
Semua orang sedikit tegang.
Mendengar pangilan televon ini berdering.
__ADS_1
Sinta mengerutkan keningnya dan penasaran. Setelah beberapa saat berdering. Tiba tiba ada suara aporator layanan telekomunikasi. Mohon maaf nomor yang anda tuju tida dapat menerima pangilan dan cobalah beberapa saat lagi. enda tersenyum puas. Karena dia bisa mempermalukan ali. Seketika semua orang tertawa terbahak bahak. Lalu enda menatap ali dengan tatapan menghina Kemudian berkata. Ali apa ini bukti yang kau punya... sala se orang berkata tuan Enda anda tida usa membuang buang waktu kepada orang seperti Dia orang ini hanya ingin membodahi kita semua. Dia berpikir kita bodoh sepeti dia. Ali terlihat tida berdaya saat melihat pangilanya tida di jawab ayu, lalu jeki melangka maju dan mengambil hempon ali kemudian dia membuangnya ke lantai sampai batrainya terpental keluar kemudian dia berkata. Ali kau pikir kami akan percaya dengan omong kosongmu. Dasar sampa pergi kau dari sini. aku muak denganmu kau selalu membuat keluarga kami malu di depan orang lain. Dan semua orang juga ikut mengusir ali karena mereka sangat malu dengan apa yang di lakukan ali barusan. Dan mereka tida menyangka ali mengaku sebagai C E O perusahaan korporexeen. Ali sama sekali tida menyangka akan menjadi seperti ini. Pengakuanya hanya akan membuat dia lebih di permalukan. Lalu dora memandang ali dengan dingin dan medekatai ali dan langsung menampar ali tampa peringatan. Ali tida menyadari kalau dora secara langsung menaparnya dengan keras. dan orang orang kaget dengan apa yang mereka lihat intan dan sinta tercengang melihat dora menampar ali tampa pikir panjang. namun yang membuat orang orang ini kaget bukan karena tamparan dora melainkan mereka kaget karena ali sama sekali tida berkedip dan menerima tamparan dora. Dan ali tida merasakan apa apa saat tamparan dora mendarat di pipi kiri ali. jika itu orang lain. mungkin saja orang itu langsung jatuh ke tanah karena begitu jelas suara tamparan itu begitu keras. tapi ali masi berdiri di tempatnya tampa bergeser sedikit pun. Perlu di ketahuwi ali ada alah sala satu pejuang yang memerangi panjajahan di indonesia. dan ali adalah sala satu orang yang paling di takuti oleh tuju negara. Setelah repoblik indonesia menyatakan kemerdekaan. ali pun kembali ke istana dan berkumpul dengan keluarga abubakar dan tida lagi bergelut di dunia militer dan menjalani kehidupan normal tampa ada yang mengetahuwi bahwa ali adalah sala satu pejuang indonesia,... "
Ali melihat dora menaparnya secara langsung dia tida membalas namun dia hanya tersenyum. Tamparan dorang bukan apa apa baginya karena saat ali meneri tamparan dora dia hanya merasakan nyamuk yang hingap di pipinya. Tapi yang membuat ali tida.menyaka adalah dora akan semarah ini. Selama dua tahun ali tida perna melihat dora begitu marah,
__ADS_1
Kakek simin mengangup dengan ringan dan sedikit bergetar mendengar perkataan enda. Lalau enda melanjutkan kakek simin kita harus memberi orang ini pelajaran hari ini agar ini akan menjadi pelajaran untuknya di masa depan dan ini menjadi pengalamanya agar dia tida.mengulangi perbuatanya di masa depan. Dan enda melangka meju berniat akan memukuli ali.
Dengan percaya diri enda terus malangka maju menuju ali kerena enda menguasai karate dan dia pemegang sabuk hitam menengah. Dan dia suda berlatih sejak usia muda. Lalu enda mengayunkan kakinya ke arah perut ali. Jeki melihat ayunan kaki enda dia merasa kaki enda seperti kilat menuju perut ali. Mungkin hari ini ali akan di kirim ke ruma sakit. Ini adalah salahnya sendiri karena suda memprofikasi orang seperti tuan enda. Sinta secara narunila menutup matanya dengan ke dua tanganya yang lembut, ali melihat kaki enda menuju perutnya dia tersenyum melihat gerakan ayunan kaki enda sangat lambat di mata ali itu hanya pukulan sederhana. ali sama sekali tida berniat menghindari kaki enda sesaat enda kaget melihat ali memblokir tendanganya dan memegang kakinya dengan kuat se akan tercepit benda keras. Lalu ali menarik kaki enda mendekatunya lalu lansung menampar enda dengan bekhenya dan terbang menabrak meja. Enda merasa rahangnya bergesar akibat tamparan ali dan enda sama sekali tida menyadari tangan ali saat menaparnya barusan. Dan pipi enda seketika bengkak seperti orang yang kena penyakit bisul. Keterampilan enda sama sekali tida bisa di bandingkan dengan ali kare ali menguasai ilmu beladiri yang tida bisa di kuasai olah orang lain ali menguasai beberapa ilmu bela diri seperti karate taikondo kunfu taici dan tentunya silat asli indonesia dan reaksi ali sangat cepat sehinga orang tida dapat menghindari pukulan ali. Dan barusan hanya tamparan sederhana dan tida mengandung tenaga dalam suda besa membuat enda terbang.
__ADS_1