Kekhalifahan Indonesia

Kekhalifahan Indonesia
28. Misi VVIP


__ADS_3

7 Juli 1942, Kami dari JMSDF terbawa ke Timeline Masa Lalu yang bikin semua awak kapal JS Hatakaze terkejut, bagaimana tidak terkejut, mengapa bisa Indonesia ada sebelum Bulan Agustus 1945, apa ada orang lain seperti kami yang terjebak di sini secara tidak sengaja. Sekarang Kami dikawal oleh Armada Angkatan Laut Indonesia menuju perbaikan di Pangkalan mereka, kami hanya bisa pasrah saja karena Mereka mungkin punya cara untuk membuat kami kembali ke Timeline Kami sebelumnya.


Kapal induk USS Wasp, USS Yorktown, dan USS Saratoga mengalami Kerusakan setelah berhadapan dengan Aegis Destroyer Seperti JS Hatakaze, ditambah mereka dicegat oleh pihak Kekhalifahan Indonesia dengan misi menenggelamkan tiga kapal induk Amerika Serikat itu. USS Gato Mengawal kapal-kapal itu agar mereka bisa kembali ke San Francisco agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


“Apa yang membuat Tiga kapal kita rusak berat? Apakah kalian sudah menghancurkan Kapal aneh di Midway itu?” Jenderal Amerika Serikat bertanya pada Pilot TBD dan SBD yang berhasil mendarat di Kapal Induk yang rusak.


“Mereka rusak berat juga, yang mengherankan yaitu kapal 10,000 ton bisa tetap menembaki kami dengan akurat walau Menggunakan satu meriam utama, selain kami yang selamat dari bencana itu tidak ada dari skuadron pertama dan kedua yang selamat” Pilot itu melihat seolah-olah meriam kapal itu adalah mimpi buruknya selama menjadi Pilot militer.


Kemudian Gelombang Elektromagnetik menyambar ke seluruh jaringan komunikasi ke Markas utama. Awak kapal induk Amerika serikat hanya bisa waspada terhadap serangan musuh. Reich ke-tiga bahkan tidak bisa membuat hal-hal seperti itu, Para perwira itu memutuskan untuk berlabuh di Hawaii untuk beberapa waktu.


Reich ke-tiga Atau Nazi Jerman memenangkan pertempuran di Eropa, Pemusnahan massal Kaum atau penganut Agama Yahudi dimusnahkan oleh Nazi Jerman dibawah pimpinan Adolf Hitler. Bahkan Inggris Raya hampir kehilangan seluruh wilayahnya, King George VI harus mengungsi ke New Delhi India karena London dan sekitarnya sudah diambil oleh Nazi Jerman. Hanya Uni Soviet yang masih bertahan dengan baik, bahkan beberapa Ilmuwan Soviet seperti Mikhail Kalashnikov melarikan diri ke Indonesia berkat Ir Soekarno dan karena perintah dari Joseph Stalin.


{Para Personil! Kalian harus bersiap untuk berangkat karena misi kemanusiaan akan dijalankan! Misi kalian adalah mengevakuasi VIP Inggris Raya menuju India! Satu lagi adalah Mengawal Pesawat Jet yang membawa Perdana Menteri kita dan Ilmuwan Soviet yang menuju kemari, Semuanya Bubar Barisan!}

__ADS_1


Para Awak Kapal JS Hatakaze hanya bisa melongo karena kemajuan teknologi yang mereka lihat melampaui Amerika Serikat pada tahun 20XX yang menjadi Negara Superpower terkuat di dunia saat itu. Beberapa Kapal menyerupai DDG-1000 Zummwalt dikeluarkan dari Drydock untuk melakukan misi, 26 ICN Gatotkaca-Class siap untuk berangkat.


“Menurut Khalifah, Kapal Kalian diganti oleh beliau dengan Salah satu Kapal ini selama perbaikan, tenang saja tidak dipungut biaya apapun karena kami adalah Negara yang Sangat Maju jadi tidak perlu bayar!” Jenderal Sudirman mendatangi Izumo, Iori dan Awak kapal JS Hatakaze.


“Benarkah? Kami akan naik ini?” Awak kapal JS Hatakaze bertanya-tanya, sebaliknya Izumo, Iori, dan Hikari tidak berkata apa-apa lagi.


“Jika Kalian ingin Kapal ini kalian diharuskan untuk melakukan misi kemanusiaan dulu bersama dengan Tentara Indonesia baru kalian akan memiliki kapal ini secara gratis, apa kalian setuju? Kalian juga bisa kembali ke Timeline kalian loh!” Jenderal Sudirman sudah diberitahu oleh Khalifah Muhammad al-Fatih tentang orang-orang ini.


“Jenderal, mereka adalah orang-orang asing tetapi mengapa Khalifah membantu mereka?” Salah satu pengawal pribadi Jenderal Sudirman bertanya padanya.


“Terima kasih atas masukannya, saya mohon pamit!” Pengawal pribadi Jenderal Sudirman ingin mendatangi Izumo san dan awak kapalnya.


