
Pagi ini kau baru habis mandi, segera membereskan barang-barang yang akan ia bawa ke sekolah, mulai dari alat tulis menulis, dan juga kunci mobil, pompa dengan 1 botol parfum dengan berukuran kecil , dan yang terakhir adalah handphone dan juga charger.
Pagi hari ini kami tampak sudah siap dengan seragam sekolahnya, tampaknya sudah rapi dan siap untuk berangkat sekolah.
Sudah memastikan dirinya sudah tampak rapi dan segala kebutuhannya sudah berada di dalam tas, dengan segera Clowy keluar dari kamarnya.
Ketika ia turun, dia dapat melihat kedua orang tuanya dan juga kakaknya sudah berada di meja makan, yah kedua orang tuanya dan juga kakaknya sedang menunggu ia untuk bergabung.
Dengan segera kami mempercepat langkahnya, dan juga tak lupa menyapa kedua orang tuanya dan juga kakeknya, sudah menyapaku menyempatkan untuk mencium kedua orang tuanya dan juga kakeknya secara bergantian.
" Selamat pagi semua." Sapa Clowy sambil tersenyum.
" Selamat pagi cucu kakek yang paling cantik." jawab kakek, menyapa Clowy Balik disertai senyum hangat.
" Selamat pagi juga putri kesayangan daddy." Sapa daddynya dengan senyum kehangatan.
"Hallo putri mommy yang paling cantik." Sapa mommynya dengan di sertai senyum cantik.
" Sini Sayang sebelum berangkat lebih baik kamu sarapan dulu, tidak baik jika melewatkan waktu sarapan." ucap kakek sambil Melambaikan tangan, tandanya ia meminta cucunya untuk duduk dikursi sampingnya.
" Ya kek ini juga kau mau sarapan." Jawab Clowy lalu ia dengan segera mendekat kepada kakeknya.
" Ya sudah ayo kita mulai sarapannya tunggu apa lagi." ucap kakek kepada semua orang yang berkumpul di meja makan tersebut.
Saat ini mereka makan dengan tenang, meskipun kowe memasang wajah datarnya dalam hatinya ia merasa sangat bahagia, karena pada pagi hari ini ia bisa makan bersama dengan kedua orang tuanya dan juga kakaknya.
__ADS_1
Biasanya ia akan makan sendiri di meja makan ini, dan juga jika tidak sempat ia memilih untuk makan di kantin sekolah saja, Terkadang juga ia merasa malas jika harus makan di meja makan sendiri.
Sungguh pagi hari ini kami sangat senang, mood-nya tampak sangat bagus untuk pagi hari ini, tapi tidak ada yang menjamin Sampai kapan mood bagusnya ini akan bertahan lama.
Kalian sudah tahu jika Clowy sudah berada di sekolah maka ketenangannya akan sedikit terusik, ya tidak terlalu mempermasalahkan dan selalu bersikap bodo amat.
Setelah sarapan ia habis dia dengan segera berpamitan untuk pergi ke sekolah kepada kakek dan juga kedua orang tuanya.
"Momm, daddy, kakek Clowy berangkat sekolah dulu, takut nanti jika lama-lama bisa terlambat." Ucap Clowy berpamitan kepada kakek dan juga kedua orang tuanya.
"Ehmmm, Clowy apa boleh daddy mengantar kamu untuk pergi ke sekolah, sekali-sekali daddy jugaingin mengantar putri daddy untuk pergi ke sekolah, Daddy juga ingin seperti orang tua lainnya yang mengantar anaknya pergi ke sekolah, jadi apakah boleh ?" Tanya daddynya dengan tatapan penuh permohonan.
Clowy yang melihat itu merasa tidak enak, pasalnya ini adalah pertama kali daddynya meminta sesuatu bahkan sampai memohon seperti itu, ia juga merasa terharu karena daddy yang berkeinginan mengantar Ia pergi ke sekolah, tetapi saat ini ia tampak berpikir keras, hari ini ia juga harus membuat mobil There semakin jelek.
