
Setelah puas berbelanja, akhirnya ibu dan anak menuju salah satu restaurant terkenal untuk mengisi perut yang sudah memberikan protes.
"Kamu mau makan apa ?" Tanya Shinta pada putrinya sambil menatap menu-menu makanan yang tersedia.
"Aku samain aja mom, sama minuman aku jus apel dan air mineral." Jawab Clowy sambil memainkan handphonenya.
"Yah sudah." Ucap Shinta.
"Mba, tolong menu paling enak dan juga jus apel, dan jus sirsak masing-masing satu, sama air mineral sebagai tambahan." Ucap Shinta pada pelayan yang menunggu.
"Baik, mohon di tunggu sebentar, apa masi ada tambahan ?" Tanya pelayan tersebut memastikan sebelum beranjak pergi.
"Tidak ada." Jawab Clowy.
"Baik, saya permisi." Ucap pelayan tersebut dengan ramahnya.
Sepeninggalan pelayan, Clowy tampak masih sibuk dengan handphonennya, sedangkan Shinta tampak serius dengan ipadnya.
"Sayang, bagaimana sekolah kamu, apa semua berjalan dengan lancar ?" Tanya Shinta sesudah menyimpan ipad miliknya.
Mendengar sang mommy memberikan pertanyaan, dengan cepat Clowy mematikan telepon dan fokus pada mommynya.
"Tentu saja mom, semua berjalan dengan lancar." Jawab Clowy sambil tersenyum.
"Apa di sekolah ada yang membully kamu, atau mencari gara-gara dengan kamu ?" Tanya Shinta yang khawatir pada putri kesayangannya.
"Tidak ada mom, lagi pula ada Charlie yang selalu menemani Clowy, jadi tidak ada yang berani menggangu Clowy di sekolah." Ucap Clowy sedikit berbohong, ia tak mau mommnya menjadi khawatir.
"Kamu pasti bohongkan, pasti anak itu sering menggagu kamu kan, kalau memang ia sering menggagu kamu, besok mommy akan berkunjung ke sekolah." Ucap Shinta yang tak mempercayai ucapan dari putrinya.
"Tidak apa mom, Clowy masih bisa membereskan anak itu, jadi mommy tidak perlu khawatir, mommy cukup menjaga diri dengan baik, Clowy sudah ada Charlie." Ucap Clowy tersenyum, ia tahu mommynya khawatir jika ia satu sekolah dengan perempuan licik tak tahu diri seperti There.
"Baiklah, tapi kalau ada apa-apa, kamu harus kasih tahu mommy, jangan suka menyimpan masalah sendiri, itu tidak bagus." Ucap Shinta mengelus puncak kepala putrinya dengan gerakan lembut.
__ADS_1
"Tentu saja mom." Jawab Clowy.
Setelah berbincang-bincang masalah sekolah dengan Shinta, tak lama kemudian datang pelayan dengan membawahkan menu spesial dari restaurant tersebut.
"Permisi." Ucap pelayan wanita dengan sopannya.
"Yah, silakan." Jawab Shinta ramah.
"Terima kasih." Ucap Shinta dan Clowy secara bersama, setelah semua makanan sudah dihidangkan.
Anak dan ibu terlihat sangat doyan makan, Clowy menghabiskan banyak makanan begitu pula dengan Shinta yang sama menghabiskan banyak makanan, banyak yang menatap dengan tatapan memuja, bagaimana bisa kedua wanita cantik dengan bentuk badan ideal bisa makan sebanyak itu.
"Sayang, kita sudah menghabiskan banyak makanan, sebaiknya kita pulang lagi pula ini sudah jam tujuh malam." Ucap Shinta pada putrinya sambil melirik jam tangan mahal tersebut.
"Baik mom, kalau begitu Clowy mau bayar dulu oke." Ucap Clowy.
"Pelayan." Ucap Clowy mengkode pelayan tersebut.
"Tolong ambilkan billnya." Ucap Clowy.
"Baik, tunggu sebentar." Ucap pelayan tersebut sambil berlalu pergi.
Clowy dan Shinta menunggu dengan tenang, keduanya tampak sangat anggun dan cantik, ah sungguh mereka adalah wanita idaman.
"Permisi nona, ini tagihannya." Ucap pelayan tersebut kembali dengan daftar tagihan.
