
Hai semua, jangan lupa buat Vote, like dan komen yah, terima kasih udah mau selalu setia sama novel ini, jangan lupa juga buat baca "Menikah" dan "Anak orang kaya".
Clowy dan Charlie sudah memasuki pekarangan sekolah Chris dan Carlos, yang tak lain adalah mantan sekolah dari Charlie.
Permata kasih school.
Mobil sport mewah Charlie memasuki pekarangan sekolah, sekarang adalah jam satu siang lewat tiga puluh menit, atau masih jam stengah dua, semua siswa masih pada jam istirahatnya.
"Clowy, yuk turun." Ucap Charlie, Charlie yang sudah memarkirkan mobil dan mematikan mesin mobil, tampak sudah siap untuk turun dan masuk ke dalam sekolah.
"Yaudah yuk." Jawab Clowy, Sebelumnya Clowy merapikan penampilannya dan juga mengambil beberapa uang di dalam dompet, karena Clowy tidak akan membawah dompet dan juga tas untuk masuk ke dalam sekolah sahabatnya, Clowy hanya membawa earphone dan juga handphone, serta sepuluh lembar pecahan seratus ribu.
Akhirnya keduanya turun bersamaan, Charlie langsung berjalan disamping Clowy, mereka masuk dengan santainya, hampir semua perempuan histeris melihat kedatangan Charlie, Charlie adalah pangeran sekolah dan banyak memiliki fans, fansnya sudah pasti sedih ketika mengetahui Charlie pindah sekolah, tapi tak satupun yang tahu alasan Charlie pindah, kecuali dua sahabatnya yaitu Chris dan Carlos.
Banyak yang menatap tak suka dengan Clowy yang berjalan berdampingan dengan Charlie, bahkan ada yang mengumpat terang-terangan, Clowy dan Charlie seperti biasa bersikap datar dan dingin, mereka berjalan dengan santai tanpa mengindahkan omongan sekitar.
"Hai kak." Sapa siswi A dengan senyum merona.
"Kak Charlie makin ganteng deh, aku jadi tambah suka." Ucap Y sambil tersenyum genit
"Charlie, kangen deh, pasti lu kesini karna mau ketemu sama gw kan." Ucap S dengan penuh percaya diri.
Satu sekolah dihebohkan dengan kedatangan Charlie yang menyita perhatian, bukan hanya wanita, para lelakipun banyak yang menyapa Charlie, tidak ada satupun yang berani untuk menggoda wanita yang berada disamping Charlie, wanita yang tepat berada disamping Charlie tak kalah datar dan dingin, membuat siapa pun enggan untuk menggoda. Clowy jangan ditanya lagi, Clowy merasa sangat muak dengan pujian yang dilontarkan untuk sahabatnya, apa lagi ketika melihat wajah penuh kemenangan dari Charlie.
"Apa lu udah liat, sekarang terbukti bukan, kalau gw itu memang tampan." Ucap Charlie dengan senyum kecil.
"Yah, itu hanya berlaku disini, tapi tidak dikamus kehidupan gw." Jawab Clowy ketus.
"Hahaha udahlah, lu gak usah marah-marah gitu, kan kasian nanti muka cantik lu jadi makin jelek." Entah itu pujian atau ejekan, tapi Clowy tetap merasa jengkel dan tak menjawab sama sekali.
"Jangan ngambek dong, kan gw bercanda, gimana sih, gak bisa banget buat di ajak bercanda." Protes Charlie, merasa kesal karena di diamin sahabatnya.
"Dih, apaan sih lu, mending sekarang cari si dua curut." Jawab Clowy, tanpa mengindahkan ucapan Charlie.
__ADS_1
"Yauda yuk, palingan juga mereka dikelas, pasti mereka berdua udah tahu kalau gw sama lu dateng kesini." Ucap Charlie.
"Lu gimana sih, kalau mereka udah tahu, udah pasti mereka bakalan nyamperin kita, bukan kita yang susah-susah buat nyari mereka." Jawab Clowy datar tanpa ekspresi.
"Yah mereka memang sengaja buat kita yang nyamperin mereka deluan, kapan lagi seorang Clowy akan datang mencari mereka." Jawab Charlie tetap dengan wajah datar tanpa ekspresi.
