Kekhalifahan Indonesia

Kekhalifahan Indonesia
13. Perkembangan Lebih lanjut di Indonesia


__ADS_3

“Model baru tidak masalah demi keselamatan para tentara karena mereka adalah salah satu sumber daya manusia yang bertugas untuk menjaga kehormatan negara, Apa kalian paham apa yang saya katakan?” Pembimbing sedang melakukan bimbingan di Akademi Militer TNI.


Akademi Militer (Akmil) adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat dan Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI (Sepa PK TNI) di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Tapi selain itu juga ada banyak akademi militer di Indonesia. Apalagi Akademi Militer Jawa Tengah ini baru saja mengalami hal yang tidak diinginkan terjadi yaitu kebakaran hutan di daerah Dieng, kebakaran hutan ini disebabkan oleh faktor alam. Investigasi sementara mengatakan sebabnya adalah lahan gambut yang terbakar.


Tugas sebagai TNI tidak hanya berperang, membantu ketika ada bencana atau hal-hal yang lain. Intinya TNI tidak hanya sekedar sebagai perisai Negara tetapi sebagai abdi masyarakat yang membantu keluh kesah masyarakat juga. Seperti kebakaran hutan di Jawa Tengah pada tahun 1903.


Lahan gambut diduga terkena panas yang terkonsentrasi hingga menyebabkan kebakaran. Pemadam kebakaran harus mengerahkan 30 Truk pemadam kebakaran dan bantuan dari TNI. Bahkan sampai berhari-hari masih ada titik api, bahkan masyarakat setempat membantu memadamkan api yang membakar lahan.


“Pak! Kita membutuhkan bantuan dari udara dengan C-130 Hercules untuk memadamkan api! Kami akan berusaha semaksimal mungkin!” Para Prajurit TNI yang bertugas memadamkan kebakaran di hutan harus cepat, mereka semuanya memakai alat pelindung diri dari api dan memakai masker.


“Allahu Akbar! Mengapa tidak padam juga apinya? Kapan bantuan datang?” Seorang siswa Akademi Militer mengeluh karena api tidak segera padam dan bantuan masih belum datang.


Bantuan udara pun akhirnya datang dan para pemadam kebakaran bersorak gembira melihat bantuan datang memadamkan api yang ada di lahan gambut. 1 pesawat Hercules menjatuhkan sekitar 2 ton air ke Lahan dan Hutan yang terbakar, sedangkan luas wilayah yang terbakar sekitar 500 hektar lebih. 5 C-130 Hercules dari Skuadron 5 Semarang datang secara bertahap. mereka memadamkan api sekitar 1 minggu lebih karena kendala lahan gambut yang susah dipadamkan karena lahan gambut terdiri dari daun-daun yang sudah lapuk yang dalam waktu sangat lama.

__ADS_1


“Ini Garuda 212, Archer 1 Bagaimana kondisi lahan gambut yang terbakar? Ganti!” operator menanyakan kondisi lahan yang terbakar.


“sangat parah bahkan 100 truk pemadam kebakaran belum cukup untuk memadamkannya kami butuh bantuan udara secepat mungkin! karena kami sudah kehabisan air dan kami harus mengisi ulang kembali, sisanya aku serahkan pada anda semua!” para pemadam kebakaran yang ada di darat mengisi ulang di pangkalan pemadam kebakaran untuk beberapa menit.


“Roger silakan isi ulang sementara kami memadamkan api,kami juga membawa banyak bantuan lagi dari Jawa Timur supaya cepat memadamkan api di lahan gambut ini jumlah mereka sekitar 10 pesawat C5 galaxy dari unitpengembangan baru mereka lebih banyak membawa uap air dari pada pesawat Hercules kami Yang hanya membawa sedikit air semoga apinya cepat Padam dengan adanya bantuan dari Jawa Timur”


“kami akan mengisi ulang dan kami minta tolong karena para personil kami sudah tidak kuat lagi dan memutuskan untuk istirahat sebentar” mempertimbangkan kondisi para personil pemadam kebakaran, kepala pemadam kebakaran mengistirahatkan anak buahnya.