"Biar mommy saja yang membayar, kamu simpan saja uang kamu itu." Ucap Shinta pada putrinya.
"Tak apa mom, uang jajan Clowy tidak akan habis hanya karena membayar makanan ini." Ucap Clowy pada mommnya.
"Baiklah." Jawab Shinta mengerti, Shinta juga tahu jika keuangan putrinya tidak akan habis, jika mungkin nanti habis ia akan sangat dengan untuk menambahkan uang dari putrinya.
Aku tidak ingin putrinya serba kekurangan, putri ia satu-satunya harus hidup bahagia apapun yang terjadi, dia tidak akan pernah membiarkan hidup putrinya menjadi menderita.
__ADS_1
Mungkin dulu Clowy harus kehilangan kasih sayang seorang ayah,tatapi tidak dengan sekarang, kebahagiaan Clowy sudah sangat lengkap.
Hidup berkecukupan, memiliki ibu yang sangat dia cintai, ibu yang membesarkan dia, yang mengandung ia selama 9 bulan, ibu yang tidak pernah meninggalkan ia dalam kondisi apapun.
Memiliki ketiga sahabat yang selalu ada dan setia bersama dengan dia, sahabat yang selalu membuat ia tertawa, sahabatnya menjadi tempat untuk dia bersandar baik dalam keadaan yang sedang susah atapun saat sedang sedih.
Memiliki seorang ayah tiri, meski Ia hanya memiliki ayah tiri sekarang, tapi ia tidak pernah kekurangan kasih sayang dari sang ayah tiri.
Tinggal satu yang belum ada dalam kehidupan gadis yang cantik, yang bernama Clowy tersebut, jodoh atau pendamping hidup untuk menemani hari-hari Clowy.
Jokowi belum memikirkan untuk mencari pasangan hidup, atau bahkan memikirkan untuk menjalani hubungan sepasang kekasih, bukan ia tidak baku tapi ingin fokus untuk mencapai cita-citanya jadi wanita yang sukses dan disegani oleh banyak orang.
Saat ini Clowy memiliki ambisi yang sangat besar, rasa kecewa isi yang ada di dalam dirinya, serta rasa benci yang sudah hampir mendarah daging, membuat ia memiliki Ambisi yang besar untuk menghancurkan, sudah menghancurkan keluarga kecilnya, orang yangsudah merebut semua kebahagiaan nya.
Kehancuran Karrel Utomo adalah sesuatu yang harus dicapai, cara apapun akan ia lakukan untuk membuat orang tersebut hancur berkeping-keping, tidak ada ampun atau belas kasihan yang diperlihatkan Clowy.
Jika mungkin orang itu akan meminta maaf, semua sudah terlambat pintu hati Clowy sudah tertutup rapat untuk saat ini.
Sumpah serapah nya beberapa tahun silam, akan segera ia buktikan, Iya tidak main-main dengan ancaman yang akan membuat Karrel menyesal.
Pemainnya sudah tidak lama lagi akan mulai bermain-main, salah satu umpan sudah dimakan oleh ikannya, Iya perlahan-lahan akan menghancurkan satu persatu anggota keluarga Utomo, tidak untuk kakeknya karena ia sangat menyayangi kakeknya melebihi apapun.
" Ya sudah ayo kita pulang." Ucap Shinta kepada putrinya.
Keduanya Satria beranjak dari tempat duduk restoran, meninggalkan tempat tersebut, segera menuju lobby untuk menunggu mereka yang diambilkan oleh petugas parkir.
Hari sudah sangat gelap, kedua gadis cantik yang penting saja berbeda usia, atau lebih tepatnya berbeda generasi mereka memasuki Mansion yang mewah.
Mereka sekarang berada, mereka berada di rumah Clowy.
Ketika memasuki rumah tersebut, Clowy dapat melihat kakeknya yang sedang duduk santai di sofa, sedangkan daddnya tercinta sedang, duduk santai sambil minum kopi.
" Selamat malam, Clowy sudah pulang." Ucap Clowy menyapa kedua pria tampan, 1 lelaki tersebut masih terlihat sangat gagah meski sudah memasuki usia 40 tahun, beda dengan yang satu nya lagi terlihat sudah sedikit berkeriput, masih sangat fresh dan juga sehat.
__ADS_1