
Mereka bergegas menuju kelas yang dituju dengan tanpa sadar mereka masih diikuti sosok misterius itu.
Orang "Aduh... gimana ini kalau sampai kejadian ini terungkap dan....ah.... bakalan seru ini hi...hi...hi..." (menyerangai)
***
Luxi hayut dalam perkataan Pak Li seakan tidak percaya apa yang ia dapatkan dari sekolah sebelumnya yang mengatakan jalur dalam atau diberikan dengan maksud tertentu segala macam hal kejelekan, tercerahkan dengan perkataan seorang kepala sekolah yaitu pak li, sedangkan Tami tak percaya akan perlakuan kepala sekolah tersebut yang harus ada urusan penting dan tatapan mata itu seakan tidak ingin berbicara atau deketin pun sudah terlihat jelas dimatanya itu tapi ia kepala sekolah yang tampan dan mudah siapa tidak terpesona akan hal itu.
Tami "Huft.... lelah sekali harus berhadapan dengan kepala sekolah baru itu, baru aja ingin menemani Luxi aja galak amat apa lagi hal lain bisa di terkam dulu tapi Pak li tampan dan masih mudah, pesona maut itu siapa tidak lelah melihatnya, sudahlah... harus sering tanya pak li agar bisa dekat, walau hanya melihat dari jauh pun aku senang. " (berpikir)
Tami yang berpikir itu pun tersadar melihat luxi yang muram pun ia ragu untuk bertanya hingga ia sampai di kelas yang sudah ditentukan.
***
__ADS_1
Kelas 1-1
Semua kelas yang awal gaduh ingin duduk yang diinginkan mereka atau berkenalan dengan teman baru, seketika wajah melirik mengerikan melihat Luxi dan Tami seakan ingin membunuh dengan sedikit gemetar Tami memberanikan diri menyapa semua teman sekelas yang baru.
Tami "Halo semua maaf mengganggu apa ini kelas 1-1, kami tersesat saat menuju kelas?" (senyum)
kelas "iya ini kelas 1-1 aku tidak melihatmu saat berkeliling kelas tadi siapa kamu?" (sinis)
Tami " Maaf tadi kami di panggil oleh kepala sekolah untuk mendaftar ulang ada kendala soal perihal sekolah, hehehe" (gugup)
Tami "bukan itu saat itu kami di luar kota jadi kami mengurus hari ini, dan yang kamu bicarakan seakan kami berbuat salah."
kelas"Oh... ternyata begitu ya sudahlah, karna kalian berdua di sini jadi belum berkenalan dengan semuanya jadi perkenalkan diri kalian depan"
__ADS_1
Mendengar hal semua kelas bicara seperti itu Tami dan Luxi tak mau harus melakukannya.
Tami" Halo semua maaf mengganggu yang tadi perkenalkan aku bermarga Lin nama aku Tami jadi namaku Tami Lin, semoga kita bisa berteman akrab."
Tami yang selesai berkenal di depan kelas sontak membuat kelas jadi ramai dengan bisikan
kelas 1"Eh... marga Lin bukannya tadi ada yang bilang marga Lin itu kaya yah?"
kelas2"bukan itu tadi kan senior bilang ada seseorang yang tidak boleh kita nganggu bisa gawat apa jangan - jangan dia ya?
kelas 3" entalah....mungkin iya jangan dekat - dekat berlebihan aja sudah cukup"
Tami yang melihat dan mendengar bisikan itu pun angkat bicara
__ADS_1
Tami" maaf teman aku tidak seperti apa yang di bicarakan ini diriku..." (terpotong)
Mau melanjutkan bicara lirikan kelas suram menjadi membuat Tami gugup dan enggan bicara, Luxi yang melihat itu ingin memecahkan ke suram itu pun naik tapi tiba - tiba....