Kebahagian & Kehancuran

Kebahagian & Kehancuran
Eps 7


__ADS_3

Sudah beberapa tahun silam tapi sepertinya goresan luka yang Clowy terima tidak memudar sama sekali.


Mommy Clowy sudah menikah lagi setahun yang lalu dengan seorang duda pengusaha sukses dan pebisnis nomor satu di eropa.


Varrel winata adalah ayah tiri Clowy , Varrel Winata tidak bisa memiliki keturunan oleh sebab itu Varrel sangat menyangi Clowy seperti Clowy adalah anak kandungnya, Shinta dan Clowy menerima kekurangan Varrel.


Handphone Clowy tiba-tiba saja bergetar, ternyata ada telpon.


"Hallo. " Sapa seorang lelaki dari seberang telpon.


"Yah, hallo." Jawab Clowy datar.


"Tadi daddy dengar dari mommy, kamu sudah di Indonesia , bagaimana keadaan kamu sekarang ?" Tanya lelaki tersebut dengan nada khawatir, meski Clowy belum benar-benar menerimanya ia tidak pernah menyerah.


"Baik." Jawab Clowy singat.


"Kalau kamu membutuhkan sesuatu hubungin daddy yah sayang atau kamu bisa hubungin mommy dan kakek." Jelas lelaki tersebut pada Clowy, lelaki tersebut adalah Varrel ayah tiri Clowy.


"Iya, terima kasih." Ucap Clowy singkat.


"Baiklah , kalau begitu sebaiknya kamu istirahat nak dan jaga diri kamu baik - baik." Ucap Varrel pada Clowy.


"Tenang saja, aku bisa menjaga diriku dengan baik jadi tolong jaga dan lindungin mommy dan kakek disana." Jawab Clowy datar.


"Tenang saja tanpa diminta pun, daddy akan tetap melindungi kalian." Jawab Farrel dari seberang.


"Baiklah kalau begitu kau beristirahat saja daddy, byee." Ucap Clowy lalu langsung mematikan telepon.


Di tempat Varrel


Verrel tiba - tiba saja mengeluarkan air mata, air mata bahagia karena ini adalah kali pertama Clowy memanggilnya dengan sebutan daddy, setelah penantian cukup lama akhirnya Clowy mau memanggilnya dengan kata daddy.


"Terima kasih sayang, aku akan melindungi kalian bertiga dan aku tidak akan membiarkan kalian bersedih lagi, terima kasih Tuhan kau memberikan keluarga yang sempurna untuk ku." Batin Varrel merasa sangat bersyukur.


"Sayang kamu kenapa menangis ?" Tanya Shinta mommy Clowy yang tiba - tiba menghampiri Varrel di ruang kerja.


"Aku hanya terharu, sekarang putri kecil kita sudah bisa memanggilku dengan sebutan daddy, meski hanya sekali." Ucap Varrel sambil memeluk Shinta.


"Apa, Clowy memanggilmu daddy ?" Tanya Shinta memastikan.


"Iya, setelah menunggu sangat lama akhirnya Tuhan membalas doa kita." Ucap Varrel sambil melepaskan pelukannya.


"Baguslah, aku juga sangat bahagia kalau dia mulai bisa menerima mu." Balas Shinta dengan lembut.


Balik lagi ke tempat Clowy, Indonesia.

__ADS_1


Hari ini adalah hari senin, sesuai perkataan Clowy waktu itu kalau dia akan berangkat sekolah menggunakan mobil sendiri dan tak mau terus menerus merepotkan Charlie.


"Hallo Char." Sapa Clowy pada sahabatnya.


"Hai." Jawab Charlie.


"Lu dimana gw udah deket sekolah nii." Ucap Clowy pada sahabatnya dengan tetap fokus menyetir.


"Sebentar gw masih di jalan." Jawab Charlie datar karena fokus menyetir.


"Yauda gw tunggu lu di indomart deket sekolah yah." Ucap Clowy.


"Yauda nanti gw samperi ." Jawab Charlie dan langsung memutuskan sambungan telepon.


Tidak sampai lima menit, Brummm ,,, Brummm . Clowy langsung saja membuka kaca mobil setelah mengenali mobil Charlie.


"yukkk." Ucap Clowy.


"Deluan , gw di belakang lu." Jawab Charlie , setelah itu Clowy dan Charlie langsung menutup kembali kaca mobil dan langsung menuju sekolah.


