Kebahagian & Kehancuran

Kebahagian & Kehancuran
Eps 11


__ADS_3

Clowy langsung menuju kelas di ikuti dengan Charlie dibelakangnya.


"Clow, lu mau kemana ?" Tanya Charlie yang melihat sahabatnya mengambil tas.


"Gw mau pulang, lagian baju gw juga basa sama rambut gw juga lengket banget, gak nyaman banget." Jawab Clowy berusaha menjelaskan.


"Apa tadi bagian dari rencana lu?" tanya Charlie.


"Gak, gw juga gak tahu kalau bakalan ketemu dia disini." Jelas Clowy dengan tetap fokus membereskan barang - barang miliknya.


"Tapi, lu gak apa - apa kan?" Tanya Charlie yang tampak khawatir.


"Udah, lu tenang aja gw gak apa - apa." jawab Clowy dengan tenang.


"Oke, lu langsung pulang yah, jangan kemana-mana." Ucap Charlie memperingati.


"Iya tenang aja, lagian gw mau kemana lagi selain pulang." Ucap Clowy dengan senyum menggembang.


"Oke, kalau ada apa-apa lu langsung kasi tahu gw yah, pulang sekolah gw nyusul langsung ke rumah lu." Jawab Charlie yang berusaha untuk mengendalikan kecemasan.


"Yaudah, kalau begitu gw tunggu dirumah yah." Ucap Clowy kembali pada mode datarnya.


"Hati-hati." Ucap Charlie sebelum Clowy benar - benar meninggalkan kelas.


Clowy pergi meninggalkan kelas dengan tenang tanpa memperdulikan tatapan sekitar yang seperti merasa "Kasihan" dengan penampilannya saat ini.


Sementara Charlie di kelas tampak emosi, dan mengumpat beberapa kali serta merasa cemas dengan keadaan sahabatnya Clowy, Charlie memutuskan untuk menelpon dua sahabatnya untuk memberi tahu tentang kejadian hari ini dan akhirnya Chris, Carlos tampak setuju untuk ikut ke rumah Clowy.


Alfa dan Alvin saat ini sedang mencerna kejadian dikantin, Alfa tampak berpikir keras dengan tatapan Clowy yang tiba-tiba dingin dan tiba-tiba juga menangis, sedangkan Alvin tampak memikirkan ada hubungan apa Clowy dan Theresia.


Thresia sendiri sedang duduk di kelas yang sama dengan Alfa dan Alvin, Theresia sedang nemikirkan rencana untuk membalas Clowy, Theresia tidak ingin Clowy kembali ke kediaman utomo. Keluarga utomo menjadi keluarga paling kaya nomor 2 di asia , meski dulu keluarga utomo sempat di ambang kehancuran, ternyata keluarga utomo bisa berjaya kembali karena Karrel utomo yang memang pandai dalam berbisnis.


Kembali lagi ke tempat Clowy


"Huftt ternyata gw gak usah buat susah-susah nyari mereka, putri kesayangan mereka ternyata yang dengan senang hati mengibarkan bendera perang." Ucap Clowy dengan senyum sinis sambil tetap fokus dalam menyetir.


"Hmm, apa gw kasih tahu mommy atau enggak usah, tapi lebi baik gak usah karena ini hanya masalah kecil." Ucap Clowy lagi.


"Welcome game." Ucap Clowy dengan aura dinginnya.


Clowy pun fokus kembali menyetir dan tak lama kemudian Clowy sudah sampai di mensionnya dan gerbang otomantis terbuka dengan sendirinya.

__ADS_1


"Cukup melelahkan." Ucap Clowy setelah selesai memarkirkan mobil dalam garasi.


Clowy langsung masuk dan menuju langsung ke kamarnya di lantai dua untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian, setelah selesai Clowy pun langsung tertidur karena merasa lelah.


Beberapa jam pun berlalu dengan cepat, terdengar suara bell yang menggangu tidur Clowy.


"Huft siapa sih?" Ucap Clowy stengah sadar.


Setelah seratus persen sadar akhirnya Clowy langsung bangun dan turun ke bawah untuk membuka pintu dan ternyata yang datang adalah.


"Huft, kalian ngapain kesini sih?" Kesal Clowy pada tamunya.


"Kan tadi gw udah bilang kalau mau nyusul ke rumah lu." Jawab salah satu dari mereka, yah siapa lagi mereka kalau bukan Charlie,Chris dan Carlos.


