
Orang-orang yang melihat itu yang tadinya sibuk menghina dan mengatai There, sekarang diam dengan ekpresi datar dan bertanya-tanya siapa yang sedang berdrama sekarang.
"Omong kosong, apa kamu lupa aku adalah bukti hidup, no bukan hanya aku saja nona There, semua pelayan yang ada dirumahmu menjadi saksi hidup." Ucap Clowy yang tetap tenang dengab senyum licik.
"Baiklah semua, berhubung nona Theresia meminta bukti, kalian bisa mencari di google mungkin mengenai info keluarga Utomo, tapi maaf sebelumnya kalian untuk saat ini tidak bisa menemukan apa-apa, karena info mengenai keluarga Theresia sedang di tutup rapat." Ucap Clowy penuh tanda tanya.
_ _ _
Para siswa yang mendengar ucapan Clowy dengan cekatan langsung membuat smartphone masing-masing, dan benar saja semua informasi mengenai keluarga Utomo tidam ada.
"Jangan percaya dengan semua omong kosongnya, dia hanya berbicara omong kosong." Ucap There dengan tatapan penuh amarah.
"Apa anda sedang bercanda nona Theresia, apa anda pikir kemarahan sahabat saya tidak ada sebabnya, dan untuk kalian berpikirlah pakai otak kalian masing-masing, mana mungkin sahabat saya dengan beraninya memukul tuan Karrel Utomo, tanpa sebab dan juga tuan Karrel tidak membalas sahabat saya kemarin, bagaimana teman-teman, jadi ayolah berpikir menggunakan otak kalian ... " Ucap Clowy sambil tersenyum masam, ia puas sekali membuat There kehilangan muka didepan banyak orang.
Teng teng teng
Suara bunyi bell menandakan habisnya jam istirahat.
"Kamu sudah mengibarkan bendera perang nona Theresia, jadi tunggu saja permainanku." Berbisik di samping There.
"Ayo kita pergi Clow." Ucap Charlie yang langsung menarik tangan Clowy.
Jangan tanya banyak para siswa yang memandang jijik pada There setelah menyambungkan dengan berbagai macam kejadian, semua yang dikatakan Clowy memang masuk akal.
There yang dipandang seperti itu merasa sangat kesal dan juga marah, ia berniat membuat Clowy marah, malah dia yang dipermalukam di depaj umum.
__ADS_1
Kelas Clowy.
"Clowy, lu harus banyak-banyak sabar, nanti lu mala cepat tua tau." Ucap Charlie sambil melirik Clowy yang tidak mengeluarkan ekspresi apapun.
"Tapi kalau sama cewe itu, bawaannya gw gak bisa sabar tahu, lu gak liat tadi kita lagi tenang-tenang makan, tiba -tiba aja dia nyari masalah." Jawab Clowy dengan kesalnya, There sudah cukup membuat ia sangat bad mood, dan sekarang sahabatnya juga akan ikut-ikutan.
"Iya gw tahu, tapi lu harus jaga emosi elu juga, ka demi kabaikan lu." Ucap Charlie.
"Diam, tu guru udah masuk jadi jangan bicara lagi." Jawab Clowy tanpa menanggapi ucapan Charlie.
"Huft baiklah." Singkat Charlie karena memang benar jika guru sudah memasuki kelas mereka.
Pelajaran selanjutnya berjalan dengan lancar, semua murid fokus dengan penjelasan dan juga arahan dari guru mata pelajaran yang sedang berlangsung.
"Arghhhh sial, awas aja dia, dia pikir siapa dia, sampe berani buat gw kayak gini." Maki There dengan tatapan penuh amarah.
"Huft, nyebelin arghh, dasar liat aja gw bakalan buat perhitungan sama lu Clowy, Clowy sialan awas lu huu, gw benci lu Clowy liat aja gw bakalan buat lu nyesel udah cari masalah sama gw." Maki There terus menerus.
