KEKASIH SANG IBLIS

KEKASIH SANG IBLIS
Chapter 4


__ADS_3

"Bagaimana menurutmu, Trice?" Alexa mangut-mangut sambil duduk di tepi jendela kamar menara.


"Aku juga tidak tau nona, mungkin kau hanya bermimpi." jawab Beatrice menunduk sopan kepada Alexa.


Beatrice adalah putri satu-satunya dari Fraulein Barretta, pengasuh pribadi milik Alexa. Biasanya Alexa akan ditemani oleh Beatrice ketika ia kesepian, tak jarang Alexa menceritakan semua perasaan serta masalah pribadinya kepada Beatrice.


"Beatrice, aku memanggilmu kemari agar kau membantuku mencari tahu soal bulu itu," kesal Alexa sambil memegang sebuah bulu hitam sebesar bulu angsa.


Beatrice mangut-mangut sambil memegang dagunya. "Itu mungkin dari peternakan istana, tapi.."


"Impossible! Warnanya aneh, lagipula menara ini cukup tinggi untuk bulu angsa itu ditiup angin. Bagaimana kalau kau menginap di kamarku saja malam ini?" ujar Alexa bersemangat dengan ide baru nya.


"Hahh?! Tidak-tidak! Raja pasti akan menghukumku, aku akan dicambuk jika ketahuan. Maaf nona aku tidak bisa terlibat," Beatrice mendadak histeris mendengar penuturan Alexa yang melanggar peraturan istana.


"Ayolah, tidak akan ketahuan, Please! Bantu aku kali ini saja," rengek Alexa.


"Sekali lagi maaf nona, aku tak mau melanggar peraturan. Aku dan ibuku sudah sangat bersyukur bisa tinggal di istana ini sebagai pelayan, kami tak ada harapan lain jika harus diusir dan dipenjara." tutur Beatrice menjelaskan.


Dengan wajah cemberut Alexa mengangguk.


"Yah! Tak ada jalan lain," ucapnya sambil menaikkan bahu.


"Sepertinya malam ini aku tidak akan tidur, aku masih sangat penasaran tentang ini." kini matanya memandang keluar jendela.


...👑👑👑...


Jack tengah berkeliling taman bersama Ulger kuda kesayangan-nya. Yah kini dia berada di istana Halbmond, sejak orang tuanya memutuskan untuk menjodohkannya dengan Alexa, putri kerajaan Vollmond.


Ia tidak mengenal gadis itu, bahkan tidak pernah melihatnya dalam prosesi atau pertemuan yang diadakan di istana. Menurutnya gadis itu sangat misterius, Jack tak habis pikir bagaimana nantinya membangun sebuah keluarga dengan gadis pendiam itu.


Entah bagaimana, Jack merasa tertarik dengan gadis itu saat pertama kali melihatnya. Bahkan ia merasakan detak jantungnya menjadi tidak teratur saat manik mata Alexa bertemu pandang dengan matanya.

__ADS_1


"Astaga, ada apa denganku? Kenapa aku terus saja memikirkannya?" Gerutu jack dalam hati, ia semakin tak karuan.


"Hei, sedang apa kau disana?"


Jack lantas berbalik ke sumber suara, Yah disana sudah berdiri sosok gagah sang pewaris, William Nicholas.


"Hai senang bertemu denganmu," sapa Jack tersenyum lebar.


Kini kedua pria tampan itu berpelukan khas anak laki-laki.


"Selamat datang Jack, aku senang sekali kita akan bisa menghabiskan waktu bersama untuk berburu," celoteh Will sambil menampilkan senyum miring nya.


"Well! Kau harus menemaniku mengelilingi kerajaanmu selama aku disini, tidak ada penolakan, aku seorang tamu agung disini." mereka tertawa lepas dengan penuturan Jack tadi.


"Of course, tapi kau ada disini untuk hal yang lebih penting sobat, kita masih punya banyak waktu untuk bersenang-senang setelahnya. Kau disini untuk Alexa," kini pembicaraan mereka beralih, William tampak murung dengan kata-katanya.


"Yah kau benar," jack tersenyum simpul, lalu menatap Will menuntut penjelasan.


"Kau mungkin tidak tahu Jack, Alexa mengalami trauma. Sangat berat sehingga ia ditempatkan di atas menara yang jauh dari hiruk pikuk istana." Will menatap jack intens.


Will merenung sesaat kemudian menoleh kepada Jack.


"Kau harus memahaminya sendiri sobat, berjanjilah kau akan menjaga Alexa untukku, berjanjilah sebagai sahabatku," mata Will berkaca-kaca sambil tersenyum kecut.


"Aku janji Will, aku sahabatmu, aku akan melindungi Alexa untukmu." Jack menepuk-nepuk punggung Will.


"Sudah, pergi sana! Kau harus menemui Alexa, tentu saja kalian harus saling mengenal," Will malah meninju bahu Jack hingga Jack meringis, mereka tertawa bersamaan.


Beberapa saat kemudian Jack sudah berada didepan pintu kamar Alexa bersama seorang pengawal, ia ragu sesaat kemudian meminta izin untuk masuk.


Alexa dan Beatrice masih berbincang, saat kemudian seorang pelayan meminta izin untuk Jack.

__ADS_1


Pelayan itu kembali sambil mempersilahkannya masuk ke kamar Alexa yang sangat besar, ia melangkahkan kakinya dengan gugup.


"Pangeran Jack memasuki ruangan," Seorang pelayan berucap.


Alexa menoleh kearah pintu kemudian berjalan dengan anggun menuju tamunya.


"Em, aku kemari hanya ingin melihat keadaanmu," gugup Jack, ia berusaha menetralkan detak jantungnya yang sedari tadi terus berontak.


"Yah! silahkan duduk," Alexa beralih kepada Beatrice, "Kau boleh keluar."


Jack duduk pada sofa panjang dikamar Alexa, sekali lagi ia merasa amat gemetar.


"Jadi ada apa?"  Alexa mencoba berbicara agak profesional.


"Aku ingin mengenalmu lebih jauh untuk pertunangan ini, kurasa itu harus. Ini adalah cara agar bisa membangun keluarga denganmu, masa depanku--"


"Aku tak mengharapkan itu Jack, aku tahu tak akan pernah ada pembatalan dalam setiap perjodohan, ini perjodohan keluarga, tapi aku tak siap." Tatapan Alexa terlihat sendu, bulir air matanya sudah mengumpul di pelupuk mata.


"Kita bisa mencoba Lexy," ujar Jack penuh harap.


Mata Alexa membulat, ia mencoba menatap Jack. Ia sangat terkejut dengan kata-kata Jack barusan, bukan karena mencoba, tapi panggilan Jack padanya barusan 'Lexy' seseorang pernah memanggilnya dengan nama itu, seseorang yang sangat dirindukannya.


"Lexy? Kenapa?"


Untuk kedua kalinya Jack menyebutkan nama itu, air mata Alexa membanjir deras.


Jack bingung, kemudian mendekat dan memeluk tubuh mungil Alexa. Kini Alexa terisak diperlukan Jack, sangat nyaman, dada Jack terasa sangat menenangkan.


Jack menikmati pelukan itu, sesekali ia menghirup aroma primrose dirambut gadis itu, Alexa tampak lebih cantik saat dilihat dari dekat.


Alexa melepas pelukannya, "aku butuh waktu," kemudian beringsut menjauh.

__ADS_1


"Aku akan menunggu," Jack tersenyum lalu pergi meninggalkan Alexa sendiri dikamarnya.


......Haii para readers, vote dan comment terus ya! Author bakal sering update kok❤️......


__ADS_2