
RIVAI memandangi ALI. Dan ber.kata ooh itu kamu. Dia memandang ali dengan acuh ta.acuh dan memarkirkan mobilnya.
ALI jadi cangung. Dia tida sangka RIVAI mengabaikanya." Setelah beberapa saat. RIVAI memasuki hotel. Mengabaikan ALI di parkiran. Setelah ALI memasuki ruangan perjamuan sala.se.orang berteriak itu kakak ke.tua kelas kita. Mendengar ini semua orang menoleh ke arah RIVAI. Dan sese.orang berkata kaka.ketua kamu terlihat tampan hari ini. Karena RIVAI memakai mengenakan jas dan sepatu yang serasi dan kuncin mobil vortuner tergantung di celananya dengan penampilanya hari ini itu menujukan bahwa RIVAI suda menjadi orang sukses.
Ta lama kemuduan ALI memasuki ruangan tepat di belakang RIVAI." Hari ini ALI terlihat sedikit tampan karena dia sempat membeli baju untuk menghadiri acara. Dan sala satu pemuda ber kata ALI kamu juga suda datang dan melihat dari penampilanmu kamu juga pasti suda sukses. Silahkan duduk. RIVAI memandang ALI sambil ber.geleng. dan tida mengatakan apa apa kalau ALI datang ke sini mengunakan sepeda ontel. Setelah di persilakan duduk ALI tIda langsung duduk tapi berkeliling sambil memandangi cewek cewek cantik. Dan di antaranya ada SINTA. ALI tida menyangka SINTA akang datang ke.sini. dan setelah ALI memandang kermunan cewek cewek itu SINTA yang paling mencolok dia tida bisa di bandingkan dengan wanita wanita ini dia terlihat begitu cantik di antara wanita di sekitarnya dan terlihat kesenjangan kecantikan dengan wanita wanita itu dan RIVAI pun suda mengamati SINTA dari awal Dan dia mendekatinya. Dan menyapa SINTA sambil tersenyum. Ooh ini dia dewi kampus kita. Dulu. Suda lama aku tida melihat kecantikanmu dan sekarang bagai mana kabarmu. Dan kamu bekerja di mana.? SINTA tersenyum malu dan berkata kabarku cukup baik tapi aku tida sesukses kamu. Dan kamu datang ke.sini mengendarai vortuner. Rivai memandang SINTA sambil ter.senyum. mungkin ini kesempatanya mendekati dewi se.cantik SINTA dan terlihat SINTA mengaguminya. Hanya dengan memgedarai mobil kredit ini bisa membuat dewi ini tertarik. Tapi ada sese.orang berkata ketua kelas kamu jangan tertipu dengan kata kata SINTA dia sekarang se.orang CEO di persahaan keluarga kari. Dan di menjalankan perusahaan konstruksi PT HARAPAN KOTA.
__ADS_1
Sebelunya ali tida memperhatikan SINTA tapi melihat SINTA di dekati RIVAI. Dia ingin melihat bagai mana RIVAI menagapi sinta setelah tau SINTA se.orang CEO. DI perusahaan keluarga kari. Dan RIVAI merasa malu dan sedikit menjaga jarak dengan SINTA melihat ini SINTA pun duduk dengan tenang akan tetapa ALI mendekati SINTA dan duduk di sampingnya. SINTA langsung cemberut dan memandang ALI dengan engan dan ber kata ALI bisakah kamu tida duduk di sini.. ALI pun berdiri. Apa tempat ini ada yang punya.? ALI bertanya. Namun SINTA manangapi ALI dengan dingin apa kamu bisa untuk tida menganguku.dan Aku tida mau orang orang melihatmu duduk denganku sini. Sebenarnya penampilanmu hari ini cukup bagus tapi aku tida mau di permalukan orang lagi kerenamu. Ta sengaja RIVAI melihat ALI di samping sinta dia pun tersenyum jahat. Sampbil ber.pikir akan membongkar dan mempermalukan ALI dan dia ingin mengungkap rahasia ALI dan RIVAI medekati SINTA lagi. Dan ber.kata haii teman teman yang sebenarnya ALI datang ke sini naik sepeda ontel aku pikir dia ke sini naik sepeda hanya untuk mempersingkat waktu