There terus saja memaki dan mengumpati Clowy, niat awal There yang ingin mempermalukan Clowy mala ia yang di buat malu, ia sangat teramat kesal dengan Clowy yang berhasil membuat ia skatmat.
Rasa kesal There belum surut ketika mobilnya dibuat lecet dengan secara sengaja oleh Clowy dan Charlie, belum juga cowo yang ia incar mala menyukai dan mengejar Clowy secara terang terangan.
Selama perjalanan pulang There tampak sedang memikirkan rencana untuk membalas setiap perlakuan Clowt terhadap dirinya, rasanya ia ingin sekali menghabisi Clowy secapatnya.
Sesampainya di depan rumah yang terbilang mewah, gerbang rumah There langsung di buka oleh satpam yang bertugas.
__ADS_1
Mobil There memasuki pekarangan rumah dalam keadaan tidak baik, padahal pagi tadi mobil sport mewah Clowy dalam keadaan baik-baik saja, para pelayan dan satpam yang melihat itu hanya diam saja, ditambah There keluar dan membanting pintu secara keras, tampak wajahnya menunjukan raut wajah kesal.
"Selamat siang nona muda." Sapa para pelayan dengan kompak sambil stengah membungkuk untuk menyambut kedatangan There, There yang melihat dan mendengar sapaan para pelayan tidak membalas sama sekali, ia berjalan lurus tanpa memperdulikan sapaan para pelayan yang menurutnya itu tidaklah penting.
Para pelayan yang melihat itu hanya menunduk hormat, mereka tidak mungkin untuk protes atas tindakan There yang sama sekali tidak menghargai dan menganggap keberadaan mereka.
"Hei, kok kamu sudah pulang sayang ?" Ucap seorang paruh baya yang tak lain adalah Thalita mommynya There.
"Hmm." There hanya membalas dengan dheman sambil menyilangkan tangan di depan dadanya, tampak ia sangat kesal dan malas untuk mengobrol dengan sang mommy.
Thalita yang melihat raut wajah kesal dari putrinya There, ia merasa ada yang tidak beres, karena tidak biasanya There bersikap tak wajar, jika sesuatu membuat ia tak senang dan membuat ia menjadi marah.
"Kenapa, apa ada yang mengganggumu ?" Tanya Thalita sambil mengusap kepala There dan sedikit tersenyum.
"Mobilku lecet mom, itukan mobil kesayangan There." Jawab There dengan tatapan penuh kekesalan dan raut wajah cemberut.
"Bukankah mobil kamu tadi baik-baik saja ketika berangkat ke sekolah, kenapa bisa lecet ?" Tanya Thalita, pasalnya pagi tadi mobil putrinya dalam keadaan baik-baik saja, bagaimana bisa sekarang putrinya pulang dalam keadaan kesal dan mengatakan mobilnya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
"Yah itu tadi pagi, dan tadi pagi juga ketika berangkat ke sekolah mobilku lecet, dengan sengaja Clowy dan Charlie membuat mobilku lecet, Clowy menyenggol mobilku dan Charlie menabrak mobilku dari belakang." Jawab There dengan menggebu gebu.
"Kenapa mereka suka sekali mencari masalah dengan kamu, huft kita sepertinya harus memberi mereka sedikit pelajaran karena sudah berani cari masalah dengan kamu." Ucap Thalita dengan tatapan tak suka ketika mendengar keluhan dari putrinya.
"Benar mom, awas saja anak itu dia akan menyesal sudah mencari masalah pada orang yang salah." Ucap There dengan seringai jahatnya.
There dan Thalita terlihat sedang merencanakan sesuatu, mereka tampak mempunyai rencana tidak baik, tapi rencana apa yang akan mereka lakukan apa akan berhasil atau akan menjadi senjata makan tuan, baiklah yang tahu itu hanyalah author karena author yang nulis hiya ...
__ADS_1