
Setelah beberapa waktu ahirnya pintu ruang rapat di dorong dari luar dan seketika semua orang menoleh ke arah pintu dengan bersamaan ayu memasuki ruang rapat di ikuti ali dari belakang. saat ini raut wajah ayu sangat tegang karena dia tida tau mengepa persindenya mengadakan rapat dengan tiba tiba. setelah mereka melihat ayu dan ali memasuki ruangan semua orang menatap dengan kecewa mereka mengira persiden suda memasuki ruang rapat tapi yang memasuki ruangan saat ini tida seperti yang meraka harabkan. Dan yang masuk hanya sekertaris ayu sirta dan pengawalnya. Perlu di ketehuwi bos bos kepala cabang ini belum pernah melihat wajah ali sebelunya. Wajar bagi mereka tida mengenalinya sehinga mereka mengira ali adalah pengawal ayu. karena penampilanya yang tida menonjol seperti se orang pemimpin yang mereka bayangkan.. Sebelumnya ali meminta ayu mengundang seluru kepala cabang untuk datang ke kantor pusat tapi ayu tida berani bertanya. Setelah semua kepala cabang menerima undangan persiden. mereka sangat bersemangat.
Setelah ayu dan ali memasuki ruang rapat. Ayu menyapa mereka dan ber kata mohon maaf jika lama menungu. Lalu sala se orang parubayah berkata nona ayu bukan kah ini rapat kita dengan persiden mengapa anda membawa se orang pengawal ke sini. bukan kah itu tida sopan.
Jika persiden kita tau. Ayu menoleh ke arah ali dan ali mengangub sedikit. ayu mengerti apa maksut ali kemudiam ayu tersenyum dan ber kata maaf pak karim bukan kah lebih tida sopan jika anda mengangap persiden kita sabagai pengawal. Apa ini ini persideng kita.. semua orang tercengang mendengar perkataan sayu. Seketika terlihat ada jejak ketakutan di mata kepala cabang karim. Mereka tida menyangka yang mereka kira pengawal ternyata bos besar mereka.
Lalu pak tua karim menyapa ali dan di ikuti kepala cabang lainya. persiden ali maafkan saya. Kami benar benar tida mengenali anda sebelumnya. Ali melirik pak tua karim dan tersenyum tida mengapa saya pahami itu karena kalian tida mengenal saya. Setelah pak tua karim mendangar perkataan ali dia dan yang lainya menjadi rilex karena mereka lolos dari masalah besar. yang mereka hawatirkan akan menyingung ali dan langsung di pecat karena kecerobohan mereka sendiri.
Setelah ali mengatakan itu dia langsung berjalan ke meja rapat dan duduk di kursi kebesaran. Dan di ikuti yang lainya ayu berdiri di belakang ali namun ali menoleh dan menyuru ayu duduk di sampingnya karena di ruang rapat itu ada dua kursi kebesaran yang satunya untuk persiden dan wakil persiden awalnya ayu menolak tapi dia tida punya pilihan dan dengan engan duduk di samping ali.
Chek chek huff ali mengecek mikrovon sebentar. setelah di pastikan tida bermasala. Ali pun menarik napas panjang dan ber kata. BISMILLA HIRROHMAN NIRROHIIM. ASALAMU ALIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATU. SEGALA PUJI PAGI ALLAH YANG TELAH MEMBERIKAN KITA KITA SEMUA NIKMAT DAN KESEMPATAN BERTEMU DI RUANGAN INI DAN KITA CURAHKAN SOLAWAT KEPADA NABI KITA BAGINDA RASULULLAH SALALLA HU ALAIHI WASALLAM. Mendengar ali mulai berbicara. semua orang terdiam dan tida berani menoleh ke arah lain. Ali melanjutkan dengan sopan. Pertama tama saya menyampaikan banyak terima kasih atas antu sias bapak ibu kepala cabang korporexeen. ali terdiam sebentar dan melanjutkan bapak ibu pasti bertanya tanya kenapa saya mengadakan rapat dadakan. Bertama saya mangadakan rapat dan pertemuan dan mengudang semua kepala cabang ada beberapa hal dan masala yang saya akan sampaikan kepada bapak ibu dan ini menyangkut masa depan perusahaan dan misi perusahaan yang akan kita kejar. Semua orang menatap ali tampa mengedibkan mata.
Dan yang peling penting dalam pertemuan ini. Adalah saya berniat mengati nama perusahaan dan nama perusahaan ini akan mewakili perubahan yang saya buat selama saya mengambil alih perusahan ini.
