
Keesokan harinya Clowy sudah bangun dan terlihat rapi menggunakan seragam sekolah, Clowy segera bergegas keluar kamar dan turun kebawah.
Ia bisa melihat jika ketiga sahabatnya sudah siap dengan seragam masing-masing, Charlie yang memiliki seragam seperti Clowy, dan Chirs dan Carlos yang menggunakan seragam senada.
Hari ini Clowy, Charlie, Chris dan Carlos sarapan bersama, ini adalah kali pertama dari sekian lama mereka terpisah, dan sekarang mereka sarapan bersama dengan menggunakan seragam, meski seragam mereka tidak sama semua.
"Udah ?" Tanya Clowy pada Charlie.
"Udah yuk." Jawab Charlie dengan mulut yang penuh dengan roti.
"Sebentar." Ucap Chris dan Carlos.
"Buruan, gw males kalau sampe telat." Ucap Clowy sambil melihat arloji miliknya.
"Iya." Jawab Carlos.
Setelah hampir lima menit, Chris dan Carlos tampak sudah selesai menghabiskan makanan mereka, dan akhirnya mereka berangkat ke sekolah dengan menggunakan mobil mewah mereka masing-masing.
Clowy dan Charlie terlibat kejar-kejaran selama perjalanan ke sekolah, dua-duanya sama-sama tidak mau mengalah.
Chris dan Carlos juga demikian mereka berdua terlibat kejar-kejaran, keduanya juga sama-sama tak mau mengalah.
Akibat ulah keempat tersebut, banyak pengemudi yang mengumpat kerena cara mereka membawah mobil yang ugal-ugalan.
"Clowy." terdengar suara Charlie yang memanggil namanya, ia dan cari menggunakan earphone masing-masing untuk saling menghubungkan.
"Hmmm." Dibalas dengan dheman kecil dari Clowy.
"Di depan ada mobil There, kita kerjain yuk." Ajak Charlie, yang melihat mobil Theresia.
"Bole juga." Jawab Clowy sambil tersenyum licik.
Charlie yang terus membututi mobil Theresia, sedangkan Clowy ia menambah kecepatan agar mobilnya bisa berjalan disamping mobil Theresia.
"Siapa mereka ?" Tanya Theresia pada dirinya sendiri, karena merasa dibuntutin oleh seseorang.
Sedangkan Charlie dan Clowy sedang mengambil ancang-ancang untuk mengerjain Theresia.
"Sekarang." Ucap Clowy.
__ADS_1
Cittt, bruk terdengar suara senggolan mobil yang dilakukan Theresia, sedangkan Charlie menabrak mobil Theresia dari belakang, sontak itu membuat Theresia kaget dan menjadi pusat perhatian.
Tentu saja hal itu membuat Theresia sangat marah, ia segera turun dan menghampiri pemilik mobil yang sengaja membuat mobilnya lecet untuk meminta pertanggung jawaban.
Theresia sangat kaget ketika mengetahui pemilik mobil itu adalah Clowy dan mobil yang satu lagi adalah milik Charlie, hal itu membuat ia semakin emosi karena mobilnya lecet dan pemilik mobil mewah yang menyenggolnya dan menubruknya adalah Clowy dan Charlie.
"He, lu kalau gak bisa buat bawah mobil, mending gak usah sok-sokan buat bawah mobil." Maki Theresia dengan wajah yang merah padam menahan emosi.
"Upss, sorry gak sengaja." Jawab Clowy dengan senyum sinisnya dan wajah yang dibuat seolah merasa bersalah.
"Cih, gw tahu lu sengaja." Decihan Theresia dengan tatapan tajam yang siap untuk menerkam Clowy hidup-hidup.
"Yaudah byee." Ucap Clowy sambil beranjak pergi, tapi belum beberapa langkah tangannya di tarik oleh Theresia.
"Jauhin tangan kotor lu itu." Ucap Charlie sambil menepis tangan Theresia.
"Gw gak mau tahu, sekarang lu harus tanggung jawab." Ucap Theresia dengan senyum sinisnya, karena ia berpikir tidak mungkin jika Clowy mambu untuk membayar ganti ruginya.
"Wah, apa anda sedang minta ganti rugi nona ?" Tanya Clowy dengan tatapan penuh arti.
