Kekhalifahan Indonesia

Kekhalifahan Indonesia
6. Keshogunan Tokugawa Bagian 2


__ADS_3

Kami dibawa ke Hadapan Shogun Tokugawa Ieyasu, rupanya beliau telah menunggu kedatangan kami, ini kesempatan yang baik untuk melakukan perdagangan bebas. Saya juga sudah menyiapkan Senjata pamungkas untuk berdagang dengan Keshogunan Tokugawa, Yaitu Patung Emas Kaisar Go-Mizunoo dan Patung Emas Shogun Tokugawa Ieyasu.


“Tolong bawa juga Hadiah yang ada disana untuk Shogun dan Kaisar Kalian” Saya menunjukkan kepada Para Prajurit Keshogunan Tokugawa kapal yang berisi dua Patung dari Emas.


“Wah! Ini adalah…!” Begitu Para Prajurit Keshogunan membuka isi kapal itu dan mereka pun terkejut.


“Benarkan! Saya dan rombongan dari Asia tenggara tidak berbohong bukan? Dua Patung emas ini seratus persen dari emas asli”


“Terima kasih atas hadiahnya atas nama Shogun dan Kaisar kami, kami juga tidak lupa memperingatkan bahwa ada banyak musuh yang mengincar Shogun kami, jadi Kalian hati-hati dan tetap bersama kami demi keselamatan kalian.


Kami mengikuti mereka menuju ke Istana Edo dimana ada Shogun Tokugawa Ieyasu yang menunggu kedatangan kami. Banyak orang yang berkerumun ingin melihat kedatangan kami yang statusnya sebagai Pedagang Asing. Kemudian dari dalam Istana Edo juga ada Kaisar Jepang Go-Mizunoo, mereka tampak khawatir dengan keselamatan kami karena banyak orang yang datang ke sini. Ya meskipun begitu, ada orang yang misterius membawa Katana atau pedang Jepang tiba-tiba mendatangi saya dan menikam dada saya tepat di Jantung.


“Dasar Shogun diktator! Jayalah Rakyat!” orang itu berusaha melarikan diri dengan menerobos kerumunan massa, tetapi Komandan Ali Masykur Musa yang menemani saya mengeluarkan panah besi dan memanah orang itu tepat di kepala.


“Sfx: Shuut!” kepala orang itu yang diduga pemberontak pecah karena panah besi yang ditembakkan oleh Komandan Ali Masykur Musa.


“Cepat bawa tamu saya kedalam istana! Cari tahu siapa yang merencanakan ini!” Shogun Tokugawa Ieyasu marah karena tamu yang datang mendapatkan Pengalaman tak mengenakkan sekaligus tidak diinginkan.


“Baik!”


“Uhuk uhuk! Tidak perlu, saya hanya harus berganti pakaian karena noda darah di pakaian saya” spontan saja Rakyat kota Edo heran bukan main.

__ADS_1


Tertusuk Pedang Katana tembus dada biasanya orang akan langsung mati saat itu juga, tetapi orang yang dihadapan mereka masih bisa hidup, Apalagi ketika ia berganti baju, Para pembantu rumah tangga Shogun terkejut lagi karena Luka yang disebabkan oleh pedang tadi tidak ada sama sekali, hanya pakaian yang bernoda darah.


“Maafkan saya yang tidak bisa berbuat apa-apa ketika anda terluka, saya sendiri Tokugawa Ieyasu meminta maaf!” yang telah terjadi biarlah terjadi, saya memaklumi kondisi ini.


“Saya telah melakukan sesuatu dengan para pemberontak itu, dan Hadiah yang anda berikan pada kami sudah kami amankan supaya tidak hilang, kami akan menjaganya sebaik mungkin” Kaisar Go-Mizunoo datang ke dalam.


Ia adalah putra ketiga dari Kaisar Go-Yōzei. Ibunya adalah putri dari Konoe Sakihisa.


Chūgo: Tokugawa Masako (putri dari Tokugawa Hidetada), kemudian dikenal sebagai Tōfuku-mon’in.


Pangeran Kekaisaran Takahito (1626–1628)


Putri Kekaisaran Kazu-no-miya Okiko (女一宮興子内親王): menjadi Kaisar Wanita Meishō


Pangeran Kekaisaran Suga-no-miya Tsuguhito (素鵞宮紹仁親王): menjadi Kaisar Go-Kōmyō


Pangeran Kekaisaran Morizumi (守澄法親王 Morizumi-shinnō, 1634–1680): pada tahun 1654, menjadi abbas Kan’ei-ji di Ueno, dikenal sebagai Rinnōji no miya.


Selir: Kushige (Fujiwara) Takako, putri dari Sa Konoe Chūjō (左近衛中将).


