
Saya tidak menyangka kalau seorang orang paling cerdas di Indonesia Tahun 2993 akan kembali ke Masa lalu dimana Indonesia belum ada jauh-jauh masa. Saya sebeum kemasa lalu menurut akal pikiran saya, tetapi Malaikat yang menjaga waktu mengatakan bahwa apa yang akan kamu kunjungi ini bukanlah masa lalu yang sudah terjadi.
“Kamu akan menuju Alam Semesta Alternatif sebagai bahan pelajaran untuk manusia disana atas Izin Allah SWT, jadi detailnya akan disampaikan begitu kamu sampai di Bumi Alternatif” tiba-tiba pandanganku kabur setelah Malaikat itu menyelesaikan kata-katanya.
“Tunggu! Setidaknya dimanakah tempat aku diturunkan?” suara saya tidak sampai tapi malaikat itu berkata melalui kepalaku.
“Bangsa Indonesia, Negara Padjadjaran, jadilah pemimpin yang kompeten dan jangan menentang kehendak Allah! Niscaya kamu akan sejahtera selama hidupmu yang tidak akan mati sebelum Allah SWT menghendaki”
Cahaya putih menyelimuti seluruhnya dan saya terbangun dari tidurku menemukan bahwa banyak orang yang membawa Pedang, Keris, Busur dan banyak lagi akan menyerangku. Ini kelihatannya daerah Bogor Jawa barat.
“Hyaat Hyaat!” Gerakan lambat seperti itu tidak akan melukai diriku.
“Siapa kamu!? Bagaimana bisa kamu Hidup setelah terkena serangan Prabu Siliwangi!” Oo orang itu namanya Prabu Siliwangi, Raja Padjadjaran.
“Namaku Muhammad bin Muhammad seorang santri yang baru kembali dari Negeri Arab! Serangan Sihir Maupun Tenaga dalam tidak akan mempan padaku!” Nama Asliku Memang Muhammad bin Muhammad, tapi sayangnya cerita Latar belakang yang mengarang.
“Jika begitu Maafkan saya, Dunia ini luas! Bahkan Orang-orang Bangsa Jawa bisa bahasa kami dengan lancar. (Maaf ya! Ketika berbicara dengan prabu Siliwangi seharusnya bahasa Sunda, tetapi agar semua bisa mengerti, saya ubah menjadi bahasa Indonesia).
“Tujuan saya kesini adalah mempersatukan seluruh Nusantara menjadi satu kesatuan” saya langsung mengatakan tujuan saya kepada prabu Siliwangi.
“Jika kamu ingin wilayah ini maka Hadapilah aku dulu sampai titik darah penghabisan!” Prabu Siliwangi mengajak saya bertarung dengan saya sampai salah satu tewas.
Prabu Siliwangi mengeluarkan Kujang emas kebanggaannya menusuk ke bagian depan, kesaktian apapun jika dibandingkan dengan Izin Allah SWT tidak ada apa-apanya. Saya menghindari serangannya dan mengeluarkan Pedang Zulfiqar entah dari mana yang jelas muncul dari kekosongan.
__ADS_1
“Ctink!” Setelah setengah jam kemudian Prabu Siliwangi tidak mampu bertarung lagi karena Kujang Emas itu Patah menjadi dua dan menebas Prabu Siliwangi Hingga sekarat.
“Wahai Pemuda Jawa! Pimpinlah Negeri Nusantara ini menjadi lebih baik dan dengarkanlah Rakyatmu Ayomi rakyatmu dan kamu mendapatkan Restuku!” Sepertinya Prabu Siliwangi akan meninggal dunia.
“Ayo Ikuti saya dan katakan Asyhadu Alla Ilaaha Illallah, Waashadu Anna Muhammadar Rasulullah!”
“Asyhadu Alla Ilaaha Illallah, Waashadu Anna Muhammadar Rasulullah!” Prabu Siliwangi meninggal dunia, Jasadnya diiringi banyak orang yang mengiringi pemakamannya.
Setelah Prabu Siliwangi wafat, Pada tahun 1501 terjadi keributan yang disebabkan Patih Arga yang ingin melakukan kudeta. Dia membawa 10,000 orang untuk melakukan keributan massal di Padjadjaran. Patih Arga dari dulu ingin menguasai Padjadjaran.
“Hihihi Hihihi! Patih waspada dengan orang itu! Dia memiliki kekuatan yang tidak terbayangkan!…” Mak Lampir memperingatkan Patih Arga yang menuju ke Istana Kerajaan.
