
Pertempuran Afsluitdijk yang bisa disebut Bloody Monday karena Pertempuran itu berakhir dengan Hancurnya Kota Amsterdam. Lima Supercarrier Indonesia yang berada di Laut Wadden membuat Destroyer Belanda yang menembakkan Torpedo kearah Supercarrier Indonesia, tetapi pada akhirnya tidak mengenai sasaran hanya mengenai Jaring Anti Torpedo yang telah disiapkan oleh Pasukan Bawah Laut Indonesia.
Kita Kesampingkan hal itu dulu, tiga tahun kemudian setelah peperangan di Belanda, Indonesia Makin disegani oleh Negara-negara lain di penjuru dunia. Tokoh ilmuwan yang saat itu terkenal yaitu Albert Einstein Latarbelakang Kewarganegaraan Swiss, Kebangsaan Jerman, dan Agamanya Yahudi. Dia bersama Calon Presiden Amerika Serikat ke-32 dan menjabat sebagai Gubernur New York City ke-44 Franklin Delano Roosevelt yang ingin melakukan kunjungan ke Indonesia berkat rekomendasi dari Presiden Amerika Serikat saat ini Tahun 1930 Herbert Hoover.
“We will see how this country called Indonesia is? I’m excited” Franklin berbicara dengan Einstein di SS Monterey.
“Same, me too, I studied Indonesian in Switzerland when people from Indonesia studied there” Albert Einstein memang ilmuwan yang Hebat, dalam beberapa bulan dia lancar berbahasa Indonesia.
“What if we use Indonesian when we land there, I’m not very fluent in Indonesian, but I’m sure there must be a translator there” Franklin berharap akan ada penerjemah di Indonesia agar dia tidak susah-susah.
“Now our location is southwest of Midway, Hurry up to our destination I don’t want to eat the same thing every time on Cruise Ships” Albert Einstein tidak suka makanan atau minuman yang selalu sama setiap harinya.
Menara Pelindung di Indonesia tidak menyebabkan badai lagi karena telah disempurnakan, itu Hanya menghalau ancaman yang sangat berbahaya seperti Rudal balistik, citra satelit mata-mata, dan melindungi dari sinar matahari atau Perubahan cuaca yang berlebihan sehingga Penduduk akan merasakan sensasi sejuk, tidak panas dan tidak dingin.
Jika Mereka melihat Gedung-gedung pencakar langit dan Apartemen yang tersusun rapi di Kota, maka mereka akan terkejut melihat sangat futuristik dan Elegan. Penduduk memiliki Perilaku yang sopan dan ramah, mengingat pentingnya tata krama di Indonesia. Dengan populasi 1,735,189,560 jiwa penduduk dan tidak ada kepadatan penduduk yang berlebihan seperti di China, Indonesia adalah Negara terbersih di dunia dengan Jernihnya air laut, danau, sungai dan Gorong-gorong. Bencana alam di Indonesia selalu dapat cepat diatasi oleh semua pihak tanpa adanya perselisihan di antara masyarakat.
Militer Indonesia dengan kekuatannya dapat diandalkan oleh Rakyatnya sehingga rakyat tidak bersikap Apatis terhadap pemerintah. Badan Intelijen Negara CIndA (Central Indonesian Agency) dibentuk oleh Perdana Menteri Ir Soekarno atas permintaan Khalifah Muhammad Al-Fatih, membuat keamanan menjadi lebih terjamin, Angkatan Keamanan Rakyat (Polisi) yang dibentuk oleh Menteri dalam negeri Amir Syarifuddin Hasan juga sukses dalam kinerjanya. Proyek-proyek pembangunan Infrastruktur dan Suprastruktur juga sukses, terdapat 55 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir tersebar di seluruh Indonesia mulai Indo-cina sampai Papua barat, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Pembangkit Listrik Darurat juga ada.
__ADS_1
Fasilitas Riset penelitian Negara dan Fasilitas Riset penelitian untuk Umum juga ada, bahkan seorang siswa Madrasah Aliyah meriset Mesin Diesel yang tidak berisik, Truk Rumah untuk kemah juga ditemukan oleh seorang Mahasiswa Universitas Indonesia di Jayakarta. Jadi Fasilitas Riset penelitian ini tidak dipungut biaya apapun dari rakyat. Semboyan yang sangat populer di Indonesia Yaitu Bhinneka tunggal Ika, Yaa Lal Wathan Minal Iman (Cinta Tanah Air Bagian dari Iman), Dari Rakyat Untuk Rakyat, dan Jer Basuki Mawa Beya*.
