
Malam terlihat sangat indah, Clowy sedang duduk di sofa kamarnya sambil membaca majalah fashion dan juga beberapa majalah bisnis hingga secara tidak sengaja kedua mata Clowy menatap sosok yang sangat ia kenal.
Clarisya memejamkan mata mengingat kejadian beberapa tahun silam , sesuatu yang sangat tidak di inginkan oleh Clowy.
*Flashback on.
Di kediaman mewah keluarga Clowy, Kakek, nenek dan mommy Clowy serta Clowy sendiri sedang bercanda dan tertawa bersama serta menceritakan beberapa hal yang mereka pernah alami.
Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu tok ,, tokk ,,, tokk suara ketukan membuat mereka memfokuskan mata pada arah pintu.
"Siang semua." Sapa daddy Clowy yang bernama Karrel.
"Siang sayang." Jawab mommy Clowy yang tak lain adalah Shinta.
"Sayang." Ucap Karrel sambil mengecup puncak kepala Shinta.
"Daddy." Teriak Clowy kecil dengan ceria.
"Hay son." Jawab Karrel sambil berjalan dan memeluk putrinya Clowy, putri kecil yang selalu bersikap manja padanya.
Kakek dan nenek hanya tersenyum menatap ketiga orang tersebut sunggu "keluarga bahagia" itulah yang mereka pikirkan.
Kebahagian itu seolah hanya bertahan beberapa saat, dan dalam beberapa hitungan detik berikut terdengar ucapan yang membuat mereka kaget.
"Aku ingin memperkenalkan kalian pada dua orang yang aku cintai." Ucap Karrel tanpa rasa bersalah dan serta tak memikirkan perasaan keluarganya.
Deg ...
"Masuk." Titah Karrel pada saat itu, dan masuklah dua wanita dengan berbeda umur, satu seumuran dengan Shinta, sedangkan yang satunya seumuran dengan Clowy.
"Perkenalkan ini Thalita dan anak kecil ituTheresia ." Ucap Karrel memperkenalkan kedua wanita asing tersebut.
"Siapa mereka ?" Tanya nenek/oma dengan suara yang terdengar ketus, terlihat jelas nenek tidak menerima kehadiran Thalita dan Theresia.
"Thalita adalah orang yang aku cintai selama ini dan Theresia adalah buah cinta kami berdua, saya harap kalian semua bisa menerima mereka karena mulai hari ini Thalita akan menjadi nyonya utomo dan Theresia akan menjadi nona muda utomo." Ucap Karrel memperjelas keadaan, bukan memperjelas tapi memperkeru suasana.
Plakkkk ...
Satu tamparan tepat pada pipi Karrel .
__ADS_1
"Kenapa kamu menghianati janji suci pernikahan kita Karrel." Teriak Shinta dengan tatapan penuh kecewa.
"Maafkan aku tapi aku sama sekali tidak mencintaimu, aku hanya mencintai Thalita." Jawab Karrel dengan tenang.
"Akan ku urus surat cerai kita secepatnya ." ucap Shinta kembali, tatapan penuh cinta berubah menjadi tatapan penuh kebencian.
"Daddy kenapa kau jahat kau membuat Mommy menangis." Teriak Clowy merasa tak terima dengan perlakuan daddynya.
"Diam kau hanya anak kecil Clowy ." Bentak Karrel pada Clowy kecil, yah ini adalah pertama kali Clowy dibentak Karrel, karena kehadiran orang yang merusak rumah tangga mereka.
"Mulai hari ini dia bukan lagi daddy mu Clowy." Ucap Shinta pada putrinya.
"Kau hanya punya Mommy dan kakek sama nenek , daddy mu sudah meninggal sayang." Ucap Shinta sambil mengecup kening Clowy.
"Dia belum mati mom, dia ada di hadapan kita dan kau ingat tunggu aku dalam beberapa tahun ini kau dan keluarga kecilmu akan hancur seperti kau menghancurkan mommy dan nenek hari ini, ingat itu tuan Karrel Utomo." Ucap Clowy dingin sambil menghapus airmatanya, tatapan polos kini berubah menjadi tatapan penuh kebencian.
Tiba - tiba saja brugh ...
Nenek Clowy pingsan dan langsung di larikan ke rumah sakit oleh Kakek , Clowy dan Shinta di susul oleh Karrel dan dua wanita asing tersebut .
Ruang UGD.
"Ibu harus cepat pulih, jangan banyak - banyak bergerak, bu istirahat saja." Ucap Shinta dengan suara serak habis menangis.