"Yah tentu saja bole, Clowy juga sangat senang jika daddy mau mengantar Clowy pergi ke sekolah." Jawab Clowy, segitiga jawaban clowy membuat ketika orang dewasa yang berada di depannya mengembangkan senyum.
Tadinya mereka Sempat berpikir kalau clowy akan menolak tawaran dari daddy, tapi ternyata pikiran mereka salah, buktinya Clowy menerima.
" Ya sudah kalau begitu ayo kita berangkat, daddy tidak mau jika nanti putri daddy terlamat masuk sekolah, jangan sampai kamu dihukum karena kita terlalu lama." Ucap daddy yang kemudian langsung beranjak dari tempat duduk.
Melihat itu segera mengerti dan segera mengikuti dari kursi tempat ia duduk, dan ia juga mencium pipi mommy dan juga kakeknya secara bergantian.
Setelah selesai berpamitan kepada kakek dan juga mommynya, ia dan sang daddy berangkat bersama, tepatnya ia diantar oleh daddynya.
Selama perjalanan kami tersenyum kecil merasa bahagia, ya salah tenang memiliki daddy yang baik dan menyayanginya tulus, dan Bahkan dia tidak merasa memiliki daddy tiri, ia mendapatkan kasih sayang layaknya seorang anak kandung.
__ADS_1
Selama di perjalanan kami hanya diam Begitu juga dengan daddynya yang tampak sibuk dengan iPad.
Clowy sama sekali tidak mempermasalahkan itu, ia tahu kesibukan dan juga tanggung jawab yang dipikul oleh Verrel Winata Kusuma.
Verrel makan memiliki banyak sekali kesibukan, tetapi ia masih menyempatkan diri untuk mengantar Clowy ke sekolah, bahkan tanpa paksaan sama sekali dari Clowy, Clowy bahkan tidak meminta.
Terlihat tidak ingin ada yang menyebut dia dan putrinya sebagai ayah dan anak tiri, sebenarnya ia ingin memperkenalkan Clowy kepada publik, tetapi ia merasa itu tidak aman untuk putrinya, yang mengincar nyawanya tidaklah sedikit, ia tidak ingin putri yang terlibat atau bahkan diburu oleh musuhnya atau Rival bisnisnya.
Keamanan istri dan juga putrinya adalah yang sangat penting untuk dirinya sendiri, Putri atau istrinya terluka hanya karena banyak orang yang tidak menyukai dirinya.
Begitupun dengan kakek Hans Utomo, dia juga tidak ingin kakek dari putrinya terluka sama sekali, meskipun ia adalah ayah dari mantan suami istinya, tapi ia tidak pernah membenci atau merasa tidak suka sama sekali kepada kakek Hans.
Menghargai dan menghormati beliau seperti orang tuanya sendiri.
" Bagaimana sekolah kamu, apakah ada yang mencari masalah ?" Tanya Verrel yang sudah menyimpan iPad nya.
" tidak ada yang mencari masalah, jika ada aku juga tidak peduli." Jawab Clowy sambil menatap sekilas kepada daddynya.
" kalau begitu Siapa orangnya, daddy akan segera menghabisi orang itu, paling tidak daddy akan memberi sedikit pelajaran kepada orang itu." Ucap Verrel dengan nada yang sedikit berubah, tempatnya yang tidak senang jika putrinya diganggu.
Ada yang boleh mengganggu putrinya clowy, jika berani maka orang tersebut akan langsung berurusan dengan dia, ia tidak segan-segan untuk membuat orang itu menderita, atau bahkan melakukan hal yang lebih.
Cara memarahi atau bahkan membentak putrinya, Jadi ia tidak akan pernah untuk membiarkan satu orang pun menyentuh putri, orang yang berbuat salah maka ia akan memberikan nasehat secara perlahan-lahan agar putrinya mengerti dan memperbaiki kesalahan.
sampai disini dulu yah, bye bye :)
__ADS_1