Ketika memasuki pekarangan sekolah , semua siswa siswi tampak memperhatikan dua lamborghini yang masuk beriringan, semua tampak penasaran dengan pemilik mobil sport tersebut, dan banyak pasang mata yang tampak kaget melihat pemilik mobil tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah anak baru Clowy dan Charlie.


"Huftt mala jadi pusat perhatian." Ucap Clowy memperhatikan sekitar.


"Yaudah yuk masuk, panas disini." Ucap Clowy pada sahabatnya.


"Yaudah yukk." Jawab Charlie sambil mengikuti langkah kaki Clowy.


Banyak yang menatap mereka dengan rasa kagum dan juga banyak yang merasa iri kepada keduanya , sehingga banyak sekali bisik - bisik anak sekolah tentang keduanya.


"Wahh, keknya mereka bakalan jadi king & queen tahun ini." Ucap siswa A .


"Cantik dan tampan mereka berdua cocok sekali." Ucap siswa L.


"Dingin banget kayak kulkas aja tapi gantengnya ." Ucap siswa S memuji ketampanan Charlie.


"Calon suami masa depan gw tuh." Ucap siswi L.


"Cantik banget calon ibu dari anak - anak gw nanti." Ucap siswa K.


Sesampainya di kelas ..


"Huftt malas banget." Ucap Clowy sambil sambil meletakan tas ke kursi miliknya.


"Namanya juga sekolah." Celetuk Charlie mendengar ucapan Clowy.

__ADS_1


"Berisik lu." Sinis Clowy pada Charlie.


"Yaudah, gimana kalau kita jalan pulang sekolah ?" Usul Charlie pada Clowy.


"kemana ?" Tanya Clowy dengan wajah datar khasnya.


"Ke caffe biasa." Jawab Charlie sambil memainkan handphone tanpa menoleh pada Clowy.


"Yaudah , liat nanti." Jawab Clowy sambil menatap ke langit-lagit kelas.


"Ajakin dua curut juga." Sambung Clowy lagi .


"Bukannya belum sebulan ?" Tanya Charlie mengingat Clowy menghukum Chris dan Carlos.


"Gak apa-apa, gw kangen mereka." Jawab Clowy dengan wajah datarnya.


"Yaudah." Singkat Charlie.


Setelah perbincangan singkat tersebut Clowy dan Charlie mengfokuskan untuk belajar karena guru sudah memasuki ruangan kelas.


Bell berbunyi pertanda waktu untuk istirahat, banyak pelajar yang memutuskan untuk mengisi perut dan beberapa memutuskan untuk ke perpustakaan atau ke taman sekolah, Clowy dan Charlie memutuskan untuk segera menuju ke kantin sekolah untuk mengisi perut mereka masing-masing.


Clowy dan Charlie menikmati makanan yang mereka pesan dengan tenang dan tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang menatap tak suka pada Clowy, sehingga terjadi inside tidak mengenakan pada pagi hari tersebut.


Byurrrr, satu gelas es jeruk mendarat dengan rapi di atas kepala Clowy, banyak pasang mata yang menatap Clowy dengan tatapan kasihan dan menatap pelaku dengan tatapan aneh.


"Apa-apaan ini." Teriak Clowy tidak terima di perlakukan seperti itu.


"Ini buat lu yang sok cakep disini dasar j---ng ." Ucap wanita tersebut tak kalah keras siapa lagi kalau bukan Chelsie.


"Jaga ucapan lu." Bentak Charlie tersulut emosi karena mendengar sahabatnya di hina.


"Cihh, kalian berdua cuma anak baru disini jadi jangan macam-macam, dan lu cewe penggoda jangan coba buat deket - deket sama pacar gw." Ancam wanita yang bernama Chelsie .


Plakkk, satu tamparan tepat mendarat pada pipi mulus Chelsie, tamparan yang di berikan Charlie .


"Wahhh gila, dia marah banget tuh."


"Ihh serem, gw janji deh gak bakalan buat provokasi mereka."


"Ingat yah, lu gak berhak buat ngehina sahabat gw dan satu lagi kalau sampe gw liat lu berani macam-macam lagi, jangan salahin gw kalau bertindak lebih jauh." Ancam Charlie dengan emosi yang menggebu - gebu.


"Satu lagi, sahabat gw bukan penggoda mungkin cowo lu aja yang mata keranjang." Ucap Charlie dengan sinisnya.


Hai guys jangan lupa buat tinggalin jejak kalian di novelku ini jejak apa lagi kalau bukan VOTE , LIKE & KOMEN :)

__ADS_1


__ADS_2