
Laki laki tersebut membawa kami berdua ketempat pelatihannya, disana dia memberitahukan kepada kami seperti apa pelatihan yang akan kami jalankan
"Jadi begini, kalian akan berlatih ditempat daerah kerajaan. Dan ini berada dimasa lalu"
"Bagaimana kami kesana master, dan takutnya nanti kami akan mengubah sejarah" tanya Mizuzu
Laki laki itu mengucapkan rapalannya dan setelah itu terbuka sebuah portal, dan terlihat kalau portal itu menghubungkan dengan dunia yang berbeda.
"Kalian kesana dengan cara seperti ini" sambil menunjukkan portal tersebut "dan jangan takut tentang perubahan sejarah, karena dunia ini tidak akan berubah walaupun kalian menghancurkannya" jawab laki laki itu sambil mendorong kami berdua kearah portal tersebut.
"Tu-tunggu dulu, bagaimana cara kami melatih kekuatan ka-" aku ingin bertanya hal itu kepada dia, tapi sayangnya dia langsung mendorong kami dengan sangat kuat sehingga kami terhisap oleh Portal tersebut dan seketika portal tersebut langsung menghilang.
"Bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan Ai" tanyaku kepada Mizuzu"
"Waahh, aku terkejut ternyata kamu juga memanggil namaku seperti itu juga" jawab Mizuzu dengan ekspresi pura pura terkejut
Karena aku tau dia hanya pura pura saja, aku langsung meninggalkan dia dan berjalan menuju kearah desa yang ada didepan kami. Kehidupan didesa itu kelihatannya sangat damai dan tenteram, tapi tiba tiba...
"Heii!, apa yang kalian lakukan. Cepat tunjukkan jalannya!!" Kata seseorang yang berada didepan kami. Tampangnya seperti prajurit kerajaan tapi kelakuannya sangat kasar kepada beberapa penduduk disitu.
Kami berdua yang juga tidak tau berada di daerah mana memberanikan diri untuk bertanya kepada seseorang yang mirip seperti prajurit kerajaan tersebut. Tapi sebelum tiba disana, terdengar ada suara seseorang yang memanggil kami dari belakang.
"hei!!, heii... " suaranya terdengar sangat kecil, kemungkinan ada yang ditakutinya. "bisa kalian berdua kesini dulu" ucapnya
kami menoleh kebelakang dan mencari asal suara tersebut. tapi kami tidak melihat seseorang pun ada dibelakang. Lalu tiba tiba ....
whussh!!, ada seseorang yang jatuh didekat kami, tapi suaranya sama seperti suara angin yang berhembus.
"ma-maaf, aku kepleset" kata laki laki yang jatuh tadi
"kamu kepleset tapi suara jatuhmu sama seperti suara angin" kata Mizuzu
Sebelum laki laki itu mengatakan sesuatu, aku melihat dibelakangnya ada kekuatan jiwa. Bentuknya tidak beraturan dan berwarna putih.
"ahh, maaf kamu bisa melihat kekuatanku ya" tanya laki laki itu sambil menoleh kearah ku
Mizuzu bertanya kepadaku "yang dia maksud kekuatan apa, kalau yang dimaksud kekuatan jiwa. Aku sama sekali tidak melihat apapun dibelakangnya"
__ADS_1
"iya. yang dia maksud adalah kekuatan jiwa, aku memang bisa melihatnya tapi bentuknya tidak beraturan" jawabku
"ini memang bentuk dari kekuatanku. Tapi anehnya kamu bisa melihatnya" kata laki laki itu menyela pembicaraan kami berdua
Aku bertanya tanya dalam hati kenapa dia bisa mendengarkan pembicaraan kami berdua padahal kami membicarakannya secara berbisik. Tapi sepertinya dia mengetahui apa yang sedang aku pikirkan
"kamu pasti bertanya tanya, kenapa aku bisa mendengarkan pembicaraan kalian berdua, ya kan!" tanyanya "biar aku jelaskan. pembicaraan kalian berdua bisa aku dengar karena bantuan dari kekuatanku. kalian ingatkan, kenapa aku jatuh tadi tidak terdengar suara yang semestinya, itu karena kekuatan jiwa ku adalah angin. Bentuk sempurna dari kekuatan jiwa ku, dan juga aku bis-"
Pada saat dia menjelaskan hal itu, tiba tiba ada yang berteriak
"Tembak mereka, tembak!!!"
Suara tersebut sepertinya berasal dari desa tadi. dan pada saat kami melihat kebelakang, kami melihat banyak sekali prajurit kerajaan yang ingin menembak kami dengan anak panah. Karena merasa dalam bahaya, Mizuzu menggunakan kekuatannya untuk berpindah tempat, dia membawa kami ketempat yang tidak kami ketahui.
