Kebahagian & Kehancuran

Kebahagian & Kehancuran
Eps 20


__ADS_3

Waktu makan malam tiba, Clowy sudah siap dengan baju yang baju berwarna putih serta kebesaran dan rambutnya yang masih basah tampak digerai.


Clowy tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik, bahkan memiliki bentuk tubuh yang ideal, serta aura dan pesona Clowy yang sangat besar, seolah mampu untuk mengikat kaum pria yang melihatnya.


Clowy memanglah gadis yang cantik dan mempesona, tapi sayang sifat cuek, dan aura dingin serta tatapan tajam mengintimadasi, membuat orang yang ingin mendekatinya mundur teratur.


Clowy memang terkesan cuek dan dingin, sifat itu bahkan berlaku untuk kakeknya, mommy dan juga daddy tirinya Verrel, Charlie, Chris dan Carlos juga mendapatkan perlakuan yang sama dari Clowy.


Tapi jelas mereka tahu, jika Clowy sangat menyayangi mereka, tapi cara yang Clowy tunjukan berbeda jauh dari cara yang ditunjukan oleh orang lain.


Shinta wanita lemah lembut itu terkadang merasa gagal menjadi seorang ibu, dia selalu merasa menjadi alasan dari kesedihan putrinya Clowy.


Clowy tentu sangat marah ketika mengetahui mommynya selalu menyalahkan diri sendiri, atas apa yang terjadi pada putrinya, Clowy yang mengetahui itu mencoba sedikit berubah, hal itu berhasil membuat Shinta kembali bahagia, tentu saja Clowy sangat bersyukur akan hal itu.


Verrel adalah seorang duda tampan, Verrel yang tidak bisa memiliki keturunan, tentu saja membuat Verrel sangat menyayangi Clowy, bahkan mereka tidak terlihat seperti keluarga kandung yang sangat harmonis.


Kakek hans, adalah orang yang sangat bersedih atas apa yang sudah menimpah keluarga kecilnya, keluarga kecil yang bahagia yang ia punya, hancur karena anaknya sendiri, hal itu justru menyebabkan istrinya Helen meninggal, dan cucunya berubah drastis.


Charlie, ia adalah sahabat pertama Clowy, ia sangat dekat dengan Clowy kecil bahkan sangat menyayangi Clowy, tentu saja rasa sayang selayaknya kakak dan adik bukan seperti sepasang kekasih, Charlie terkena dampak dari kejadian tersebut, hal yang tak pernah di inginkan terjadi, tentu saja kejadian yang menimpah keluarga Utomo membuat Charlie menjadi kehilangan sosok Clowy kecilnya.


Chris dan Carlos, menjadi sahabat Clowy dan Charlie disaat memasuki sekolah dasar, mereka berempat sangat dekat, mereka tentu merasakan apa yang Charlie rasakan saat itu.


Balik lagi ke makan malam.


"Clowy, coba buka pintu dulu, kayaknya itu temen-temen kamu deh." Ucap Shinta, Shinta sedang merapikan meja makan dan Clowy tentu saja menemani dengan duduk diam dan bermain handphone.


"Oke." Jawab Clowy sambil beranjak dari kursi.


"Masuk." Singkat Clowy saat membuka pintu, ia mendapati ketiga sahabatnya yang sedang tersenyum, dan tanpa basa-basi Clowy langsung memerintahkan mereka untuk masuk.


"Jangan datar amat napa sih." Ucap Carlos, Carlos berhenti dan sedikit berbisik pada Clowy.


"Yah." Jawab Clowy tetap dengan wajah tanpa ekspresi miliknya, Carlos hanya memutar kedua bola matanya.


"Selamat malam tan." Ucap ketiganya sambil tersenyum.


"Malam, ayo kalian bisa duduk dulu." Ucap Shinta mempersihlakan sahabat putrinya untuk duduk terlebih dahulu.

__ADS_1


"Terima kasih tan." Ucap ketiganya bersamaan.


"Kita tunggu kakek sama suami tante dulu yah." Ucap Shinta sambil tersenyum.


"Iya tan." Jawab Charlie mewakili.


"Ohiya, bagaimana kabar tante ?" Tanya Charlie memecah keheningan.


"Semuanya baik-baik saja, kalian sendiri bagaimana kabar ?" Tanya Shinta balik setelah memberikan jawaban.