Dan nama perusahaan sebelumnya korporexeen akan saya ganti dengan
GRUB MALFAN. ali menatapa semua orang dan melanjutkan apa ada pertanyaan.?
Semua orang mengelangkan kepala. Bik jika tida ada pertanyaan saya berharab bapak ibu bisa bekerja sama dalam melakukan renovasi perusahaan ini.
Dan ali melanjutkan menyampaikan permasalahan perusahaan yang mengalami kerugian se waktu persiden lama dan dia membatalkan kerja sama yang suda di sepakati oleh persiden lama,
__ADS_1
Dua jam suda berlalu ahirnya ali menyelesaikan rapat dengan para kepala cabang. Dan ta lama setelah pengantian nama perusahaan semua orang menjadi tau perusahaan sebelumnya korpirexeen suda berganti nama itu hala wajar karena
C EO baru basti banyak perubahan selain operasi perusaan yang tida beruba.
Di vila keluarga kari. Semua kelurga sinta di undang ali intan dan dora.
Jeki duduk dengan tenang karena dia sangat menantikan momen keluarga sinta di keluarkan dari keluarga kari. ta lama kemudian dora sinta intan memasuki pintu vila keluarga kari dan di ikuti ali di belakang. Seketika wajah mereka menjadi cemberut karena melihat sinta dan ali yang memasuki ruang perjamuan.
Jeki yang lagi duduk di samping kakek simin langsung berdiri dan berkata sebelun sinta dan ali duduk. Sinta kamu memang orang tida tau etika beraninya kamu membuat kontrak palsu dan berani membodohi kakek dan kerena kamu aku di permalukan di depan perusahaan. Dan kamu membuat keluarga kami malu kamu harus memberi kami penjelasan tentang masala ini jika kamu tida bisa menjelaskan masalah ini kalian semua akan di keluarkan dari keluarga ini. Jeki berteriak marah karena dia sangat permalukan di depan perusahaan. Awalnya jeki ingin di puji karena melakukan pekerjaan dengan baik tapi dia bukan dapat pujian malahan sebaliknya di permalukan tampa alasan.
Sinta tercengang sesaat kemudian berkata itu tida mungkin nona ayu yang memberikan kontrak itu kepada saya secara pribadi bagai mana itu palsu.
Kalau begitu kau harus menjelaskan kepada kami kenapa aku di usir dari perusahaan dan di permalukan jeki menbir sa akan dia yang benar dalam sagala hal. Sinta terdiam sesaat dan bergumam dalam hati dia mengambil kredibilitasku dan sekarang dia menuduku. Jeki melanjutkan tida memberi sinta kesempatan berbicara.
Sinta hanya melirik jeki dan menatap kakek simin. Dia berkata kakek anda sangat mengenal saya dan saya tida mungkin melakukan hal seperti. "Jeki menunjuk hidung sinta sebelum kakek simin berbicara. "Sinta, Apa kamu belum puas membuatku di permalukan? Kamu harus bersukur karena aku tida meminta ganti rugi setelah apa yang aku alami"
Kemudia jeki menatao kakek simin dan berkata. "Kakek aku rasa sinta harus di keluarkan dari keluarga kari. Jika tida. Repotasi keluarga kari akan segera runtuh.
Kita tida bisa mempertaruhkan repotasi keluarga hanya karena wanita ****** ini.
Semua orang berteriak setuju setelah jeki mengatakan itu.
__ADS_1
Semua orang di keluarga kari akan menuwai ke untungam jika meraka mendapatkan investasi dari perusahaan grub malfan. Semua orang sangat marah karena kejadian ini. Tapi mereka tida punya alasan untuk melampiaskan kemarahan mereka.
"Kakek simin menatap sinta dalam dalam. sesaat dia berkata baik mari kita lakukan.
Mulai hari ini. Kamu dan kelurgamu di keluarkan dari keluarga kari dan tida ada hubungan dengan keluarga kari.
Kakek. "Sinta ingin mengatakan sesuatu tapi tida tau harus berkata apa. "Dora tercengang hampir pingsangn. Ayah mertua. Kamu sebagai kepala keluarga kamu tida bisa memutuskan suatu hal dengan muda hanya kerna kesalahan sinta.
Memang sinta bersalah tapi kamu jangan mengusir keluarga kami. "Kakek simin menatap dora dengan dingin. Kemudian berkata. Sinta hanya se orang wanita. dan se orang wanita punya kelebihan apa? Setiap anak perempuan pasti akan berahir di kamar ridur dan tida bisa menjadi kepala keluarga. Dan dia tida memiliki masa depan yang seperti aku inginkan. Dan sekarang dia hanya bisa membawa masalah ke keluarga kita. Dan ini keputusan terbaik.