"Yah, untuk memperbaiki yang rusak gw mau seratus juta." Jawab Theresia dengan wajah penuh kemenangan.
"Wah, apa jangan-jangan keluarga Utomo sudah bangkrut ?" Sambung Charlie lagi dengan tatapan sinis.
"No Charlie, jangan membuat nona muda keluarga Utomo malu, kasian sekali dia." Ucap Clowy yang seolah-olah membela Theresia didepan umum.
"Cih, kalian tetap harus ganti rugi sekarang." Kekeh There yang masi tidak terima.
"Baiklah, bagaimana jika aku membelikan mobil baru untukmu." Ucap Charlie dengan nada mengejek, serta menatap jijik ke arah
"Tidak perlu, aku bisa membeli mobil seperti ini sebanyak yang aku mau." Jawab There dengan angkuhnya.
"Ohyah, tapi tadi sepertinya kamu sangat sedih ketika melihat mobilmu lecet, atau jangan-jangan tuan Karrel sudah tidak punya uang untuk membelikanmu mobil baru." Ucap Clowy dengan nada mengejek serta tatapan meremehkan.
"Sudahlah, kita tidak usah berbicara dengan orang tidak penting seperti dia, buang-buang waktu saja, ayo kita masuk sekarang." Ucap Charlie sambil menarik Clowy meninggalkan lapangan parkir.
"Byee." Ucap Clowy sebelum jauh dari There.
"Awas kamu Clowy, liat saja kamu akan menyesal sudah berurusan denganku." Batin There penuh amarah.
__ADS_1
Berbeda dengan There yang sedang penuh amarah, Clowy dan Charlie tampak sedang tertawa puas karena berhasil membuat mobil There lecet, yah meski mobil mereka harus ikutan lecet juga.
"Huft, puas sekali aku bisa membuat dia marah." Ucap Clowy sambil menahan senyum, Clowy masih mempertahankan wajah datarnya.
"Biarkan saja dia, sepertinya kita akan terus mencari masalah dengannya." Jawab Charlie yang tak bisa menahan senyum penuh kemenangan.
"Bagaimana kalau dia ganti mobil baru, kita buat menjadi seperti tadi saja, sepertinya akan sangat seru jika dia terus mengganti-ganti mobil baru." Ucap Clowy sambil tersenyum licik.
"Hahaha, jangan-jangan kasian dia nanti, astaga jangan-jangan besok dia naik angkutan umum ke sekolah." Jawab Charlie dengan wajah yang berpura-pura sedih.
"Sepertinya permainan memang sudah dimulai, tapi ini baru pemanasan bukan." Ucap Clowy sambil mengangkat satu alisnya.
"Yah, harusnya ini baru permulaan, gw bakalan bantuin lu, gw bakalan tetap berdiri disamping lu sampai lu benar-benar puas." Ucap Charlie sambil menatap Clowy.
"Thanks Charlie, lu memang sahabat yang paling baik, lu Chris dan Carlos the best." Ucap Clowy sambil tersenyum kecil.
"Kita emang yang terbaik, tapi gw yang paling ganteng." Sambung Charlie sambil tersenyum.
"Huft, please deh lu itu jangan terlalu percaya diri, takutnya kalau lu jatuhkan sakit." Ucap Clowy sambil menatap malas ke arah sahabatnya.
"Bla bla bla..." Jawab Charlie tak menghiraukan olokan dari Clowy.
Begeser ke tempat There.
"Huft." Membuang nafas secara kasar.
"Lu kenapa ?" Tanya Chelsie yang melihat raut wajah There tampak sangat kesal, padahal masih pagi.
"Mobil gw lecet parah." Jawab There yang tampak sangat kesal.
"What kok bisa." Pekik Chelsie yang merasa kaget.
"Tadi si Clowy nyenggol gw, terus Charlie nabrak mobil gw dari belakang." Jelas There.
"Kayaknya mobil lu minta ganti baru." Ucap Chelsie sekenanya.
"Tapi gak dengan cara kayak gitu, sial liat aja mereka berdua bakalan nyesel untuk kali ini." Jawab There yang masih berusaha menahan emosi.
Alfa dan Alvin yang mendengar itu hanya tersenyum kecil :)
__ADS_1