"Kita semua baik-baik saja, syukurlah kalau tante baik-baik saja, kita ikut senang mendengar." Ucap Charlie dengan senyum tulus.


"Apa anak ini berbuat nakal selama disini ?" Tanya Shinta sambil melirik Clowy.


"Apaan sih mom, kan Clowy anak baik." Ucap Clowy membela diri, ia seolah tak terima karena disebut nakal oleh mommnya.


"Tidak tan, dia jadi anak yang baik kok." Jawab Chris.


"Yah, tinggal di ubah sedikit wajahnya itu." Sambung Carlos menimpali omongan Chris.


"Emang kenapa muka gw ?" Tanya Clowy, Clowy bingung memikirkan apa ada yang salah dari mukanya.


"Cih, ingat Carlos, jangan terlalu banyak tersenyum, lu harus tahu banyak musuh dalam selimut." Sinis Clowy.


"Yah, yah." Jawab Carlos ketus.


"Udah, udah kenapa kalian jadi berantem sih, kayak anak kecil aja." Ucap Charlie menengahi.


Charlie harus menjadi penengah antara mereka berempat, bahkan bisa dikatakan Charlie adalah orang yang bisa bersikap lebih dewasa, kadang Charlie juga tampak gusar kalau sampe ketiga sahabatnya terjadi aduh mulut.


Shinta hanya tersenyum melihat perdebatan kecil antara putrinya Clowy dengan sahabat putrinya Carlos, ia tahu mereka saling menyayangi satu sama lain, tapi mereka memiliki cara yang berbeda.


"Mom, kemana kakek sama daddy, kenapa mereka lama sekali ?" Tanya Clowy yang sudah merasa lapar.


"Tunggu sebentar, mommy cek dulu yah." Ucap Shinta sambil berdiri, belum sempai ia melangkahkan kaki terdengar suara yang memanggilnya.


"Sayang aku disini." Ucap pria tersebut, yang tak lain adalah Verrel.

__ADS_1


Ketiga sahabatnya terkejut dengan orang yang berada di depannya, yang tak lain adalah Verrel winata kusuma, ia adalah orang terkaya di europa, yang memiliki sejuta bisnis, ketiganya tampak tak percaya bisa bertemu langsung dengan Verrel winata kusuma.


"Clow." Ucap Charlie sedikit terbata.


"Hmm." Singkat Clowy.


"Dia siapa ?" Tanya Charlie.


"Bokap baru gw." Jawab Clowy enteng.


"Apa." Ketiganya terkejut bukan main, mereka tidak menyangka kalau daddy baru dari sahabat mereka adalah seorang Verrel winata kusuma.


"Ehem." Dheman Verrel.


"Apa yang dikatakan sahabat saya benar ?" Tanya Charlie dengan tatapan tajam penuh selidik, entah keberanian dari mana sampai ia berani menatap tajam kearah Verrel.


"Iya, apa ada masalah ?" Tanya Verrel dengan suara yang terdengar tenang.


"Tidak." Jawab ketiga sahabat Clowy.


Ketiganya tidak pernah berpikir jika Verrel winata yang dimaksud oleh Clowy, adalah Verrel winata kusuma, mereka pikir secara0 kebetulan saja nama orang tersebut sama dengan Verrel Winata Kusuma, ternyata bukan hanya nama tapi mereka adalah orang yang sama.


"Baiklah, sebaiknya kita mulai makan dulu, cucuku sepertinya sudah sangat lapar." Ucap kakek yang memang hanya diam memperhatikan interaksi dari Verrel dengan ketiga sahabat cucunya.


"Ah, kakek memang yang terbaik, tahu aja kalau Clowy udah laper pake banget." Celetuk Clowy dengan wajah cemberut.


Kakek Hans, ia hanya tersenyum melihat tingkah cucunya, ia berharap cucunya bisa kembali menjadi gadis yang ceria serta penuh tawa dan manja, tapi mungkin harapannya tidak akan terpenuhi mengingat luka yang diterima cucunya.


Akhirnya Clowy, Charlie, Chris, Carlos, Mommy Shinta, Daddy Verrel dan kakek Hans, makan dengan rasa penuh syukur, ketujuh orang tersebut tampak bahagia dengan acara makan malam sederhana.


Orang yang paling bahagia malam itu adalah Clowy, ia bahkan banyak kali tersenyum akan hal kecil.


Baca juga.


> Anak orang kaya


> Menikah

__ADS_1


Terima kasih :)


__ADS_2