
Sekarang Zuan Yu sedang berdiri dihadapan Draken dan bersiap memberikan serangan.
"Kau hanyalah healer yang le-"
Perkataan terpotong karena tubuhnya tiba-tiba terasa kaku dan mulutnya membeku. Semua itu terjadi karena Zuan Yu menyebarkan racunnya melalui udara agar Draken menghirupnya.
Tapi tidak lama setelah itu dia bisa bergerak kembali dan berbicara kepada Zuan Yu.
"Lumayan, tapi apakah kau bisa menyembuhkan dirimu dengan cepat dari Serangan ini?" Draken langsung menyerang Zuan Yu dengan mengumpulkan banyak sekali air dibelakangnya lalu diubahnya menjadi kumpulan es yang sangat keras tapi transparan. Kemudian dia mengambil sedikit demi sedikit es tersebut lalu dilemparkannya kearah Zuan Yu tanpa disentuh sedikitpun. Tak disangka oleh Zuan Yu, ternyata es tersebut sangatlah tajam. Wajahnya tergores dan kakinya tertusuk oleh bongkahan es yang panjang tersebut. Tapi dengan cepat dia menyembuhkan dirinya agar tidak semakin parah dan bisa melanjutkan serangan berikutnya.
Karena Draken melihat Zuan Yu bisa menyembuhkan dirinya secepat itu, maka dia mengubah es tadi menjadi kumpulan air lagi dan mengangkatnya keatas Zuan Yu lalu mengubahnya menjadi butiran-butiran air hujan dan menjatuhkannya. Tapi sebelum terjatuh, butiran-butiran air tersebut berubah menjadi es tajam lagi dan menghujani Zuan Yu dengan hujan es yang tajam.
Zuan Yu hanya bisa terdiam melihat kekuatan Draken dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerangnya balik. Satu persatu es yang tajam itu mengenai bahu, kepala dan tangan Zuan Yu. Agar tidak semakin banyak rasa sakitnya, dia langsung menyembuhkan tubuhnya dengan cepat.
Setelah hujan es tersebut selesai, Draken kemudian memberikan serangannya yang lain. Sekarang dia membuat sebuah petir ditangannya, dan petir tersebut dia lempar kearah Zuan Yu dengan harapan membuat ledakan yang besar untuk mengenainya. Tapi Zuan Yu menghindari lemparan petir tersebut, karena walaupun itu petir, tapi serangannya masih bisa dihindari.
__ADS_1
"Sepertinya aku harus belajar lagi untuk mempercepat serangan itu" Ujar Draken dengan melihat tangannya.
Zuan Yu yang berhasil menghindar tadi kini mulai membuat perangkap untuk Draken, dia memancing Draken untuk mengikutinya ke suatu tempat yang lapang untuk mencoba trik barunya. Kebetulan saat itu ketika Zuan Yu menyusuri sekitar tempat itu, dia melihat sebuah tanah lapang yang cukup luas dan sangat cocok untuk menguji triknya.
Setelah sampai di sana, Zuan Yu kini menyebarkan racun disetiap rumput yang ada ditempat itu, dan hanya berdiri mematung ketika Draken sudah tiba.
"Kau tidak bisa lari kemana-mana jika aku sudah mengincarmu" Kata Draken sambil mengeluarkan petir itu lagi.
"Aku tidak lari, hanya ingin berolahraga sedikit saja. Lagipula untuk apa kau terus menggunakan kekuatan yang sama sekali tidak bisa membunuhku?" Jawab Zuan Yu.
Karena tidak sempat menghindarinya, Zuan Yu terkena serangan itu dan menyebabkan tubuhnya terbakar dan tidak bisa bergerak karena kejutan listrik yang tinggi. Draken melihat Zuan Yu sambil tertawa dan mengatakan "Baru saja aku ingin menunjukkan hal yang baru, tapi kau sudah hampir mati karena serangan ini. sayang sekali, aku kira kau itu lumayan hebat, tapi ternyata hanyalah keturunan dewa yang payah".
Zuan Yu setengah sadar mendengar perkataan Draken, tapi dia merasa marah ketika mendengar kalau ayahnya direndahkan. Lalu Zuan Yu merapalkan sebuah mantra untuk menyembuhkan dirinya.