Tapi aku melihat penampilanya aku tida percaya dengan jas yang dia kenakan hari ini ALI. apa kau membeli jas itu di pingir jalan. Ataj kau mencurinya.? Dan dia tida mencabut lebel jas itu. Dan orang orang pun mulai ber.bisik bisik dan salatu orang itu ber.kata mungkin dia ingin pamer di depan dewi ke.cantikan. apa dia tida ngaca dulu sebelum mende.kati SINTA meraka membicarakan keburukan ALI dan semua orang menghardik ALI. Tepat ALI ingin berbicara. Akan tetapi teman se.bangku ali CITRA Mengatakan kalian semua sangat keterlaluan. Kita semua adalah teman dan ALI juga teman kita apa yang ada dalam pikiran kalian. Tida peduli ALI beli baju dari mana mengedarai apa dia tetap teman kita. Walau gaya ali seperti itu. Kita tida bole menghardik meremehkan teman sekelas kita. Dan kalian tida pantas mengatakan itu kepada ali. CITRA adalah wanita cantik dan punya keluaga yang cukup kaya. Dan identitasnya juga tida biasa. Dan dia punya perilaku yang baik ALI sering mengerjai CITRA saat dia mengerjakan tugas dari kampus. Dan mereka berteman baik. Sampai sekarang hubungan mereka masi sama dengan dulu waktu di kampus.." ALI tersentuh dengan pembelaan temanya itu
Dan ALI tida menyangka CITRA akan berdiri membantunya berbicara. Seketika itu RIVAI maju dan mengangkat kerak ali dia tida terima kalau wanita cantik seperti CITRA membantu ali berbicara dan ingin. Menghajar ALI CITRA apa kamu masi ingin mebela sampah ini apa kau tida melihat baju yang dia kenakan sangat buruk Apa kamu pikir dia bisa meruba penamlinanya walau dia akang mengenakan baju bagus. Dan se.ingatku ALI suda menjadi menantu benalu di kaluarga kari. Dua tahun lalu dan sekarang dia ingin pamer di sini dia tida sadar kalau dia hanya menumpang di ruma kaluarga kari haha. ALI kau tau semua orang di gorontalo tau kau hanya menantu benalu di keluarga kari. Kau tida perlu menyebunyikan itu dari kami. Dan kami semua adalah teman sekelas kenapa kamu masi berpura pura di sini. ALI memegang tangan RIVAI dan mengeluarkan tangan RIVAI dari keraknya dan.menatap RIVAI dengan dingin RIVAI melihat tatapan ALI dia mencibir. Apa kau ingin memukulku. Setelah aku mengungkapkan rahasia umum ini apa kau ingin menyangkal. Dan mengatakan itu tida benar. Jika kau bisa menyangkal nya. Dan bisa membuktikan yang aku katakan itu tida benar aku akan menyembahmu. Bukti kebenaran kata kataku itu sangat jelas. Lalu hempon ALI berdering dan mengeluarkan hemponya dari sakunya. RIVAI melihat HP di tangan ALI dia tersenyum menang dan ber kata hemponmu saja suda ketingalan jaman itu NOKIA jaman purba bagai mana kamu akan bisa membeli baju yang libih pantas. Dan ingin pamer apa kamu suda gila. Atau apa kamu menjadi bodoh setelah menjadi menantu benalu. ALI tida peduli apa yang di katakan RIVAI sebaliknya dia alangsung mengangkat televon dan lalu tersambung seketika terdengar suara orang berteriak di sebrang televon itu suara DORA. ALI di mana kau aku tida melihat batang hidungmu di ruma dan kenapa kamu tida membersikan ruma.mendangar teriakan DORA ALI mengaruk kepala. Sial kenapa aku bisa lupa. Mebersikan ruma ALI merasa tida kikuk seharusnya aku tida datang ke.sini. medangar ini RIVAI berkata sambil tertawa. Terbahak bahak kau memang menantu benalu. Di saat menghadiri acara saja kau di marahi lewat telepon. Teman teman kalian dengar bagai mana ibu mertuanya memarahi dia karena tida membersika. Ruma. Sala se.orang menjawab ia aku tida menyangka ALI sebenalu ini jika itu jadi aku. Mungkin aku suda bunuh diri dari atas menara limboto. Dari pada membersikan ruma dan di marahi seperti anjing peliharaan meskipun aku tida memiliki uang aku tida akang mau menjadi manantu yang menumpang dan membersikan ruma walau akau harus di pukuli sampai mati aku tida akan mau melakukanya. Setiap se.orang pria itu memiliki ambisi dan misi bukan jadi peliharaan wanita. Dan Aku tida bisa berpikiran sepertimu semua orang mencibir dan mengolok ngolok ALI bahkan CITRA tida bisa berkata kata saat melihat ALI di permalukan seperti ini.
