Kau Aku Dan Perpisahan

Kau Aku Dan Perpisahan
bab 12


__ADS_3

Jam pelajaran berjalan seperti siput sangat lambat membuat semua mengantuk.Guru didepan menjelaskan dengan rinci namun tidak memperhatikan muridnya sudah paham atau belum.


Termasuk Zifa dari tadi ketar ketir menulis materi guru itu menjelaskan secepat petir sagat cepat sekali sampai sampai ada beberapa penjelasan yang tidak bisa Zifa tulis dibuku.


"gak capek tangannya lu nulis Mulu dari tadi"bisik Reza.


"mau gimana lagi" jawab Zifa.


Sebagian murid yang bosan dengan pelajaran ini memilih untuk tidur di kelas.


Ting Ting Ting


bel tanda akhir pelajaran yang telah ditunggu tunggu akhirnya berbunyi.


Semua murid mulai memasukkan buku bukunya kedalam tas bahkan yang tadinya tidur pun langsung terbangun mendengar bel.


Alhasil setelah guru berpamitan keluar kelas semua murid juga menusul keluar kelas untuk pulang .Kolidor Kolidor sekolah yang tadinya sepi karena masih pelajaran sekarang dipenuhi para siswa.


Termasuk Zifa dan Reza mereka pulang bersama.


Saat diperjalanan macet kembali melanda.Tidak pagi tidak siang selalu saja macet.


"Zif hari ini Lo sibuk gak?"tanya Reza.


"enggak kok kenapa Rez"


"emm gw mau ajak Lo jalan mau gak ??"


"jam?"


"15.00 bisa kan"Reza memastikan.


"bisa kok nanti jemput ya"


"oke kalo gitu gw pulang dulu daa sampai jumpa nanti" pamit Reza.


Sifa memperhatikan Reza yang mulai hilang dari pandangannya tak disangka ternyata dirinya sedang senyum senyum sendiri.


"cie cie kakak abis dianterin pacarnya trus senyum senyum sendiri" Yaya yang memperhatikan kejadian itu dari tadi mulai mengejek Sifa.


"ih apaan sih kamu! masih kecil gak ngerti masalah kaya gini hus hus sana ke kamar aja belajar" usir Sifa sambil berjalan masuk dan mendorong adiknya. Setelah sampai didalam rumah Sifa mengabaikan adiknya dan masuk kedalam kamarnya.

__ADS_1


"ih kakak kok aku ditinggal sih jahat banget" cemberut Yaya.


"punya kaki kan?? kalo punya ya jalan sendiri lah gitu aja kok susah" sewot Zifa.


"kakak nyebelin bwekkkk" ucap Yaya yang sudah mulai kesal dengan kakaknya pergi dengan menghentak hen takkan kaki nya.


Sifa sudah tak mempedulikan kelakuan adiknya lagi ia sudah masuk ke dalam kamar.


"aaaaaaaa kenapa aku bahagia banget mau diajak jalan ma Reza aduh deh degan deh kenapa ya? " tanya Sifa kepada dirinya sendiri.


"ah bodo amat aku mau tidur dulu ah"


Jam menunjukkan jam 14.30 sedangkan Sifa masih bingung memilih baju yang akan dia pakai.


"yang ini bagus gak ya?? ah jelek!! ini kali ya?? ih kok gak ada yang cocok sih aduh tenang Sifa ini kan cuma mau jalan doang tenang okey tenang tarik nafas buang tarik nafas buang"


Tok tok tok permisi


"iya sebentar" Yaya yang mendengar suara ketukan pintu segera ingin membukanya.


"eh kak Reza ya pacarnya kak Zifa ? " goda Yaya secara blak blakan.


"heh apa apaan sih kamu ini masih kecil udah mik8t pacar pacaran" bukan Reza yang menjawab melainkan Zifa yang menjawab.


"udah siap" lanjutnya


"udah kok yuk kalo mau pergi"


"eh eh kak trus Yaya ditinggal sendiri dirumah gitu ihh serem tauk ayo Yaya mau ikut boleh ya kak plisss aku janji deh gak bakal gangguin kalian berdua atau godain kalian lagi" mohon Yaya.


