Kartu Hitam Misterius

Kartu Hitam Misterius
Perasaan Menjadi Orang Kaya


__ADS_3

“Hukuman!”


  Karena tidak melihat ekspresi Abraham yang kaget sesuai dugaannya, suara itu mengulanginya dengan serius.


  Abraham memiringkan mulutnya, dia bahkan malas berbicara.


  Semua menjadi hening.


  Suara itu sepertinya sedang menunggu Abraham bertanya tentang apa hukumannya.


  “Kenapa kamu tidak menanyakan kepadaku tentang hukumannya?” Suara itu akhirnya bertanya sendiri.


  Abraham menunjuk mulutnya dan memperlihatkan gerakan menutup mulut. Yang artinya adalah tadi dia menyuruhnya untuk diam!


  Suara itu terlihat tidak berdaya, dia berkata, “Pertanyaan yang wajar masih boleh ditanyakan. Aku menyuruhmu diam dengan harapan agar kamu tidak menentang kekuasaanku.”


  “Baiklah, kalau begitu, tuanku yang aku hormati, apa hukumannya?” Kata Abraham yang mulai merasa lelucon ini membosankan.


  Suara mulai merasa senang karena merasa Abraham dengan cepat beradaptasi dengan karakter barunya, dia berkata, “Bagus, ini adalah sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang budak. Yang terjadi dengan pria semalam itu adalah hukumanmu.”


  “Wah, separah itu?”


  Suara itu sedang mempertimbangkan sesuatu, dia lalu berkata, “Mulai sekarang, setiap jam 12 malam hari minggu, kamu akan mendapatkan saldo yang ditentukan. Sampai hari minggu jam 12 malam selanjutnya, kamu harus menghabiskan semua saldo itu. Kalau tidak habis, aku akan mengurangi anggota tubuhmu berdasarkan sisa saldo yang tersisa. Yang paling parah adalah kejadian seperti pria semalam.”


  Abraham mengangguk, dia bertanya, “Yang artinya kalau tersisa 10 juta, itu artinya aku pasti mati? Karena hanya tersisa setengah anggota tubuh juga tidak mungkin hidup lagi.”


  Kali ini, suara itu tidak mempedulikannya lagi. Dia berkata, “Baiklah, hari ini sampai di sini dulu. 200 juta yang kamu dapatkan semalam itu bukan milikmu, aku sudah mengambilnya kembali. Hari ini sabtu,jam 12 malam nanti saldo bankmu akan bertambah sebesar 20 juta rupiah. Kamu wajib menghabiskannya dalam 1 minggu.”


  “Ingat! Harus dihabiskan semuanya! Kamu pasti tidak mau menerima hukuman peraturan nomor nol!”


  Setelah selesai berbicara, layar ATM tiba-tiba menjadi terang dan kembali seperti semula. Kartu bank berwarna hitam itu dikeluarkan oleh ATM-nya.


  Abraham ragu sejenak, tetapi dia tetap menarik kartunya dan memasukkannya ke dalam saku. Dia berpikir dalam hati, orang gila mana yang hidupnya begitu membosankan. Jangan mengira setelah kalian bisa mendapatkan nomor pinku, maka aku akan langsung mempercayaimu.

__ADS_1


  Pintu di belakang terbuka, Abraham menoleh ke belakang dan melihat seorang perempuan berjalan masuk.


  Abraham melirik ke perempuan itu sekali lagi sebelum keluar, dia berpikir semua sesuai dugaannya. Setelah acara di dalam selesai, orang di luar tidak akan menghalangi mahasiswa lain untuk datang mengambil uang.


  Kembali ke kamar asrama, teman-temannya masih belum pulang. Abraham teringat nomor pinnya, dia langsung mengeluarkan hp dan menggantinya. Tetapi ketika mengecek daftar transaksi, dia menyadari sesuatu yang aneh. Di dalam daftar transaksinya tidak ada berita penerimaan 200 juta kemarin dan transfer keluar. Lalu, nomor akun pria semalam juga menghilang dari daftar transaksi.


  Tapi, jika mereka bisa mendapatkan nomor pin rekeningnya, itu berarti mereka tidak akan kesulitan untuk melakukan hal lainnya.


  Hari ini dilewati seperti biasa. Tapi, ketika sampai tengah malam, Abraham merasakan rasa semangat yang tidak bisa dijelaskan. Dia ingin tahu, apakah uang di dalam rekeningnya akan bertambah 20 juta setelah jam 12 malam.


  Walaupun kejahilan ini akan selesai dalam waktu 1 minggu, tapi punya uang sebesar 20 juta juga terasa nikmat.


  Tapi, walaupun uangnya benar-benar masuk, dia juga tidak percaya dengan konsep budak dan tuan. Karena untuk mentransfer uang ke rekening seseorang hanya perlu tahu nomor rekening dan nama saja.