"Loh, ini dimana. Padahal aku ingin membawa kita bertiga ke tempat yang aku ingat" kata Mizuzu
"ketempat yang kamu ingat?, apakah ini bukan tujuanmu" tanya laki laki itu
"bukan" jawab Mizuzu
Kemudian aku menjelaskan kepada Mizuzu kenapa kami tidak bisa berpindah ketempat yang dia inginkan itu karena kami berada dalam dunia yang berbeda dan sudah pasti, Dunianya juga berbeda. Mendengar hal itu, laki laki tersebut bertanya kepadaku dari mana kami berasal, dan aku memberitahukannya
"Begitu ya" dia mengatakannya sambil berjalan kearah sungai yang ada didepan kami "kalau maksudmu berlatih, saya bisa melatih kalian berdua. Tapi kalian berdua harus membunuh panglima kerajaan di Wilayah ini"
"Bagaimana mungkin kami bisa membunuhnya, apalagi keamanan kerajaan pasti sangat ketat" jawab Mizuzu
"Engkau bisa menggunakan kekuatan berpindah tempat itu kan?, dan laki laki ini bisa membakar orang itu secara langsung" jawabnya "Kalau begitu cepat lakukan dan jika kalian berdua tidak bisa membunuhnya, maka kalian tidak akan saya keluarkan dari dunia ini".
Dia langsung menyerang kami dan kekuatan sangatlah kuat. Dia mendatangkan badai yang besar yang disertai dengan Sambaran petir yang hebat dan ditambah lagi dia mengarahkannya ke kami berdua. Lalu aku memaksa Mizuzu untuk berpindah tempat secepatnya
"tapi kemana, aku tidak tau dimana tempat panglima itu berada" kata Mizuzu
"cepat katakan saja untuk pergi ke tempat panglima kerajaan ini" jawabku
Dan mizuzu pun mengikuti apa yang aku katakan.
Lalu ketika cahaya putih yang membawa kami berpindah tempat tersebut menghilang, kami berdua langsung berada didepan sebuah rumah kecil yang ada di dekat Pinggir danau. Dan dipinggir danau itu terdapat seorang yang sedang duduk sambil melihat air danau tersebut.
__ADS_1
Kami berdua menghampiri orang itu dan menanyakan beberapa hal
"Apa yang anda lakukan disini" tanyaku
"Ohh, ada anak anak yang manis ya. Aku disini hanya melihat hal hal baik yang pernah aku lakukan" jawabnya
"Anda siapa" tanya Mizuzu
"Saya hanya seorang manusia yang sama seperti kalian" jawabnya sambil berdiri dan mendekati kami berdua. Tapi tiba tiba ada suara seseorang yang berteriak
"Larii!!, jangan kalian dekati orang itu, dia adalah pembunuh" mendengar suara tersebut kami langsung menjauhi orang itu
"Dasar anak sialan" laki laki tersebut mengeluarkan pisau yang ada di sakunya dan berjalan kearah rumah kecil yang ada disitu. Dan dia masuk kedalamnya dan tiba tiba terdengar suara
"Jangan.., tolong jangan!!!" suara teriakan tersebut sama seperti suara teriakan yang kami dengar tadi
dan setelah itu suara anak tersebut terdengar sangat aneh
"Troorong akkru bruubb"
"hei, suaranya seperti lehernya digorok" kata Mizuzu sambil berlari ke rumah tersebut
Aku pun langsung mengikutinya dan melihat apa yang terjadi di situ. dan ternyata...
"Ohh hei kalian berdua, ayo kesini dulu kalau kalian tidak ingin mengalami hal yang sama" kata laki laki itu kepada kami
"Api kemurkaan melenyapkan semuanya datanglah Suzaku musnahkanlah jiwa yang berdosa ini" kata Mizuzu yang kelihatannya sangat marah.
Tapi tiba tiba suara itu mengucapkan rapalannya lagi
"Api abadi pemusnah kejahatan amarah dan kebencian hilangkan kekuatan yang merajalela" dan seketika itu juga, api biru tersebut keluar lagi dari dalam tubuhku dan menyerang Mizuzu beserta Suzakunya
"Aaaa!!, apa yang kamu lakukan" tanya Mizuzu
"Aku tidak tau, tapi dia langsung melakukan hal tersebut, suara itu yang melakukannya"
Lalu laki laki itu berlari kearah luar karena dia terkejut melihat apa yang kami berdua lakukan.
__ADS_1
...*****...