__ADS_1
Tiba tiba CITRA teringat dengan hotel goll ini sedang merekrut penjaga ke.amanan dan dia merasa harus membantu ALI menawarkan pekerjaan itu Agar ALI tida di permalukan seperti ini. Di masa depan.
Lalu RIVAI memandang ALI dan ber kata apa lagi yang kau pikirkan cepar kau pergi dari sini karena di sini bukan tempat orang seperrimu lalu RIVAI memandang sinta dan tersenyum. Wahai dewiku jangan kau mersa ber.sedih karena pria seperti dia. Orang yang tida tau malu seperti dia tida perlu di kasihani dan kalian ketahui restoran di hotel ini milik krabat terdekatku. SINTA. mungkin kau mengenal pemilik restoran ini dia adalah ENDA TUNGKA dan dia sala satu dari menejer paling berpengaruh di perusahaan abubakar korporexen. Dan aku suda menghubunginya dan aku bisa memesan angur terbaik di hotel ini berkat hubungan kami dia langsung memerintahkan pelayan untuk melayani permintaanku di restoran ini dengan baik. Dan kali ini aku akan mentraktir kalian minum angur . Dan melihat SINTA tida ada respon tiba tiba pramusaji datang membawakan beberapa botol angur. Melihat si pramusaji RIVAI tida puas dengan pelayan ini dan dia komplen hey bodoh kenapa kamu sangat lambat dalam melayani tamu. Pelayanan macam apa ini. Maaf tuan kami harus mempersiapkan terlebi dahulu sebelum kami menyajikan ke pelangan. Si pramusaji menjawap dengan sopan. Hey kamu tau siapa aku. Beraninya kau membatahku. Aku adalah sudara sepupu bos kalian ENDA TUNGKA dan aku RIVAI TUNGKA si pramusaji itu berkata mohon maaf tuan atas ke.tida sopanan saya dan mohon maaf dengan ke.tida nyamanan anda. Pramusaji itu suda ketakutan akan di pecat jadi dia lansung minta maaf. Dengan tubuhnya sedikit bergetar dan bercucuran keringat dingin.
Lalu RIVAI mendang pramusaji itu dengan acuh ta acu. dan ber.kata sudalah cepat sajikan lima botol angur untuku dan teman temanku. Dan ingat ambilkan angur yang terbaik di hotel ini. Lalu si paramu saji itu berkata lagi mohon maaf tuan tapi angur terbaik di hotel ini sangat mahal. Rivai langsung menedang meja di hadapanya dan ber kata. Apa kau pikir aku orang tida mampu sehinga kau meremekan pinansialku
__ADS_1
Rivai mengeluarkan kuncin mobil vortuner di pingangnya dan ia lemparkan ke.pramusaji. dan berteriak cepat ambilkan angur angur terbaik itu. Setelah mengatakan ini RIVAI menatap sinta dan melihat sinta sangat terkejut tapi dia pura pura tida melihat expresi sinta. Dia berpikir bahwa sinta suda tersentuh dengan apa yang dia lakukan barusan. Dan dia tersenyum tipis. mendengar ini." ALI menyipitkan mata memandang RIVAI dia tida menyangka RIVAI adalah saudara sepupu ENDA. Dan mereka punya kepribadian yang sama sombonya.
ALI diam tampa mengatakan sepata.kata tapi dia mengamati RIVAI apa yang akan dia lakukan setelah ini dan si pramusaji itu pun datang membawa lima botol angur dan ber.kata tuan ini angur terbaik di restoran kami dia manyajikan dengan sopan. Tapi tuan. Sebelum pramuasji itu bisa berkata RIVAI suda menyela dan tertawa. ayo buka saja botol angur itu dan kau cepat pergi dari sini. Lalu RIVAI melihat sekeliling dan ber kata ayo kita bersulang. Dan dia menuangkan segelas angur dan melihat ke.arah ALI yang dari tadi diam. Lalu dia berkata ALI meskipun kita teman sekelas aku tida mengudangmu dan aku harap kau cepat pergi dari sini jangan berharab kau bisa minum bersama kami.