  Berada di asrama sendirian terasa sedikit membosankan. Karena berasal dari keluarga yang sederhana, Abraham tidak menyuruh orang tuanya membelikan komputer karena jurusan dia juga tidak terlalu memerlukannya. Jika dia membutuhkannya, dia akan meminjam kepada temannya. Dia ingin mencoba terjaga sampai jam 12 malam, tetapi rasanya begitu sulit.


  Setelah sampai jam 23.30 lebih, dia akhirnya tertidur dan ketika bangun lagi sudah pagi.


  Abraham membuka matanya dan langsung membuka hp. Di dalamnya ada sebuah pesan singkat yang belum dibaca, dia membukanya dan ternyata dari bank. Di dalamnya tertulis saldo rekeningnya bertambah 20 juta.


  200 juta menjadi 20 juta…


  Abraham berpikir kalau ini memang lelucon kejahilan mereka, maka aku benar-benar akan menghabiskannya. Kita lihat ekspresi wajah mereka nanti, pasti akan sangat menarik.


  Sambil menggosok gigi dan mencuci muka, Abraham mempertimbangkan cara untuk menghabiskannya.


  “Aku juga tidak akan menghabiskannya. Aku harus merapikan diri dan kemudian pergi makan enak. Biar mereka membayar atas perbuatan mereka ini.”


  Sambil berpikir, Abraham langsung berlari keluar kampus.


  Setelah membeli dua roti untuk sarapan, Abraham memutuskan untuk mulai membeli baju.


  Datang ke mall yang jarang didatangi, Abraham langsung masuk ke toko Nike yang sudah diincarnya sejak lama tetapi tidak ada uang untuk membelinya.

__ADS_1


  Dia tertarik dengan satu set pakaian olahraga. Mungkin karena baru buka, semangat para staf tokonya masih lamban, mereka tersenyum paksa dan menemukan ukuran yang cocok untuk Abraham, setelah memberitahu lokasi ruang ganti, mereka lanjut bersandar di rak dan bercanda.


  Abraham mengenakan pakaian olahraga di ruang ganti, lalu berjalan keluar dan bercermin. Dia kaget, ternyata tampangnya juga termasuk tampan. Hanya saja biasanya tertutupi oleh baju yang jelek, sehingga tidak bisa menunjukkan aura anak muda dan ketampanannya. Sekarang setelah memakai barang bermerek, semangatnya langsung berbeda.


  Pakaian sudah ada, selanjutnya adalah sepatu.


  Abraham tidak pernah memikirkan tentang sepatu basket Nike, apalagi seri Air Jordan. Dia hanya pernah melihat teman di kampus memakainya, paling tidak 2 – 4 juta sepasang. Sepatu seperti ini dipakai oleh orang-orang itu untuk berlari di lapangan basket, membuat Abraham tidak tega melihatnya.


  “Siapa suruh kalian jahil, kalau aku tidak menggunakan uang kalian, kalian kira aku benar-benar takut?”


  Di atas rak terpampang Air Jordan terbaru, seri ke -29. Abraham memberitahu nomor sepatu dan staff toko langsung membawakannya.


  Hanya saja ketika meletakkan sepatunya di depan Abraham, staff toko dengan sengaja menatap sinis sepatu di kaki Abraham sekarang, itu juga Jordan, hanya saja KW.


  Abraham sudah sering melihat tatapan seperti itu, jadi dia sudah tidak peduli. Dia melepaskan sepatu Jordan di kakinya, dia masih ingat sepatu ini di beli di harga 140 ribu setelah diskon dari 240 ribu. Dia memasukkan kaki baunya ke dalam sepatu Air Jordan yang baru ini.


  Iya, nyaman sekali! Menginjak sepatu 2 jutaan memang berbeda rasanya. Abraham tiba-tiba merasa dirinya bisa melakukan slamdunk seperti Jordan waktu itu.


  Di depan tatapan curiga staff toko, Abraham mengeluarkan kartu bank. Setelah selesai membayar, staff toko itu baru tersenyum, bahkan terlihat sedikit tersanjung. Mungkin juga itu hanya halusinasi Abraham saja, staff toko ini belum tentu punya uang, tapi setiap hari melihat pelanggan datang membeli barang, mana mungkin dia tersanjung hanya karena Abraham membeli satu set pakaian dan sepasang sepatu Air Jordan?


  Setelah memasukkan pakaian dan sepatu KW ke dalam kantong, dia berjalan keluar dari mall. Abraham tanpa ragu membuangnya ke tong sampah.


  Bahagia sekali! Perasaan menjadi kaya memang berbeda!


  Abraham mulai berharap kejahilan ini bisa berlanjut, karena setiap minggu 20 juta, kalau dipikir-pikir memang sangat bahagia!


  Menggunakan sepatu baru Air Jordan dan pakaian olahraga Nike, Abraham mengeluarkan hp dan melihat jam…


  Hp jelek ini, kalau bukan karena hp yang jelek, orang-orang yang menjahilinya juga tidak mungkin segampang itu mengambil pergi 200 juta miliknya. Dia juga tidak perlu berpura-pura dengan mereka.


  Ayo, ganti hp baru!


  ------------

__ADS_1


 


 


__ADS_2