"enak aja salah siapa tadi kamu ngina kaka udah ah byee adikku dirumah sendiri ya ati ati ada hantu xixixixi" goda Zifa.


"ih kakak jangan nakut nakutin dong kan aku jadi takut" ucap Yaya sambil mengelus elus bulu kuduk nya yang sudah mulai berdiri.


"hahahha bercanda doang masak dah besar takut sama hantu udah ah yuk Rez kalo mo jalan"


Zifa dan Reza akhirnya pergi meninggalkan Yaya yang meneriaki nya "kakkkkkk jangan lupa oleh oleh awas kalo gak bawa!!! "


sedangkan itu Zifa hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat kelakuan adiknya.


"adik lo lucu juga ya" ucap Reza mengawali percakapan agar tak merasa canggung pdhl jantung nya sedang berdetak tak karuan melihat penampilan Zifa yang sangat cantik.

__ADS_1


"eh lucu dari mana adanya nyebelin setiap hari ngajak berantem terus" ketus Zifa sebenarnya Zifa juga merasa sedikit agak canggung ya bagaimana tidak setelah putus dari mantannya ia tak pernah berjalan dengan cowok jantung nya juga sedari tadi berdetak tak karuan


Sesampainya ditaman Reza menyuruh Z8fa untuk turun dari motornya dan menunggunya disitu sedangkan dirinya sendiri memarkirkan motornya ditempat yang telah disediakan.


" ya udah yuk" ajak Reza.


"Za kalo boleh tanya kok kamu ngajakin aku ki taman sih kenapa? "


"emm gw dulu punya sahabat perempuan kalo ada masalah pasti sukanya ke taman tapi itu dulu waktu kita masih kecil" ucap Reza dengan nada parau.


"dulu?? lah sekarang sahabat kamu kemana kok aku gak pernah liat? " tanyanya.


"kita kepisah jarak gak tau sekarang dia ada dimana dulu waktu kecil kita kepisah soalnya orang tua kita pindah tempat tinggal karena pekerjaan"


"ealah sabar ya semoga kalian cepet ketemu tapi btw aku juga suka sama taman disini tuh tempatnya enak kita bisa ngelamun sepuasnya trus merhatiin orang orang yang lagi pada seneng"terang ZifA dengan menatap langit.


Reza yang mendengar penuturan ZifA tersenyum dan ikut memandang langit.


Sedangkan posisi mereka sekarang sedang duduk diatas kursi sambil menikmati harum manis yang tadi mereka beli dan boba sebagai minuman mereka.


tiga puluh menit berlalu mereka merasa canggung tidak ada yang mengeluarkan kata kata lagi dari tadi.


" ehm Zif" panggil Reza. " iya kenapa? " jawabnya.


"ini buat lo" Reza mengambil gelang dari sakunya dan memakaikannya ke tangan ZifA.


" wah bagus banget makasih ya Rez"ucap ZifA matanya sudah berbinar binar.


(hey author gak kuat bikin yang bucin² karna author gak punya pacar😭 jadi ini halu author ya) oke kembali ke pokok pembahasan.


Reza mengajak pulang ZifA karena sudah hampir sore tak lupa pula ZifA membelikan oleh oleh untuk adiknya tersebut kalo tidak dibelikan bisa mencak mencak 7 keturunan.


Pernah saat dulu ZifA lupa membelikan oleh olh untuk adiknya karena kelupaan akhirnya adiknya tersebut marah padanya dan menangis.


" mkasih rez udah ngajak aku jalan jalan"ucap ZifA dengan tulus disertai senyum manisnya.


"iy sama sama gw pulang dulu ya bye sampai jumpa besok" jawab Reza dengan melajukan motornya dengan kecepatan yang masih rata rata.


" kakak mana jajan buat Yaya" teriak adiknya saat dia mulai masuk kedalam rumahnya.


"ya elah basa basi dulu kek ma kakaknya lah ini udah langsung to the point aja" ZifA Menyerahkan plastik berwarna putih yang tadi ia beli di indomart kepada Yaya "

__ADS_1


" makasih kak" ucap Yaya langsung berlalu pergi.


__ADS_2