(Jer basuki mowo beyo adalah ungkapan bahasa jawa kuno yg memiliki arti cukup dalam
Kita terjemahkan kata per kata dahulu :
Jer : memang
Basuki : selamat, berhasil, bahagia
Beyo : biaya, pengorbanan
Arti harafiahnya kesuksesan membutuhkan biaya atau pengorbanan.
Arti yg lebih dalam adalah setiap cita – cita, keinginan & kebahagiaan pasti membutuhkan “ biaya “. Pengertian biaya disini tidak harus hanya berupa uang saja, namun bisa berupa tenaga, pikiran,waktu, atau pengorbanan lainnya. Singkatnya “tidak ada suatu keinginan yang dapat dicapai , tanpa pengorbanan”.)
“Sfx: Teet! Suara SS Monterey berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya”
__ADS_1
Sekitar Pukul 11 waktu Indonesia barat, 710 Penumpang yang ingin melihat Keindahan Indonesia sekaligus berekreasi memenuhi Pelabuhan Tanjung Perak.
SS Monterey adalah kapal laut mewah yang diluncurkan pada 10 Oktober 1929. Kapal selesai pada April 1932 dan ditampilkan dalam register sebagai kapal 1930 (Tidak Sama dengan yang asli). Monterey adalah yang ketiga dari empat kapal “Armada Putih” Matson Lines, yang dirancang oleh William Francis Gibbs dan juga termasuk SS Malolo, SS Mariposa dan SS Lurline. Monterey identik dengan Mariposa dan sangat mirip dengan Lurline. Selama Perang Dunia II Monterey digunakan sebagai pasukan yang dioperasikan oleh Matson sebagai agen dari War Shipping Administration (WSA). Monterey adalah transportasi besar dan cepat yang mampu berlayar secara mandiri dan dialokasikan untuk melayani kebutuhan transportasi pasukan Angkatan Darat. Kapal itu terlibat dalam serangan terhadap konvoi di dekat Cape Bougaroun.
"Are you two of Albert Einstein and Franklin D. Roosevelt? If yes, please follow me to the airport and your security is our responsibility " Orang itu adalah Gubernur Surabaya saat itu Radjamin Nasution yang membawa surat dari Pemerintah pusat agar mengantarkan kedua orang itu ke Ibukota Negara secepat mungkin setelah mereka berlabuh.
“Oh Okay We come with you” Albert Einstein dan Franklin Delano Roosevelt Ikut dengan walikota Surabaya menuju bandara Juanda Surabaya. Disana GTC 747 Gatotkaca sudah menunggu dengan pengawalan ketat dari Pihak berwajib.
GTC 747 adalah sebuah Pesawat jet Penumpang yang didasarkan pada pesawat Boeing 747. Membutuhkan satu jam saja untuk sampai di Bogor menuju ke Fasilitas Riset penelitian di Bogor. Fasilitas Riset penelitian ini terletak di 30 meter dibawah tanah dengan luas 5,7 Hektar. Memiliki kemampuan untuk menahan dari luar seperti itu Bom Nuklir atau yang lebih besar, Bunker Buster, dan yang pasti tahan terhadap Gempa yang Parah seperti yang terjadi di Krakatau 1883.
“Hallo wie geht es dir Der berühmte Wissenschaftler Albert Einstein? And Hello to you Mister Franklin Delano Roosevelt, Candidate for President of the United States” Khalifah Muhammad Al-Fatih dengan fasih berbahasa Jerman dan Inggris untuk mengejutkan keduanya dan sukses, Khalifah mengucapkan, Halo apakah anda Ilmuwan terkenal Albert Einstein? dalam bahasa Jerman.
“ha ha ha! Who are you? Why do you know us? And your German and English surprised us” Franklin Delano Roosevelt yang membalas sapaan dari Khalifah Muhammad Al-Fatih.
“Okay, kein Grund zur Sorge, bist du nicht die Person, die mit mir in der Schweiz studiert hat? Du scheinst nicht alt zu werden” Albert Einstein menjawab Baik-baik saja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, bukankah anda orang yang waktu itu belajar di Swiss dengan saya ya? anda sepertinya tidak bertambah tua.
“My name is Muhammad Al-Fatih, I am the Khalifah of Indonesia, nice to meet you” Saya tetap sopan meskipun orang itu berbeda agama dengan saya, itu adalah salah satu cara hidup saya yang damai.
__ADS_1