Kebahagian & Kehancuran

Kebahagian & Kehancuran
Eps 16


__ADS_3

Maaf yah guys untuk upnya kurang, mulai senin ini aku bakalan up rutin dua episode, upnya jam sembilan pagi dan jam lima sore yah, karena aku masih harus bagi waktu untuk nulis novel "Menikah" , dan please guys tinggalkan jejak VOTE, LIKE, KOMEN kalian, biar aku semakin semangat buat nulis, maaf yah kalau ada typo.


"Maaf nyonya, tuan, jika saya terlalu berharap, niat saya hanya untuk menghibur tuan Karrel, mungkin putrinya yang sudah meninggal memiliki kesamaan dengan saya." Ucap Clowy sambil menundukan kepala.


"Kamu tidak salah ..." Ucapan Karre, belum selesai tapi sudah dipotong terlebih dahulu oleh Charlie.


"Tuan,nyonya kami permisi dulu." Ucap Charlie sambil menarik tangam Clowy.


Mereka berdua meninggalkan kantin yang tampak ramai karena banyak siswa/i yang bergosip, Karrel dan Thalita meninggalkan kantin sekolah dan langsung berjalan menuju pakiran sekolah, sedangkan Theresia kembali ke kelas dengan perasaan campur aduk, Alfa dan Alvinpun meninggalkan kantin setelah Charlie dan Clowy tak terlihat lagi, semuanya tampak membubarkan diri setelah tontonan gratis yang mereka lihat meninggalkan lokasi.


"Kenapa, kok lu narik gw buat pergi ?" Tanya Clowy dingin.


"Lu ngapain bersikap lembut sama mereka, gw bahkan udan nahan emosi gw mati-matian." Protes Charlie.


"Semua baru dimulai Charlie, lu cukup nonton saja dulu." Jawab Clowy sambil tersenyum misterius.


"Oke, sekarang gw bakalan dukung semua rencana lu, tapi gak bole membahayakan diri sendiri." Ucap Charlie stengah mengancam.


"Iya, iya, mereka udah main dalam zona gw." Ucapan Clowy terdengar sangat menakutkan.


"Tinggal tunggu sebentar saja." Ucap Clowy lagi.


"Oke, gw bakalan tetap dukung lu, dan gak bakalan ninggalin lu sendirian." Ucap Charlie pelan.


"Sebaiknya kita siap-siap, sebentar lagi jam pulang, gw udah gak betah disekolah." Ucap Clowy sambil memejamkan mata.


"Lama tidak bertemu, kau akan menikmati semua permainanku Karrel, kau akan sujud didepan kaki mommyku, kau yang meminta aku menghancurkan ini semua, jadi dengan senang hati aku membantumu mewujudkannya, akanku buat kau seribu kali lipat lebih menderita dari yang sudah aku alami." Batin Audy.


"Gw bisa liat jelas Clowy, memang luka lu gak bakalan bisa memudar, gw gak bakalan ngelarang lu buat melakukan apapun, tapi gw punya satu permintaan Clow, gw cuma pengen lu kayak dulu lagi." Batin Charlie dengan mata terpejam.


"Clowy, lu pulang bareng gw." Ucap Charlie.


"Tapi gw bawah mobil." Jawab Clowy.

__ADS_1


"Tenang aja, kita pulang pake mobil lu, biar mobil gw dibawah sama supir." Ucap Charlie.


"Yaudahlah." Jawab Clowy, karena tidak ada gunanya berdebat sekarang.


Bergeser ke tempat Alfa dan Alvin.


"Al." Ucap Alvin.


"Hmm." Jawab Alfa.


"Lu ngerasa ada yang aneh gak?" Tanya Alvin.


"Hmm, maksud lu yang mana ?" Tanya balik Alfa.


"Yang tadi, soal tuan Karrel sama Clowy." Ucap Alvin.


"Yah, gw rasa memang ada yang gak beres." Jawab Alfa.


"Apa bener yah, kalau Clowy itu anaknya tuan Karrel ?" Tanya Alvin lagi.


"Kayaknya ada cerita menarik di balik ini semua." Ucap Alvin.


"Maksud lu ?" Tanya Alfa, Alfa tak mengerti dengan maksud sahabatnya Alvin.


"Lu pikir aja sendiri, bahkan tadi Charlie benar-benar marah, gw gak pernah tuh liat dia semarah itu." Ucap Alvin, Kepala Alvin bertanya-tanya apa yang membuat Charlie sangat marah.


"Yah, gw juga baru pertama kali liat Charlie semarah itu, bahkan cari gak merasa takut sama sekali sama tuan Karrel." Jawab Alfa yang sepemikiran dengan Alvin.