USI-101, Atau Unit Ship belong to Indonesia adalah kode kapal yang digunakan oleh Kekhalifahan Indonesia untuk mengganti kode ICN yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Kekuatan Angkatan Laut Kekhalifahan Indonesia memiliki ±1000 Patrol Ship, ±500 Korvet, ±250 Fregat, 125 Cruiser, 120 Destroyer, 75 Battleship, dan 50 Carrier Vessel. Untuk Landing Platform Dock berada di Marine Corps untuk keperluan Khusus.

__ADS_1


“tampaknya kita beruntung karena Indonesia mau menolong kita, bahkan akan mengembalikan kita ke Timeline yang benar” Izumo sedang rapat dengan Awak Kapal, mereka membahas bagaimana mereka bisa terbawa arus waktu hingga sampai ke sini.


“Anda bisa mempercayai kami, Khalifah yang agung kami tidak pernah berbohong pada anda, jika anda tidak tahu kalau Khalifah Muhammad Al-Fatih kami sudah sangat tua, sekitar 400 tahun lebih berkuasa, bahkan tidak ada yang mau menantangnya secara langsung, musuh Khalifah akan berpikir sepuluh kali sebelum melakukan itu!” Jenderal Sudirman menyela Pembicaraan Izumo.


Kamu tahu kalau Gatotkaca-Class multirole combat warship adalah versi paling mutakhir dari DDG-1000 Zummwalt. USS Zumwalt (DDG-1000) adalah kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal ini adalah kapal pertama dari kelasnya, dan merupakan kapal pertama yang diberi nama demikian. Zumwalt memiliki kemampuan siluman (stealth), sehingga memiliki citra radar seperti sebuah perahu nelayan, meskipun berukuran besar. Pada tanggal 7 Desember 2015, Zumwalt memulai uji coba di laut untuk bergabung dengan Armada Pasifik. Zumwalt pun direncanakan akan ditugaskan di Baltimore pada tanggal 15 Oktober 2016.


Nama Gatotkaca diambil dari Pewayangan Jawa, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa, ia dikenal dengan sebutan Gatotkoco (bahasa Jawa: Gathotkaca). Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap, serta terkenal dengan julukan "otot kawat tulang besi".


Kisah kelahiran Gatotkaca dikisahkan secara tersendiri dalam pewayangan Jawa. Namanya sewaktu masih bayi adalah Jabang Tetuka. Sampai usia satu tahun, tali pusarnya belum bisa dipotong walau menggunakan senjata apa pun. Arjuna (adik Bimasena) pergi bertapa untuk mendapatkan petunjuk dewa demi menolong keponakannya itu. Pada saat yang sama Karna, panglima Kerajaan Hastina juga sedang bertapa mencari senjata pusaka. Karena wajah keduanya mirip, Batara Narada selaku utusan kahyangan memberikan senjata Kontawijaya kepada Karna, bukan kepada Arjuna. Setelah menyadari kesalahannya, Narada pun menemui Arjuna yang sebenarnya. Lalu Arjuna mengejar Karna untuk merebut senjata Konta, sehingga pertarungan pun terjadi. Karna berhasil meloloskan diri bersama senjata Konta, sedangkan Arjuna hanya berhasil merebut sarung pembungkus pusaka tersebut. Sarung pusaka Konta terbuat dari kayu mastaba yang ternyata bisa digunakan untuk memotong tali pusar Tetuka. Saat dipakai untuk memotong, kayu mastaba musnah dan bersatu dalam perut Tetuka. Kresna yang ikut serta menyaksikannya berpendapat bahwa pengaruh kayu Mastaba akan menambah kekuatan bayi Tetuka. Ia juga meramalkan bahwa kelak Tetuka akan tewas di tangan pemilik senjata Konta.


“Ayo berangkat! Kita bisa cepat pulang pada keluarga kita yang menunggu nanti!” Para Pilot IFX-35C dan IFX-35D berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma Jayakarta menuju Uni Soviet untuk mengawal VVIP dan VIP.


IFX-35C Light Raven, IFX-35D Night Raven dipersenjatai dengan 2 M61A2 Vulcan, Advanced AESA Radar, 10 RBS-25 Mk III, Atau 10 AGM-86 ALCM, dan P11 Nuclear Laser Guided Bomb berkekuatan 2 juta kiloton. Mereka memiliki Mesin Ramjet berkecepatan tinggi sehingga misil anti udara tidak dapat mengejar, Pilot Indonesia telah terlatih untuk Mach 20 Keatas ditambah Perlengkapan yang mencegah terjadinya G-Force yang membahayakan keselamatan Para Pilot.

__ADS_1


“Baiklah Kami… Berangkat!” 6 IFX-35C dan 6 IFX-35D berangkat dari Secret Military Base di Pulau Reklamasi, pulau ini dinamai ulang Base of United States of Indonesia.


Wilayah United States of Indonesia yaitu Kekhalifahan Indonesia, Commonwealth of Philippines, dan Commonwealth of Papua New Guinea. Pemimpin utama adalah Khalifah Muhammad Al-Fatih Al-indunisia sebagai pimpinan tertinggi, wilayah Indonesia akan berkembang lebih luas seiring berjalannya waktu.


__ADS_2