Kartu Hitam Misterius

Kartu Hitam Misterius
Preman Kecil Yang Berintegritas


__ADS_3

Tidak jauh dari kampus mereka ada sebuah mall elektronik yang besar, kurang lebih 10 menit. Sepanjang jalan Abraham terus memikirkan hp apa yang harus dibeli.


  Xiaomi terlalu murah, keunggulan hp Xiaomi adalah harga yang bersaing. Sekarang tujuan Abraham adalah menghabiskan 20 juta ini secepat mungkin, dia tentu harus membeli hp yang lebih mahal.


  Sony? Tidak berguna.


  Samsung? Hpnya bisa meledak. (Dia pernah melihat berita tentang hp Samsung yang meledak)


  Uuh, sepertinya harus membeli hp merek Apple. Generasi terbaru sudah keluar, sekarang sedang dalam masa popular.


  Masuk ke mall, Abraham langsung pergi ke sebuah toko ponsel yang cukup terkenal di daerah sini.


  Baru saja masuk, staf wanita langsung menyambutnya dengan tersenyum, “Halo kak, mau beli hp?”


  “iPhone12 ada?” Abraham berpura-pura terlihat kaya, dengan pakaian Nike dan sepatu Air Jordan Generasi 29 yang baru ini, dia memang terlihat tidak kekurangan uang.


  Senyuman di wajah perempuan itu semakin lebar, dia langsung berkata, “Barang ilegal memang murah, tapi tidak ada garansi. Aku menyarankan kamu beli barang resmi, lebih terjamin dan juga ada garansi.” Dia berbicara dengan sopan.


  “Iya, coba lihat yang 256GB, warna emas.”


  Stafnya langsung membawakan hpnya, tapi ketika melihat hp lama Abraham ternyata Xiaomi, dia mulai merasa khawatir.


  Lalu ketika melihat Abraham ingin membuka, perempuan itu langsung berkata, “Sayangku, kamu harus yakin mau beli, baru boleh dibuka. Kalau tidak, kami tidak bisa menjualnya lagi.”


  Abraham mengeluarkan kartu dan memberikannya, “Bisa gesek kartu?”


  “Kena biaya admin 1% kalau gesek kartu.”


  Abraham langsung berkata, “Gesek!” Dia lalu membuka plastik iPhone, tapi dia tidak bisa mengeluarkan kartu SIM dari hp lamanya, dia berkata, “Tolong ganti kartu SIM-nya ke iPhone baru, lalu sekalian instal semua aplikasi sesuai hp yang lama.”


  Setelah menggesek kartunya, perempuan itu meminta Abraham memastikan jumlah tagihan dan memasukkan pin. Kemudian dia mulai membantunya menginstal aplikasi.


  Setelah 20 menit, Abraham sudah mulai menggunakan iPhonenya.


  Ini benar-benar barang kelas atas senilai 12 juta rupiah, menggeser layar terasa sehalus sutra. Berbeda jauh dari hp yang sudah digunakan 3 tahun, terkadang butuh waktu 30 detik untuk membuka sebuah aplikasi. Warna emas, yang juga memancarkan cahaya emas, Abraham tiba-tiba merasa dirinya akan menjadi orang kaya.

__ADS_1


  “Sayangku, masih ada yang lain?” Pagi-pagi mendapatkan transaksi besar membuat senyuman di wajah perempuan ini semakin ramah.


  “Apakah kalian menerima hp ini?” Kata Abraham menunjuk hp nya yang berumur 3 tahun itu.


  Perempuan itu tertegun, dia berpikir dalam hati kenapa hp jelek ini tidak dibuang saja? Tapi setelah dilihat, dia lalu berkata, “Kami menerima hp daur ulang, tetapi tidak terlalu berharga.”


  “Tidak berharga itu berapa?”


  Perempuan itu melihat ke arah seorang staf di kasir, setelah saling bertatapan, dia berkata, “Harga pasaran 160 ribu, tapi karena Kakak sudah berbelanja di toko kami, jadi kami bulatkan menjadi 200 ribu.”


  Abraham langsung senang, dia membeli hp baru dengan uang orang lain, tetapi uang hasil menjual hp lama adalah miliknya. Biasanya, untuk mendapatkan uang 200 ribu, dia harus menjadi tutor selama 2 jam!


  Abraham mendapatkan 200 ribu, perempuan itu melihat kepergian Abraham dari toko dengan tatapan aneh, dia sepertinya lebih senang mendapatkan 200 ribu daripada membeli hp baru.


  “Orang aneh, dia membeli hp seharga 12 juta dengan cepat, tapi menjual hp jelek dengan harga 200 ribu saja sesenang itu.”


  Abraham tentu tidak mendengarnya. Dia sedang berhitung, beli pakaian 2 juta lebih, sepatu 2 juta lebih, ditambah iPhone 12 ini sudah hampir 18 juta lebih?


