
Setelah mendapatkan sedikit kemudahan untuk melawan Mereka, akhirnya Zuan Li mulai melancarkan serangan-serangannya. Tapi dia tidak berani untuk melukai Jwi Su, karena dia melihat darah yang keluar dari tubuhnya mengandung racun semua. Karena itu dia hanya menghindar dan menangkis semua serangannya. Saat ini dia juga sedang memancing para binatang iblis untuk menerkam Jwi Su, tapi mereka tidak bisa dikendalikan oleh Zuan Li dan bahkan beberapa dari mereka mencoba untuk menerkamnya. Dia ingin meminta pertolongan dari serigala, tapi sayangnya serigala itu juga sedang bertarung dengan mahkluk pemusnah lainnya. Zuan Li berusaha keras memikirkan cara agar dia bisa mengalahkan Jwi Su, tapi dia tidak bisa sepenuhnya berpikir, karena binatang iblis dan juga Jwi Su terus menganggunya.
Setelah cukup lama berpikir, dan menghindar seluruh serangan mereka, akhirnya Zuan Li mempunyai satu cara untuk mengalahkan Jwi Su. Tapi sebelum itu dia mengembalikan binatang iblis yang sudah terpanggil tadi untuk kembali ketempat asal mereka, walaupun dia tau kalau itu akan berisiko besar padanya.
Setelah semua binatang iblis itu sudah pergi semua, tiba saatnya bagi Zuan Li untuk melanjutkan rencananya. Pertama-tama dia menghentikan waktu milik Jwi Su, dan dengan cepat berlari kearahnya dan mencoba menendang kepalanya. Tapi sebelum tendangan itu mengenai Jwi Su, dia dengan cepat menembakkan air dari mulutnya kearah kaki Zuan Li, sehingga dia harus menghindar dan menghentikan serangannya.
"Sepertinya apa yang diucapkan oleh serigala itu ternyata benar. Kalau begitu aku hanya harus memperlambat gerakannya" Ucap Zuan Li
Lalu Zuan Li berlari lagi kearah Jwi Su dan menyerangnya kembali. Tapi kali ini dia memanggil satu binatang iblis untuk membantunya, walaupun tidak benar-benar dibantu. Setelah binatang iblis itu sudah berada didepan Zuan Li, dia tidak menyerang Jwi Su, melainkan berbalik dan mencoba menerkam Zuan Li. Karena sudah tau apa yang akan terjadi, Zuan Li memperlambat gerakan binatang iblis tersebut dan juga Jwi Su. Kemudian dia menendang binatang iblis itu kearah Jwi Su. Karena Zuan Li hanya bisa memperlambat gerakan mereka selama beberapa detik, jadi dia melakukannya dengan cepat.
Setelah binatang tersebut terpental mengenai Jwi Su, dan waktu mereka kini sudah kembali normal, binatang tersebut langsung menerkam Jwi Su dan langsung menggigitnya. Lalu Zuan Li memanggil binatang iblis lainnya dan melakukan hal yang sama pada mereka agar mereka langsung menyerang Jwi Su. Setelah melihat Jwi Su yang sedang kewalahan melawan para binatang iblis itu, Zuan Li berniat untuk menambah mereka lagi. Tapi rencananya itu digagalkan oleh Hebizan. Kakinya ditarik oleh ular milik Hebizan, sehingga tendangan yang akan dia berikan kepada binatang iblis tersebut gagal.
"Akhirnya hal yang buruk itu telah datang" ucap Zuan Li, dia tau hal seperti ini akan terjadi kalau dia mengembalikan semua binatang iblis itu tadi.
__ADS_1
Kemudian dia mengembalikan binatang iblis yang gagal ditendangnya tadi ketempat asalnya. Dan sekarang dia berhadapan dengan Hebizan, mahkluk yang memiliki ular sebagai rambutnya dan ekornya mengandung racun yang berbahaya. Saking berbahayanya racun tersebut, mata Zuan Li melihat ujung ekornya terlihat berwarna hitam pekat, berbeda jauh dari warna tubuhnya yang berwarna hijau.
Lalu Hebizan menarik lagi ular yang ada dikepalanya dan menjatuhkannya ke lantai. Tidak lama setelah ular itu menyentuh lantai, dia semakin membesar dan bahkan lebih besar lagi daripada mahkluk serigala itu.
"Besar sekali" Ujar Zuan Li sambil mengambil ancang-ancang untuk menyerang.