"Hmm, apa lu sadar kalau tadi sifat Clowy berubah ?" Tanya Alfa, sambil menatap Alvin tajam.


"Yah, tadi Clowy berubah menjadi sangat lembut dan bahkan beberapa kali dia tersenyum, berbeda dari biasa yang selalu dingin, cuek dan ketus." Jawab Alvin.


"Yah cukup aneh, senyumnya terlihat sangat tulus tadi." Jawab Alfa, Alfa sempat sekali melihat senyum manis Clowy berubah menjadi senyum mengerikan.

__ADS_1


"Sepertinya benar, ada fakta dibalik ini semua." Jawab Alvin.


"Yah, cepat atau lambat semua pasti bakalan kebongkar, jadi gw rasa kita gak usah repot-repot buat nyari tahu." Jawab Alfa, Alfa tak ingin sahabatnya mencampuri urusan Clowy.


"Yauda, kalau gitu yuk kita siap-siap buat balik." Sambung Alfa.


Setelah kejadian menegangkan di kantin, tidak ada kegiatan belajar lagi, dan semua murid pulang lebih awal.


"Huft, gw males banget kalau udah harus balik jam segini." Ucap Clowy, Clowy merasa kesal karena dipulangkan lebih cepat.


"Yah, terima aja, kapan lagi kita bisa pulang cepat." Jawab Charlie.


"Tapi, gw bosen banget kalau cuma dirumah doang, lagian ini baru jam satu, masa ia kita udah balik." Jawab Clowy..


"Yauda, kalau gitu, gimana kalau kita samperin Chris sama Carlos, dari pada langsung pulang." Usul Charlie.


"Boleh juga, ohiya btw lu kan mantan anak sana, kira-kira kita bisah masuk gak ?" Tanya Clowy, Clowy tampak antusias, yah meskipun nada bicaranya yang datar.


"Bisa lah, dan hari ini lu bakalan liat sepopuler apa gw disana. " Ucap Charlie membanggakan diri.


"Cih, gw rasa yang ngefans sama lu itu, matanya gak dipake deh." Jawa Clowy ketus.


"Hahaha, bagaimanapun gw tetap cowo ganteng Clowy, gak ada yang gak terpesona sama ketampanan gw." Protes Charlie, dengan sedikit menyombongkan diri.


"Charlie, lu gak usah sok-sokan deh, gak semua wanita bisa terpesona sama lu." Jawab Clowy, dengan wajah kesal karena tingkat percayadiri sahabatnya.


"Yah, yah, yah gw tahu." Jawab Charlie ketus, Charlie tahu siapa wanita yang tak terpesona dengan ketampanannya, yah siapa lagi kalau bukan sahabatnya Clowy.


"Baguslah kalau udah tahu, jadi gw gak perlu ingetin lagi." Jawab Clowy tak kalah ketus.


Yah setelah adu mulut antara Charlie dan Clowy, mereka akhirnya menuju ke sekolah Chirs dan Carlos.


Charlie dan Clowy berangkat menggunakan mobil Charlie, Clowy tidur selama perjalanan menuju ke sekolah Chris dan Carlos, Sedangkan Charlie tampak masih pusing memikirkan kejadian di kantin sekolah.

__ADS_1


"Sekaranh dia udah kembali, dia bahkan udah berdiri tepat di depan lu Clowy, orang yang buat lu berubah udah tepat didepan kita, gw gak bakalan pernah biarin lu menderita karena dia lagi Clowy, gak akan, udah cukup lu jadi cewe yang dingin kayak gini." Batin Charlie merasa frustasi.


Charlie sendiri adalah sahabat Clowy dari kecil, atau bisa dibilang sejak memasuki taman kanak-kanak, Charlie dan Clowy kecil adalah anak yang sangat ceria, bahkan mereka sangat baik kepada orang lain, sejak kecil pesona Charlie dan Clowy memang sangat kuat, sampai memasuki sekolah dasar mereka mempunyai teman baru yaitu Chris dan Carlos, seiring berjalannya waktu mereka berempat menjadi sangat dekat, tiga pangeran dan satu tua putri. Sehingga insiden yang menimpah keluarga Clowy, membuat semua kebahagian yang mereka punya lenyap, Clowy menjadi anak yang dingin dan pendiam, itu membuat ketiga sahabatnya menjadi ikut bersedih, bahkan Charlie sahabatnya sangat terpukul dengan apa yang menimpah Clowy, ditambah dengan perubahaan Clowy, sehingga akhirnya mommy dan kakek Clowy memutuskan untuk pindah ke luar negeri, dengan berat hati ketiga pangeran itu melapaskan tuan putri mereka.


__ADS_2