  Karena tidak memiliki uang tunai, dia mencari ATM di sekitar sini, lalu setelah mengecek saldo, uang 20 juta yang didapatkan hari ini sudah tersisa 1,6 juta lebih sedikit.


  Abraham menghitungnya dengan jelas, dia memiliki 200 ribu di kantongnya, tapi uang itu adalah hasil penjualan hpnya, itu adalah uang pribadinya. Setelah mengeluarkan 1,4 juta, berarti 20 juta sudah habis terpakai semuanya.


  Dan 1,6 juta ini, Abraham berencana untuk mengisinya ke kartu kantin kampusnya. Karena diminta menghabiskan semuanya dalam 1 minggu, dia bisa makan setiap hari di kantin lantai 3. Sekali makan perlu 50-75 ribu, 1 hari juga butuh 150 ribu lebih, jadi cukup untuk 10 hari.


  Dia lalu memutuskannya dengan senang!


  Abraham melangkah dengan gembira, setiap kali melewati toko dengan jendela kaca, dia akan berhenti dan berkaca dulu, melihat pakaian baru dan iPhone barunya, benar-benar sangat menyilaukan!


  Dia memesan 2 lauk di restoran di depan kampus, Abraham menghabiskan 3 piring nasi sekaligus. Lalu dengan uang sebesar 1,6 juta itu, dia bermaksud untuk jalan-jalan di sekitar.


  Karena berjalan tanpa tujuan, tidak tahu kenapa dia malah masuk ke sebuah gang kecil.


  Dan ini ternyata gang buntu, Abraham yang berjalan sampai ujung dinding baru menyadarinya.


  Ketika ingin memutar balik, dia tiba-tiba melihat lampu merah hijau kuning sama-sama menyala. Bagaimana dia harus melangkah dengan tanda lampu lalu lintas seperti ini?

__ADS_1


  Tapi, kenapa di gang kecil ada lampu lalu lintas?


  Abraham kemudian melihat dengan fokus, ternyata itu adalah 3 orang yang mewarnai rambutnya menjadi merah kuning hijau. Mereka terlihat memiringkan bahu dan merokok, dari gayanya sudah ketahuan bukan orang baik. Mereka bernama Rambut Merah, Rambut Kuning, dan Rambut Hijau.


  Tanpa menunggunya berpikir lebih lama, tiga orang itu sudah mengelilinginya dengan senyuman aneh.


  Salah satunya berkata, “Kamu lihat, aku tidak salah kan, kita harus berkelahi di gang kecil seperti ini.”


  Kedua orang langsung mengarahkan jempol ke dia dan berkata, “Kakak hebat!”


  Abraham tidak ingin berbicara dengan preman seperti mereka. Apalagi mendengar tujuan mereka sepertinya tidak baik, dia langsung menunduk dan ingin melewati 3 orang ini.


  “Berhenti! Apa aku sudah menyuruhmu pergi?” Kata Rambut Merah sambil membuang puntung rokoknya. Abraham langsung menghindar karena takut puntung rokoknya mengenai pakaian Nike yang baru dibelinya ini.


  “Bocah, bagus juga, pakaianmu ini Nike?” Kali ini Rambut Hijau yang berbicara.


  Abraham mulai merasa tidak enak, apakah tiga orang ini ingin merampok? Baju baruku ini,  sialan, hpku juga!


  “Semuanya palsu, barang KW, dan tidak berharga.” Kata Abraham dengan sedih. Walaupun dia tidak kecil dan juga terlihat kuat, tetapi kalau berkelahi sungguhan dia tidak akan menang. Tapi, jika kabur dari sini tentu tidak masalah. Kalau benar berkelahi, pakaiannya ini juga pasti akan robek atau rusak, bagaimanapun ini adalah pakaian seharga 2 juta lebih!


  “Sialan! Kamu memang tidak jujur! Kita juga tidak ingin mempersulit. Kami hanya tidak punya uang untuk makan, jadi ingin meminjam uang kepadamumu!” Kata Rambut Kuning sambil mendorong Abraham.


  Rambut Merah langsung menahan Rambut Kuning, dia berkata, “Hei, kalau bisa bicaranya jangan pakai tangan. Harus sopan, kita hanya ingin pinjam uang, bukan merampok.”


  Pria Rambut Hijau langsung tersenyum, dia berkata, “Bocah, serahkan uang tunai di kantongmu, tidak peduli pakaian kamu asli atau palsu, kami tidak bermaksud memintanya.”


  Abraham yang mendengarnya langsung merasa lega, dia langsung mengeluarkan uang dari kantongnya. Dia menyisakan recehan, karena itu adalah uangnya sendiri, lalu 1,6 juta sisanya langsung dia berikan tanpa ragu.


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2