Khalifah pun mengirimkan tank pemadam kebakaran yang sebenarnya itu untuk keadaan darurat seperti sekarang. Rencananya unit itu akan diberi nama gajah Mada dan akan diperjualbelikan secara internasional. Tapi sayangnya itu masih dalam fase produksi dan hanya beberapa yang dikirim untuk memadamkan lahan gambut. Bantuan itu disambut baik oleh para warga di sekitar Lokasi, karena warga juga ikut memadamkan api dengan alat seadanya seperti Ember berisi air, Tanah, dan bahkan batu.


Setiap orang yang melakukan pembakaran lahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1) huruf h, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah.


Pemilik perusahaan juga ditahan dan perusahaannya diberhentikan sementara. Para pelaku dihukum 3 tahun penjara dan denda 3 miliar rupiah, sementara sang pemilik perusahaan dihukum 10 tahun penjara dan denda 10 miliar rupiah karena menjadi obat pembakaran lahan.

__ADS_1


Kita kesampingkan hal itu dulu, Perusahaan Militer milik negara Indo Defense Development dan Perusahaan Amerika Serikat Browning Arms Company bekerja sama membuat Pisau berbahan Baja Karbon Bayonet. Pisau militer itu di Indonesia dikenal sebagai Karbon Bayonet dan Amerika Serikat menentukan namanya “Bayonet”.


Sementara itu Perusahaan Militer milik negara lainnya yaitu Dirgantara Indonesia Dynamics atau DID memproduksi Pesawat terbang C-130A, dan versi keperluan CAS (Close Air Support). Pesawat A-130 CAS ini dilengkapi IL230 Indonesian Longbow 30 mm, Bofors 40 mm atau Meriam 45 milimeter yang diimpor dari Luar Negeri, dan 105 mm Howitzer.


Awal abad 20 memang menjadi titik emas bagi tumbuhnya militer Indonesia menjadi lebih kuatbahkan jauh lebih kuat daripada negara-negara Barat seperti Inggris, Perancis, Amerika kekaisaran Jerman, Serta Swedia. Dan negara-negara Timur seperti Republik Cina Jepang India dan Turki Usmani. Sementara itu di Selatan terdapat Commonwealth of Australia yang dibentuk oleh Inggris pada tahun 1901.


Memang masalah banyak terjadi di Indonesia, tetapi selalu dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan maupun hukum seperti, hukum pidana dan hukum perdata. Di Indonesia juga terdapat pengadilan negeri, pengadilan agama, dan pengadilan Militer. Semua itu berawal dari masuknya kebudayaan barat yang tidak lain adalah budaya orang Eropa.


Pengadilan Negeri mengurusi masalah hukum kemanusiaan, Hukum kendaraan, dan Hukum pertanahan. Pengadilan Agama mengurusi tentang hukum keagamaan. Sementara itu pengadilan Militer untuk mengurusi hukum militer. Semua itu ada ada karena pengaruh budaya barat yang kental di antara masyarakat Indonesia.


Dulu pengaruh budaya seperti itu itu berasal dari pedagang luar negeri, penjajah dan lain-lain. Seperti hukum HAM yang awalnya berasal dari Amerika Serikat karena lemahnya rasa kemanusiaan. Salah satu tokoh HAM di Indonesia adalah Raden Ajeng Kartini. Sekarang hukum HAM juga ada di Indonesia dan pelaksanaannya masih belum sepenuhnya dilakukan karena masih ada yang melanggarnya.


“katanya hukum HAM mulai diterapkan pada tahun-tahun di abad 18” Seorang warga berbincang dengan temannya tentang HAM.

__ADS_1


“iya beneran, di buku-buku sejarah terdapat beberapa konferensi untuk menegakkan hukum HAM yang saat itu sedang banyaknya manusia-manusia yang menyeleweng” temannya menjawabnya sambil duduk di kursi.


“Khalifah Muhammad memang menegakkan hukum HAM dan hukum agama secara bersamaan karena hablum minallah wa habluminannas yang artinya hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia yang harus bersamaan tidak boleh pincang pelaksanaannya”


__ADS_2