KEKASIH SANG IBLIS

KEKASIH SANG IBLIS
Chapter 20


__ADS_3

Pagi kembali hadir menyinari hutan pinus dan dingin dan berembun, kicauan burung-burung kecil terdengar merdu di telinga.


Rombongan perjalanan itu sudah ricuh, para Dayang wanita tengah sibuk memasak untuk majikan mereka, sedangkan para pengawal bertugas membongkar stok pasokan makanan sebagai santapan. Namun tidak seru jika tidak ada makanan segar, setiap pengawal masing-masing keluarga bangsawan pergi berburu hewan dan mencari buah-buahan segar.


Suasana hutan tidaklah sepi sama sekali, bahkan terbilang sangat ramai seperti pasar. Jangan heran, ratusan pasukan pengawas, dan berlusin-lusin pengawal masing-masing bangsawan dengan ratusan kereta kuda memenuhi hutan.


Namun semalam tampak tak terlalu ramai, mengingat banyaknya orang kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang, tak banyak orang yang mau berpisah dengan tempat tidurnya.


Para pasukan pengawas kerajaan selaku tuan rumah yang dipimpin oleh William, juga diperintahkan ikut berburu. mereka berencana untuk mengadakan acara makan bersama, tentu saja pelopor ide tersebut adalah William.


Sementara itu, sekelompok gadis tengah berjalan-jalan menyusuri area hutan sembari bergosip dan bercanda ria. Alexa juga masuk ke dalam kelompok mereka.

__ADS_1


Pagi ini Alexa menggunakan gaun sederhana berwarna pink pudar berlapis kain tule, namun tetap tampak cantik dan mewah ketika gaun itu melekat di tubuhnya. Tak banyak dan hanya membutuhkan lima lapisan rok dalam yang dibutuhkan agar gaun itu mengembang sempurna, sehingga membuat Alexa terlihat seperti bunga Pansy.


Para pangeran dan pemuda-pemuda bangsawan sedang berlatih panahan di area terbuka tak jauh dari kemahan, sementara para Putri dan gadis bangsawan banyak yang berkumpul dan berkelompok bercerita bersama.


Tak terkecuali Madam Evelyn, ia sudah tampak segar bugar pagi ini setelah mabuk panjang yang dialaminya di perjalanan kemarin. Rombongan para guru dan panitia Camp berkumpul di tenda panitia untuk mengatur jadwal melanjutkan perjalanan.


"Alexa, bagaimana pendapatmu dengan Tuan Muda Philips?" Glen menunjuk seorang pria yang tengah panahan.


"Aku tidak bertanya padamu, Alexa bagaimana?" Glen mengetuk kepala Priscilla si sewot.


Alexa tertawa melihat tingkah mereka, "Emm! Lumayan tampan, sopan dan berbagi pekerti luhur juga sangat berbakat di berbagai bidang. seperti Lady Glen memiliki rahasia menarik untuk diceritakan."

__ADS_1


Glen langsung menutup wajahnya karena malu.


"Aku dengar-dengar, Lady Glen Maheera mendapat lamaran dari keluarga Winston. Benarkah itu?" Kali ini Jessica yang menyulut api.


Cukup! Telinga Glen sudah tidak kuat mendengar semua ini. Informasi untukmu, nyatanya Lady Glen memang akan segera bertunangan dengan Tuan Muda Philips Winston yang memiliki hubungan erat dengan anggota kerajaan. Pasalnya kepala keluarga Winston adalah seorang Duke kerajaan Vexan Marioz, yang merupakan ayah dari Tuan Muda Philips itu sendiri. Tak heran keluarga Winston termasuk keluarga terpopuler di kalangan bangsawan.


Lilly me colek pipi Glen, "Ayolah, kau bertanya pendapat Alexa untukmu kan? Terima saja lamaran itu, menurutku kalian cocok. Ciee!"


Mereka terus tertawa dan bercanda ria. namun tanpa mereka sadari, Alexa sudah tak lagi bersama mereka. Seorang gadis tengah menghampiri semak belukar, mendekati seorang pria muda yang tengah berdiri membelakangi Alexa sambil bersender di sebuah pohon pinus, pria misterius dengan rambut gondrong kecoklatan, dengan sepasang sayap hitam yang bertengger di punggungnya.


......Haii para readers, vote dan comment terus ya! Author bakal sering update kok❤️......

__ADS_1


__ADS_2