“Aku dengar Siliwangi Tewas ditangannya, aku Harus cepat untuk menjadi Raja! Eh dimana kamu Mak Lampir?” Patih Arga kehilangan Mak Lampir.
“ Hampir saja! Pantas saja Mak Lampir tidak bisa berbuat apa-apa!” Patih Arga terpana ketika didepannya ada salah satu Wali Songo Sunan Ampel dari Surabaya.
Para Sunan Lainnya akan datang dalam beberapa Hari lagi karena ada urusan masing-masing. Sunan Ampel mendapat Wangsit ada Khalifah yang akan mengantarkan Nusantara ke kejayaannya dan Masa Keemasannya. Nama asli Sunan Ampel adalah Raden Rahmat, dia seorang wali dari Surabaya. Beliau sangat penting dalam deretan wali Songo.
Wali Songo (bahasa Jawa: ꦮꦭꦶꦱꦔ; Wali Sɔngɔ) adalah tokoh Islam yang dihormati di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, karena peran historis mereka dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Wali Songo berasal dari kata Wali adalah “orang yang dipercaya” atau “orang yang ditugaskan” sedangkan kata Sanga dalam (bahasa Jawa: Sɔngɔ) berarti nomor sembilan. Dengan demikian, istilah ini sering diterjemahkan sebagai “Sembilan Wali”.
Setiap anggota Wali Songo saling dikaitkan dengan gelar Sunan dalam bahasa Jawa, konteks ini berarti “terhormat”.
Sebagian besar wali juga dijuluki Raden selama hidup mereka, karena mereka berketurunan ningrat. Saya Hanya menonton dari jauh bagaimana Patih Arga dan Mak Lampir dikalahkan oleh Sunan Ampel.
__ADS_1
“Assalamualaikum Sunan Ampel, Maaf atas ketidaknyamanan pada kedatangan Anda” saya turun dari Pohon dan memberikan salam pada Sunan Ampel.
“Waalaikumussalam Warahmatullah, Apakah anda Saudara Muhammad?” Seperti yang diharapkan dari Seorang Sunan, intuisi yang tajam.
“Iya Kanjeng Sunan, Saya Muhammad bin Muhammad, Nama Panjang saya Muhammad bin Muhammad Al-Fatih”
“Saya mendengar dari Mimpi, kamulah Orang yang akan menyatukan Nusantara”
“Mari Ke Masjid yang baru saya bangun, maklum masih bambu” Dimana-mana terjadi keributan, jadi saya tidak bisa menggunakan kemampuan istimewa saya dulu untuk membangun bangunan.
“Tidak masalah, ayo!” Setelah beberapa hari kedepannya aku akan menitipkan surat kepada perwakilan Seperti sunan Ampel, Raden Walang sungsang, Seorang pedagang Aceh dan Pelaut Arab yang singgah di Tanah Jawa.
“Saya Baru Pulang dari Arab dan disergap oleh Pasukan Padjadjaran kemarin sore” saya memberi surat kepada Sunan Ampel untuk orang pertama.
“Baiklah saya akan membantu saudara untuk menyatukan Nusantara sesuai mimpi saya”
Nanti yang perlu diwaspadai oleh semua orang adalah VOC dari benua Eropa datang ke sini menyebabkan penindasan terhadap orang pribumi Nusantara. Jadi saya pikir untuk menstabilkan Militer Negara terlebih dahulu Serta Penyatuan rakyat yang lebih penting. Itu adalah isi dari surat yang dikirim melalui utusan saya.
Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat VOC) yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602. VOC adalah persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Disebut Hindia Timur karena ada pula Geoctroyeerde Westindische Compagnie yang merupakan persekutuan dagang untuk kawasan Hindia Barat. Perusahaan ini dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia sekaligus merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan sistem pembagian saham.
“Patih Arga sudah dihukum oleh Rakyat, Mak Lampir Mati Karena Ayat Kursi dan Pusaka Sunan Ampel, Bagaimana Anak-cucu Adam ini berhasil dalam usahanya atau tidak? Dia belum menggunakan kemampuan istimewa yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya” Malaikat yang mengawasi jalannya pemerintahan Muhammad bin Muhammad Al-Fatih dengan bangga mengawasi di langit tanpa penghuni bumi tahu bahwa Malaikat sedang melakukan tugasnya.
Dapatkah Muhammad bin Muhammad Al-Fatih Menjadi Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan di Nusantara? Apakah Indonesia bisa terbentuk dan merubah jalannya sejarah?
__ADS_1