Pangeran Kekaisaran Hide-no-miya Nagahito (秀宮良仁親王): menjadi Kaisar Go-Sai

__ADS_1


Pangeran Kekaisaran Yasuhito (穏仁親王 Yasuhito-shinnō, 1643–1665)


Selir: Sono (Fujiwara) Kuniko, putri dari Nadaijin


Pangeran Kekaisaran Ate-no-miya Satohito (高貴宮識仁親王): menjadi Kaisar Reigen.


Itulah yang ada di benak saya tentang Kaisar Jepang Go-Mizunoo. Lalu Ada Shogun Tokugawa Ieyasu rupanya masih hidup,


Tokugawa Ieyasu (徳川 家康; lahir di Okazaki, 31 Januari 1543 M. lahir dengan nama Matsudaira Takechiyo 松平 竹千代) adalah seorang daimyo dan shogun di Jepang. Pendiri Keshogunan. Tokugawa (Tokugawa Shogunate) yang memerintah Jepang sejak menaklukkan Ishida Mitsunari dalam Pertempuran Sekigahara pada tahun 1600 hingga Restorasi Meiji pada tahun 1868. Bersama dengan Toyotomi Hideyoshi dan Oda Nobunaga, Ieyasu adalah salah satu dari tiga pemersatu Jepang pada periode Sengoku. Ia memerintah dari tahun 1600 karena sepeninggalan Hideyoshi terjadi perebutan kekuasaan di antara para daimyo. Daimyo Ieyasu akhirnya berhasil merebut kekuasaan keshogunan. Ieyasu mendirikan keshogunan Tokugawa, Pemerintahannya dipusatkan di Edo (sekarang Tokyo). Selama 264 tahun (1603-1868) keshogunan Tokugawa berkuasa di Jepang. Selama periode ini, Jepang cenderung tertutup dari dunia luar. Keshogunan Tokugawa berakhir setelah Restorasi Meiji yang menandai berakhirnya keshogunan Tokugawa sekaligus menjadi keshogunan terakhir di Jepang.


“Saya bukan Shogun sekarang, a anak ketiga saya yang sekarang menggantikan posisi saya”


“Halo tamu ayahku, maaf ya kalau saya telat menolong anda, tidak disangka anda kuat sekali setelah terkena pedang Jepang pemberontak itu dan sekarang masih bisa hidup” Oo ternyata dia Tokugawa Hidetada anak ketiga dari Tokugawa Ieyasu. Kedatangan saya mencegah wafatnya Tokugawa Ieyasu.


Tokugawa Hidetada (徳川 秀忠, lahir 2 Mei 1579 – meninggal 14 Maret 1632 pada umur 52 tahun ) adalah shogun kedua dari dinasti Tokugawa, yang memerintah dari 1605 sampai pengunduran dirinya pada tahun 1623. Dia adalah anak ketiga dari Tokugawa Ieyasu, shogun pertama Keshogunan Tokugawa.


“Tidak apa-apa lagipula ini adalah Zaman Edo, tidak heran ada peristiwa seperti itu”


Zaman Edo (江戸時代 edo jidai) (1603 – 1867) adalah salah satu pembagian periode dalam sejarah Jepang yang dimulai sejak shogun pertama Tokugawa Ieyasu mendirikan Keshogunan Tokugawa di Edo yang berakhir dengan pemulihan kekuasaan kaisar (大政奉還 taisei hōkan) dari tangan Shogun terakhir Tokugawa Yoshinobu sekaligus mengakhiri kekuasan Keshogunan Tokugawa yang berlangsung selama 264 tahun. Zaman Edo juga disebut sebagai awal zaman modern di Jepang.


Keshogunan Tokugawa berakhir pada Peristiwa restorasi Meiji, 'Restorasi Meiji (明治維新 Meiji-ishin), dikenal juga dengan sebutan Revolusi Meiji atau Pembaruan Meiji, adalah serangkaian kejadian yang berpuncak pada pengembalian kekuasaan di Jepang kepada Kaisar pada tahun 1868. Restorasi ini menyebabkan perubahan besar-besaran pada struktur politik dan sosial Jepang, dan berlanjut hingga zaman Edo (sering juga disebut Akhir Keshogunan Tokugawa) dan awal zaman Meiji.

__ADS_1


Restorasi Meiji terjadi pada tahun 1866 sampai 1869, tiga tahun yang mencakup akhir zaman Edo dan awal zaman Meiji. Restorasi ini diakibatkan oleh Perjanjian Shimoda dan Perjanjian Towsen Harris yang dilakukan oleh Komandan Teuku Umar dari Kekhalifahan Indonesia.


__ADS_2