
Mereka mengobrol hingga sampai di sekolah, banyak siswa dan siswi yang berdatangan dengan gaya mereka di hari pertama mereka bersekolah. Gerbang masuk SMA nampak bangunan mewah bergaya Eropa dengan sistem elit yang tak pernah ada di sekolah mana pun. Hingga mereka memasuki gerbang mereka dengan di sambut panita dan satpam sekolah.
Tami"Bergaya sekali sekolahnya pantas saja untuk masuk sangat ketat dengan nilai harus baik, kurasa aku tidak sangup untuk masuk di sini lebih lihat saja! " (mengagumi)
Luxi"Iya… gaya bangunan saja sudah begini apalagi murid, minder rasanya lihat aja siswa dan siswi di sini tampan dan cantik!" (minder)
Mereka mengagumi bangunan mereka tanpa sadar ada seseorang yang memperhatikan penampilan mereka.
Seseorang"Siapa mereka tidak pernah lihat bangunan mewah ya… atau mereka orang kampung, hmmm… aku akan menjahilinya mungkin ada tontonan seru." (niat jahat)
Orang itu berjalan mengahampirin dan berpura - pura menabrakan diri ke mereka. (Brak)
Orang"Ouch... hei… kamu tidak lihat ya apa kalian tidak punya mata, jalan itu pakai mata." (marah)
Tami"Ouch… apa kamu bilang kami punya mata kamu itu berjalan tidak sesuai jalan!" (marah)
Orang"APA... kamu bilang? kamu tahu siapa aku beraninya kamu memarahiku, aku adalah Zhan Xia nona muda dari industri hiburan dan sekaligus penerus industri Zhan."(menyerengai)
__ADS_1
Tami"Kenapa kalau kamu nona muda dari industri hiburan! apa kamu tidak punya tata krama berani menabrak orang sembarangan, apa kamu nyari ma…" (terpotong)
Luxi"Sudah tami… kita pergi saja jangan gini aku tidak apa - apa ayo kita pergi..." (menarik tangan)
Luxi menarik tangan Tami pergi tempat penerimaan siswa baru dan meninggalkan Xia dan anggotanya.
Xia"Hei… kemana kamu pergi aku belum selesai bicara beraninya kalian aku akan membuat kalian tidak betah di sini lihat saja, Yiyin dan Lala kalian harus mengikuti rencanaku! " (niat jahat)
Yiyin"Rencana bagaimana yang harus kita lakukan?" (bingung)
Lala"Ikutin saja rencana dari kak Xia dan aku akan menambahkan idenya." (menyerengai)
Mereka menunju tempat itu untuk membuat rencana mereka dengan saling berbisik.
***
Luxi dan Tami menghampiri Osis yang bertugas penerimaan siswa baru itu untuk menanyakan apa harus dilakukan.
__ADS_1
Tami"Halo…… kak dimana tempat penerimaan siswa baru dan kantor kepala sekolah?"
Osis"Oh… iya kalian murid baru harus tempat administrasi siswa di dalam dan untuk kepala sekolah di lantai 2 kamu bisa menaiki lift setelah kantor administrasi di sebelah kanan!" (menjelaskan)
Tami"Terimakasih kak… ayo Luxi cepat kita kantor dan bisa berkenalan dengan siswa baru ayo cepat…"
Luxi"Iya… tidak sabar dapat teman baru dan pelan…pelan jalannya tami."
Mereka bergegas menuju tempat yang diarahkan Osis tersebut, mereka menuju kantor administrasi terlebih dahulu.
administrasi"Ini surat tempat kelas kalian berada segera masuk kelas ya." (menyerahkan)
Tami"Yeah kelas 1-1 sama sepertimu kan pasti ayahmu sudah bicara kepada kepala sekolahkan untuk masuk kelas sama sepertiku kan? " (tanya)
Luxi"Hmm…iya ayah sudah bilang untuk masuk kelas sepertimu, kepala sekolah sudah menelepon ayah untuk masuk kelas itu dan sebelum itu aku harus ke kantornya."
Tami"Benarkan kita tidak terpisahkan, iya sudah ayo kita ke kantor kepala sekolah sekarang!"
__ADS_1
Setelah menerima surat itu mereka segera menuju kantor kepala sekolah karna luxi harus melaporkan surat itu atas permintaan.
Mereka tidak menyadari seseorang mengumping pembicaraan mereka dikantor administrasi.....