dan Bertanya - tanya saya akan jelaskan itu nantik, kita perberkenalan dulu saja di mulai dari saya. Kenalkan saya Seojun Li saya kepala sekolah kalian yang baru dan mengenai guru kalian tidak bisa menghadiri kelas ini karena alasan tertentu..., ok perkenalan udh selesai ada yang mau bertanya?

__ADS_1


siswa 1 "lho pak kenapa guru baru tidak datang seharusnya kewajiban guru itu, apa guru baru sakit? (bertanya)


Pak li hanya tersenyum sinis di mimik wajah itu dan ia menjawab dengan membuat seisi kelas kaget...


__ADS_2