"Maaf guru, kali ini aku menggunakan kekuatan yang seharusnya belum bisa digunakan. Air kehidupan iblis kematian. Dunia yang tidak bisa disatukan kini dihancurkan dan menciptakan ketidakseimbangan dunia, dan api surga memberkahinya".
__ADS_1
Setelah Rapalan itu selesai, tubuh Zuan Yu kini kembali seperti semula tanpa ada sedikitpun luka dan bajunya yang tadi habis terbakar kini pulih kembali.
"Sekarang akan ku tunjukkan seperti apa itu kekuatan Dewa Bencana yang sesungguhnya" Kata Zuan Li dengan mengepalkan tangannya.
karena tidak ingin memberikan kesempatan untuk Zuan Yu menyerang, Draken terlebih dahulu memberikan dia serangan cepat. Dia menciptakan gempa yang sangat besar ditempat Zuan Yu berdiri dan mengumpulkan air lalu ditenggelamkannya Zuan Yu di air yang terkumpul tadi kemudian membekukannya. Zuan Yu tidak bisa bergerak karena dibekukan, dan berada didalam es yang sangat keras.
Setelah beberapa saat, Zuan Yu kini bisa bergerak dengan bebas didalam es yang membeku tersebut. Dan itu membuat Draken terkejut lalu meningkatkan kekuatannya lagi untuk membekukan air didalam es yang dia pikir es tersebut sudah mencair. Tapi sebenarnya yang terjadi adalah Zuan Yu menghisap semua es tersebut sehingga menciptakan ruang yang cukup baginya untuk memberikan serangan balasan.
Draken yang tidak bisa menghentikan Zuan Yu dengan membekukannya kini menggunakan serangan petirnya untuk membuat Zuan Yu tidak bisa bergerak kembali. Tapi pada saat Draken ingin melemparkan petir tersebut, tiba-tiba dia merasa air hujan turun mengenainya. Padahal ditempat itu sama sekali tidak ada awan hitam yang menandakan kalau akan turunnya hujan.
Setelah terkena Beberapa butiran hujan tersebut, Draken merasakan hal yang aneh pada tubuhnya. Dia merasakan seperti ada yang menusuk tubuhnya setelah air hujan tersebut mengenainya. Setelah dia lihat lebih teliti, ternyata itu bukanlah sebuah air hujan, melainkan mahkluk aneh yang memasuki tubuhnya. Tapi dia tidak merasa khawatir, karena sel dari Tuannya Zoid akan segera menyembuhkannya. Rasa sakit tersebut dia tahan sambil memberikan serangan kepada Zuan Yu yang ada didalam es tersebut. Dia kemudian menghancurkan es itu lalu mengubahnya menjadi air kembali dan mengumpulkannya dikaki Zuan Yu kemudian membekukannya kembali. Karena merasa yakin kalau Zuan Yu tidak akan bisa bergerak, dia kemudian mengeluarkan lagi petir dari tangannya lalu melemparkannya ke arah Zuan Yu. Zuan Yu sepertinya tidak mengkhawatirkan keadaannya saat ini, dan hanya terus menatap Draken yang bersiap-siap melemparkan petir tersebut.
Draken marah dengan sikap Zuan Yu yang sepertinya meremehkan dia, sehingga dengan kuat dia melemparkan petir tersebut agar Zuan Yu tidak bisa menghindarinya lagi. Tapi sebelum petir tersebut mengenai Zuan Yu, tiba-tiba Draken terjatuh dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Zuan Yu hanya menundukkan kepalanya untuk menghindari petir tadi, karena dia tau disaat seperti itu efek dari racun yang dia sebarkan tadi kini sudah bekerja dan pertama-tama akan melumpuhkan sebagian penglihatan dari korbannya, lalu setelah itu dia akan melumpuhkan seluruh sel dan daya tahan korbannya.
Zuan Yu kini mencoba menghancurkan es yang menyelimuti kakinya tersebut, tapi walaupun sudah sekuat tenaga dia mencoba menghancurkannya, tetap saja es tersebut tidak bisa dihancurkan. Sehingga mereka berdua hanya bisa saling menatap tanpa melakukan apapun.
__ADS_1