"Yauda, kelasnya yang mana, gw cape nih muter-muter gak jelas gini." Protes Clowy, Clowy merasa lelah mengikuti Charlie yang mengelilingi sekolah lamanya.
"Yaudah yuk." Jawab Charlie, Charlie menarik tangan Audy dan berjalan sedikit cepat, aksi Charlie menyita banyak perhatian dan ada juga yang bahkan mengabadikan aksi mereka dengan mengambik gambar.
"Sekolah ini jauh dari kata tenang, bahkan jauh lebih rusuh dari sekolah kita, haduh belum sejam gw disini udah males aja." Cibir Clowy dengan nada yang terdengar cukup sinis untuk menyindir.
"Udah Clow, berhenti buat mencibir sekolah ini, anak sini pada baik, bahkan mereka tunduk sama gw." Ucap Charlie membela mantan sekolahnya, dengan sedikit menyombongkan diri di akhir kalimat.
"Cih, terserah lu aja, tapi pendapat gw gak bisa buat disamain sama lu." Jawab Clowy berdecih kecil.
"Yah, yah wanita selalu benar." Jawab Charlie mengalah.
"Bla bla bla." Jawab Clowy sambil bernyanyi kecil.
"Ini, lu mau ikut masuk atau enggak ?" Tanya Charlie.
"Yah ikutlah, lu mau ninggalin gw diluar sini." Jawab Clowy melotot.
"Yaudah yuk." Jawab Charlie.
Charlie membuka pintu secara perlahan, Charlie takut ada guru yang sedang mengajar di dalam, ditambah lagi dia sudah bukan anak sekolahan permata kasih.
"Ehem." Charlie berdehem, sekita semua murid yang ada di kelas Chris dan Carlos, menfokuskan perhatian mereka kepada Charlie, dan menatap Clowy penuh tanya.
"Hai guys, apa kabar ?" Tanya Charlie basa-basi.
"Hai Charlie." Sapa anak cewek kompak.
__ADS_1
"Hai Char, kita semua kabar baik, lu sendiri gimana di sekolah baru ?" Tanya Edo sebagai ketua kelas.
"Yah gw baik, hari ini gw cuma buat liat-liat aja, jadi lu pada gak keganggukan kalau gw kesini." Jawab Charlie dengan nada datar, sambil menatap seisi ruangan kelas.
"Gak dong, anak-anak pasti pada seneng lu karna lu kesini." Jawab Edo, Edo menampilkan tersenyum kecil.
"Oh iya, kenalin ini yang di samping gw, namanya Clowy, gw harap anak sekolah sini gak ada yang cari masalah atau coba buat nyentuh dia, karena semua yang berurusan dengan Clowy, sudah pasti berurusan sama gw." Ucap Charlie dengan nada dingin.
"Hai Clowy." Sapa satu kelas dengan senyum ramah.
"Hai." Sapa Clowy sambil tersenyum tulus.
Semua orang terpana dengan senyum Clowy, Clowy memanglah gadis yang cantik.
"Charlie, dimana mereka ?" Tanya Clowy dengan tatapan menyelidik.
"Bentar, Edo dimana Chris sama Carlos ?" Tanya Charlie.
"Mereka bolos, palingan juga di kantin." Jawab Edo dengan santainya.
"Bolos." Ucap Clowy, mengulang kata bolos dengan penuh penekanan.
"Hai sayang." Ucap seorang lelaki, yang tak lain adalah Carlos. Semua orang kaget Carlos memanggil Clowy dengan sebutan sayang.
"Lu bolos yah ?" Tanya Clowy dengan tatapan menyelidik.
"Enggak kok, tadi gw abis beli minum, sekalian temenin Chris buat ke toilet." Jawab Carlos dengan sedikit kaku.
"Tunggu kok kalian bisa ada disini, ini kan belum jam dua, kok bisa udah disini, kalian bolos yah." Tanya Chris, Chris balas menatap Clowy dan Charlie bergantian,
"Gak, kita emang hari ini ada masalah disekolah jadi kita pulang cepet deh, karena males dirumah jadi kita kesini." Jawab Charlie.
"Oh, gw pikir kalian bedua bolos." Jawab Chris.
__ADS_1
"Ohiya, emang ada masalah apa, sampe kalian bisa pulang cepat, hari ini kita banyak jamkos juga tapi gak boleh pulang." Ucap Carlos.