"Masuk." Ucap Clowy datar.


"Lu gak apa - apakan?" tanya Chris yang terlihat khawatir.


"Yah seperti yang lu liat sendiri, gw baik - baik saja." Jawab Clowy dengan santainya.


"Baguslah,btw lu udah makan ?" Tanya Carlos.


"Belum." Jawab Clowy sambil tersenyum.


"Yaudah yuk." Jawab Clowy.


Mereka pun langsung menuju ke mobil, Clowy naik mobil milik Chris, sedangkan Charlie dan Carlos menggunakan mobil masing - masing.


Mari kita bergeser ke kediaman utomo


Theresia sudah kembali dari sekolah, dan sekarang Theresia sudah berada di kediaman utomo.


Theresia tampak gusar, bagaimana caranya dia menjelaskan kepada kedua orang tuanya kalau dia melalukan kenakalan sedangkan yang orang tuanya tau Theresia adalah anak yang baik dan juga ramah, berbanding terbalik dengan kenyataan yang menunjukan kalau Theresia adalah cewe barbar yang tak punya sopan santun.


"Huft, sekarang gw gak tahu jelasin ke daddy." Ucap Theresia merasa frustasi.


"Huft, kenapa coba anak sialan itu muncul lagi dia pasti pengen ambil harta daddy, gw gak bakalan biarin itu." Batin Theresia.


"Gw bakalan buat daddy benci sama lu Clowy dan gw pastikan lu sama nyokap lu gak bakalan bisa buat masuk ke rumah ini." batin Theresia sambil tersenyum licik.


Balik lagi ke tempat Clowy Cz.

__ADS_1


Setelah perjalanan kurang lebih hampir sepuluh menit, Clowy, Charlie, Chris, dan Carlos akhirnya sampai di salah satu rumah makan kelas menengah ke bawah, yah menurut mereka yang penting nyaman dan bersih jadi bukan masalah buat mereka mengenai tempat makan.


"Nasi goreng." Ucap Clowy memberi kode kepada para sahabatnya.


"Oke." Seolah mengerti merekapun langsung memilih makanan masing - masing, dan selalang beberapa waktu mereka pun memanggil pelayan.


"Clow, besok jalan yuk." Ajak Carlos.


"Gak ahh, gw males buat pergi." Jawab Clowy dengan cepat.


"Jalan dong, gw tau lu pasti bosenkan dirumah." Ucap Carlos yang tak mau menyerah begitu saja.


"Baiklah." Jawab Clowy mengalah.


"Ikut." Ucap Charlie dan Chris, setelah mendengar persetujuan dari Clowy.


Kita tinggalkan dulu kebahagian Clowy dan sahabatnya dan bergeser ke mension keluarga Utomo.


"Daddy, udah balik mom?" Tanya Theresia kepada wanita paruh baya yang tak lain adalah Thalita.


"Sudah sayang, panggil daddy dulu kita makan bareng." Jawab Thalita sambil tersenyum pada putrinya.


"Okay, sebentar." Jawab Theresia berlalu pergi untuk memanggil daddynya yaitu Karrel utomo.


Karrel, Thalita dan Theresia hidup dengan bahagia, mereka menjadi keluarga yang harmonis dan bahagia di atas penderitaan Clowy dan Shinta.


"Daddy." Ucap Theresia sambil mengetuk pintu kerja Karrel.


"Yah sayang, ada apa?" Tanya Karrel setelah muncul dari balik pintu.


"Kata mommy kita mau makan bareng." Ucap Theresia dengan senyum manis.


"Baiklah ayo." Jawab Karrel sambil merangkul bahu Theresia.


Mereka pun makan malam dengan tenang, dan selang beberapa menit kemudia tepat ketiga selesai makan, Theresia memutuskan untuk langsung berbicara.


"Mom,daddy. There di bully di sekolah." Ucap Theresia dengan wajah yang dibuat sedih.


"Apa, siapa yang berani bully anak daddy!" Kaget Karrel mendengar ucapan dari putrinya.


"Clowy." Jawab singkat Theresia dengan wajah yang masih menunduk.

__ADS_1


Okay, kita akhiri dulu sampai disini, jangan lupa buat tinggalkan jejak kalian VOTE, LIKE, KOMEN.


__ADS_2