"Maafkan ibu sayang gagal mendidik anak ibu sehingga membuat dia menjadi suami dan ayah yang tak baik." Ucap nenek meminta maaf,sambil menitikan air mata.
"Ibu harus sembuh ya, jangan buat Clowy tambah sedih." Terang Shinta pada mertuanya, pasalnya Clowy benar-benar dekat dengan mertuanya itu.
"Clowy sini sayang." Ucap Shinta pada putrinya.
"Oma kenapa sakit, oma harus cepat sembuh yah." Ucap Clowy pada omanya sambil berusaha memaksakan senyuman.
"Iya sayang kamu jangan sedih yah, kamu jagain Mommy dan kakekmu." Jawab nenek dengan berlinang air mata.
Tiba-tiba pintu terbuka.
"Wah anak tidak tahu diri, berani sekali kamu datang kesini." Hardik kakek yang langsung emosi melihat Karrel, Thalita dan putri mereka Theresia .
"Sudah kek, nanti oma tambah sakit kalau kakek teria -teriak." Ucap Clowy kecil menenangkan sang kakek, dengan tatapan dingin ke arah Karrel.
__ADS_1
"Baiklah karena kalian sudah disini semua , hari ini aku ingin memberi tahu bahwa aku sudah membagi warisanku." Ucap nenek sambil tersenyum pada Shinta.
"Sudah bu, tidak usah memikirkan itu ibu istirahat saja sekarang." Ucap Shinta tak mau mengurusi harta benda.
"Tidak bisa, Shinta kamu mendapatkan 35 % dari ku dan Clowy kamu mendapat 40 % dari nenek dan sisanya 25 % untuk kamu Karrel , semua sudah ada di pengacara dan sudah tertulis juga warisan yang kalian miliki." Ucap nenek sambil tersenyum bahagia.
"Kenapa bagianku kecil sekali 25% bu, aku ini anak ibu dan seharusnya aku yang memegang 75% itu ." Ucap Karrel yang tidak terima.
"Maaf tapi wanita yang kau bawa itu sepertinya wanita kaya raya jadi kau tak akan jatuh miskin jika hanya mendapat 25 % kekayaanku." Jawab nenek dengan tenang.
"Semua aset yang aku punya juga sudah di pindahkan menjadi milik Shinta dan Clowy, kecuali perusahaan yang sudah menjadi atas nama kamu Karrel." Ucap kakek menyela.
"Ini tidak adil." Jawab Karrel merasa tak terima.
Tit .... titttt
Bunyi mesin secara tiba - tiba membuat mereka panik dan berteriak memanggil dokter dan perawat.
"Oma bagaimana mungkin kau menutup mata dengan senyum, kenapa kau tega meninggalkan kami ." Batin Clowy.
Setelah memakamkan nenek atau oma Clowy, Ketiga nya memutuskan untuk pindah keluar negeri dan proses cerai pun sudah selesai Karrel dan Shinta sudah resmi bercerai dan hak asuh Clowy jatuh pada Shinta.
Sejak pada saat itu Clowy menjadi anak yang dingin dan pendia , meski terkadang ia berusaha untuk tersenyum di hadapan kakek dan mommynya, goresan yang ia terima sangat membekas dan tidak bisa untuk dihilangkan .
Flasback of.
Clowy membuka mata setelah mengingat kejadian kelam beberapa tahun yang lalu.
"Karrel utomo ku rasa kau sekarang sangat bahagia dengan wanita dan putrimu, tapi jangan salahkan aku jika kita bertemu dan semoga kita tidak akan bertemu dengan jangka waktu yang dekat karena kalau kita sampai bertemu, itulah awal dari kehancuranmu Karrel dan mereka berdua kalian akan ku pastikan menyesal karena memasuki keluarga ku dulu, kalian yang menghancurkan kebahagiaanku dan kalian akan menerima kehancuran seribu kali lipat dari ini." Batin Clowy tersenyum sinis.
Clowy seperti teringat kalau dia harus segera memberikan pelajaran kecil untuk orang - orang yang sudah membuat kehancuran dalam kebahagiaan.
Begitulah sekiranya cerita masa lalu Clowy, Alasan di balik sifat dingin dan ketus yang Clowy miliki, Banyak orang yang merindukan kelembutan dan kehangatan seorang Clowy tapi Clowy tetap tidak memikirkan hal tersebut tujuannya adalah membalaskan dendam, dendam masalalu yang tak akan selesai, Clowy tersenyum penuh misteri setelah memikirkan hal yang bagus untuk menjalankan misinya.
Nexy yah guys ke sebelah .
" Anak orang kaya "
" Menikah "
__ADS_1