Dengan mata kehidupan milik Zuan Li, dia bisa melihat kalau di ekor ular raksasa tersebut juga terdapat racun yang mematikan. Jadi dia lebih mewaspadai serangan dari ekornya dan juga ekor dari Hebizan.
Melihat kalau Hebizan sama sekali belum memulai serangan, akhirnya Zuan Li memutuskan untuk menyerang ular tersebut terlebih dahulu. Dia menghentikan gerakan dari ular raksasa itu dan mencoba menyerangnya, tapi ular tersebut dengan cepat bisa bergerak kembali dan mengayunkan ekornya kearah Zuan Li. Dengan cepat Zuan Li menghindar lalu mundur beberapa langkah.
"Saya hanya mencobanya saja" Jawab Zuan Li.
"Kalau begitu rasakan ini"
__ADS_1
Tiba tiba ular raksasa tersebut menyemburkan air dari mulutnya. Zuan Li bisa melihat kalau air itu adalah bisa dari ular tersebut, karena ada warna aneh dari air itu.
Tidak ada tempat bagi Zuan Li untuk menghindari bisa yang disemburkan tersebut, sehingga dia mencoba menghentikan waktu selama mungkin agar dia sempat menghindarinya.
Tapi setelah bisa menghindari bisa tersebut, tanpa dia sadari, ternyata dia terkena cipratannya sedikit. Dan itu membuat kulitnya meleleh dan bahkan sampai menembus tangannya. Dia yang melihat hal itupun tercengang, soalnya tangannya saat ini menjadi bolong karena cipratan dari bisa ular tersebut, dan anehnya dia sama sekali tida merasakan sakit. Tapi ketika dia mengalihkan pandangannya dari luka tersebut, dia merasakan rasa sakit luar bisa pada tangannya. Sehingga dia dengan cepat melihat luka itu kembali, dan sama sekali tidak mengalihkan pandangannya.
"Bagaimana caranya melawan dia kalau melihat kearah lain saja menyebabkan rasa sakit luar biasa ditangan ini" Batin Zuan Li mengeluh.
Pada saat Zuan Li masih melihat tangannya, Jwi Su mencoba menyerang dia dari belakang menggunakan kakinya untuk mendorong Zuan Li kearah ekor ular raksasa Hebizan. Tapi Hebizan Tidak tau apa yang ingin dilakukan oleh Jwi Su, sehingga kedua mahkluk itu membuat kesalahan yang besar.
Zuan Li yang sempat melihat kalau ular itu akan mengarahkan ekornya ketubuhnya, maka dengan cepat Zuan Li menghindar dengan melemparkan dirinya kearah samping sambil merasakan sakit yang luar biasa dari tangannya karena pandangannya teralihkan. Tapi rasa sakit itu tidaklah terlalu sakit, karena serangan dari ular raksasa tersebut mengenai tubuh Jwi Su, sehingga racun yang ada di ekornya tersebut dengan cepat menyebar ditubuh Jwi Su.
Tidak lama setelah racun dari ekor ular itu menyebar sepenuhnya ditubuh Jwi Su, dia tiba tiba tergeletak dan nafasnya terengah-engah. Hebizan dengan segera menghampiri Jwi Su dan menyuruh seluruh ular yang ada dikepalanya untuk menghisap racun yang ada ditubuh temannya. Tapi semua itu tidak berhasil, karena racun tersebut sudah menyebar dengan cepat dan ke setiap sel tubuh Jwi Su, jadi bisa dibilang kalau nyawanya sudah tidak bisa tertolong karena racun tersebut sudah mematikan sel-sel tubuhnya.
__ADS_1
Hebizan merasa bersalah karena kematian temannya itu, dan dia dibunuh oleh dirinya sendiri. Lalu Hebizan menatap tajam kearah Zuan Li, dan menaruh dendam yang sangat besar kepadanya.
Zuan Li yang saat ini sedang melihat tangannya yang berlubang karena cipratan bisa ular Hebizan tadi tiba tiba-tiba ditarik oleh ular Hebizan yang lainnya. Dia melihat kalau di ekor ular tersebut tidak ada bisa yang berbahaya, jadi dia tidak terlalu mengkhawatirkannya. Dan tanpa sadar pada saat dia mengalihkan pandangannya tadi, rasa sakit ditangannya tidak terasa, tapi dia masih saja melihat tangannya yang terluka tersebut.