"Ali yang se dari tadi hanya mendengar dan menonton tiba tiba berlahan berdiri. Kemudia berkata sambil tersenyum "Kakek. Saya pikir anda tida adil dan memihak Orang yang salah. "Apa? Tida adil hahaha jeki berdi dan tertawa. "Ali kamu itu hanya se orang pecundang sampah. Dan kamu tida punya hak berbicara di sini.beraninya kamu mengatakan kakek tida adil. "Kakek di sini adalah kepala keluarga. Dan apa yang dia katakan itu mutlak kebenaran dan perkataanya selalu benar dan adil.
"Kakek simin menatap ali dengan dingin. Apa yang kau katakan? Mendengar kata kata kakek simin. "Ali mencibir. Bukan kah kamu sebagai orang tua lebih paham. apa maksut dari perkataan saya barusan? "Ali menatap kakek simin dengan dingin dan mengucapkan kata demi kata. setiap kata harus di pertimbangkan bukan menibang kesalahan orang lain. Anda jangan menelan mentah mentah perkataan orang lain. yang belum tentu itu kebenaran. Dan masala kontrak. "anda belum menyelidiki dengan menyeluruh. Dan anda mempercayai perkataan jeki dengan tida beralasan. Lalu jeki dan anda menuduh istri saya membuat kontrak palsu. Dan kalian berdua berusaha mengambil perusaan di bawa namanya. Dan berniat mengusir kami dari sini. Mengapa anda tida memikirkan masala ini dengan serius dan adil. Anda belum melakukan apa apa tentang masalah ini tetapi anda suda menuduh istri saya.
"Kakek simin menatap ali. Lalu mencibir baik. Jadi dalam pemahamanmu saya telah gagal memahami masala dan telah salah menuduh sinta? Dan anda mengajari saya apa itu kebenaran "Ali mengangub sedikit. Lutut kakek simin bergetar karena marah. Melihat ali begitu dominan. jeki yang lagi duduk di samping kakek simin berdiri dan memukul meja sambil ber kata.
Kamu pikir kamu siapa sehinga begitu barani berbicara di sini.
Ini pertemuan kaluarga kari. kamu sebagai orang luar tida punya hak bicara di sini.
"ali menatap jeki dengan dingin kemudian dia berkata. Aku hanya ingin kakek simin memperhatikan masala ini dengan serius dan tida memihak. Dan saya hanya mengingatkan kepada kakek simin. Untuk melihat masalah ini dengan jelas sebelum menyimpulkan. Dan Kenapa anda begitu tida sabar. Apakah anda merasa bersalah? Apakah anda yang merusak kerja sama dengan perusahaan itu? Dan sekarang anda ingin menutupi kesalahan anda dengan segala kebohongan dan menuduh istri saya." Jaki mengepalkan tanganya dan ingin maju memukul ali. Tapi dia tida berani melakukanya. Dia hanya menatap ali dengan marah dan bingung tida tau harus menjawab apa. "Ali masi menatap jeki dengan dingin. Lalu melanjutkan berkata. Jika kamu tida merasa merusak kerja sama itu. Mengapa kamu begitu marah? Badan jeki bergetar hebat karena marah. "Ali kamu jangan menfitnaku. Percaya atau tidak aku akan menghajarmu sampai mati. "Ali tersenyum. jekii jeki. jangan kamu berpikir tida ada yang tau apa yang kamu suda lakukan. Jeki berteriak apa yang kamu tau? kamu itu hanya pencundang miskin. Lalu jeki memandang kakek simin dan berkata kakek orang ini menfitnaku dan berusaha meprofokasku. Usir saja dia dari sini dan suru penjaga menghajarnya. "Kake simin berkata dengan dingin. "Ali. karena kamu masi setengah dari keluarga kari. aku akan memberimu kemudahan. Dan Cepat berlutut di depan jeki kemudian meminta maaf. Kalau tida jangan salahkan aku. Jika aku kasar padamu. "Kakek simin berkata dengan acuh ta acuh dan tida menatap ke arah ali setela dia berbicara..."
__ADS_1
Kakek simin sangat yakin. Mengapa dia tida mendapatkan investasi itu. Karena pemalsuan kontrak. Dia tida memikirkan hal lain. "Melihat kakek simin Memihaknya. "Jeki mersa puas dan memelototi ali. Heii sampah apa kamu tida mendengar kata kakek barusan? Cepat berlutut sebelum aku kehabisan kesabaran.