KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT

KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT
Bab 19.KEKUATAN SUAMI UNTUK BANGKIT


__ADS_3

Enda melihat gerakan bada berhenti dia mengerutkan kening dan berbicara. Saudara bada ada apa kenapa kamu hanya menatap bajingan itu. Ayo cepat lumpuhkan dia untuku. Saudara bada kamu jangan hawatir orang ini hanya pecudang miski dan hilangkan keraguan dalam pikiranmu dan patahkan jasa kaki dan tanganya. Agar dia tau konse kuwensi menyingungku hari ini. Lalu bada menoleh ke arah enda yang lagi berbicara. Apa orang ini ingin kau  patahkan kakinya. Bada bertanya dengan gemetaran di tubuhnya.  Enda apa kau tida salah orang..? Yaa itu dia enda menunjuk ke arah ali  aku tida sala orang ayo cepat lumpukan dia. Enda mejawap dengan tergesa gesa.

__ADS_1


Semua keluarga kari menonton dan menantikan ali mati. namun sinta hanya terlihat pasrah atas apa yang depan.matanya dan dia menangis sampai tida lagi mengeluarkan air mata dan tersedu sedu. Dia hanya memangil nama ali. Ali ali sayang jangan tingalkan aku. Dan dia mengatakan dengan tida sadar. Tapi kelurga kari tida peduli apa yang di katakan sinta. namun dora maju selangka dan ber kata enda jangan bunuh dia cukup lumpukan saja tanganya lalu biarkan dia pergi. Jangan bunuh dia enda mencibir tida aku harus membunuh bajingan ini hari ini juga. enda suda kehilangan akal sehat saat ini sampai dia tida berpikiran normal lagi dan di benaknya hanya ingin membunuh. Dan ingin mengendalikan keluarga kari dan akan melikwidasi harta keluarga kari karena dia saat ini suda tida punya apa apa lagi dan dia bertekat malam ini juga harus membunuh ali. Jika tida semua tujuanya akan sia sia. Dan cepat atau lambat keluarga kari akan mengetahuwi kebangrutanya. Sehinga dia bertekat sebelum semua ini ketahuan. Lalu bada menatap mata ali. Dan wajah bada seketika menjadi muram se akan runtuh dan berkata tuan orang ini tida tau bagai mana mengukur kedalaman laut  dan dia ingin cari kematianya sendri Berani memprovokasi anda. dengan batang besi lagi di udara bada berkeringat dingin karena malihat ali tida bereaksi sama sekali. Enda melihat bada tida bergerak dan tida melakukan apa apa dia langsung bergegas menghampiri bada dan ali dan mengambil pisau buah di meja dan mengarahkanya ke perut ali tampa pikir panjang dia berlari menuju ali. Namun sebelum pisau itu mengenai ali rambut enda  langsung di jambak bada dengan kasar. Tamparan tamparan bada menampar enda dengan selusin bekhenya tampa peringatan. enda tida menyadari apa yang terjadi. Dan wajah enda bengkak kiri kanan seperti di sengat lebah beracun. Lalu enda menatap bada dengan bingung. Saurada bada apa yang kau lakukan saya meminta ada datang ke sini untuk memberi pecundang  ini pelajaran bukan datang menapar saya seperti ini. enda berbicara sambil menutup hidungnya yang mengeluarkan darah.Semua orang tercengang meliahat orang yang di undang enda malah memukulinya apa yang terjadi apa mata bada tida sala melihat orang yang di pukulinya saat ini... Lalu bada menatap enda dengan tatapan dingin kau membuat masalah di sini. dan kau ingin cari mati dan kamu menyeretku sehinga aku hampir mati berdiri di sini. aku harus melumpukanmu hari ini bada menapar enda lagi dan menendang dada enda dengan keras sehinga dia terbang menabrak pilar vila dan jatuh seperti bantal di lemparkan. Lalu bada menoleh ke arah anak buahnya kemudian berkata hajar orang ini dia hampir membuatku terbunuh. Lalu mengawal itu ragu ragu selama dua detik dan langsung ke arah enda yang terbaring menjerit kesakitan yang belum perna dia rasakan selama hidubnya. Detik berikutnya selusin pengawal berotot menendang enda dengan brutal  enda dengan sekuat tenaga berbicara sau sau dara bada kenapa kamu memukuliku ini bukan yang saya minta. Tolong hentikan.

__ADS_1


Semua keluarga kari kaget dan saling memandang lalu sinta melihat ali baik baik saja dia menjadi sedikit tenang dan menatap enda denga heran. Lalu kakek simin maju selangka. tuan bada apa anda tida sala memukuli orang. Lalu bada menatap kakek simi. Dengan karang dan berkata aku akan membunuh orang yang banyak omong kosong ini. kakek simin tersentak kaget dan terlihat jejak ketakutan di mata kakek simin tampa sadar dia mundur dua langka Meliahat bada menatapnya dengan tatapan membunuh. Lalu bada berjalan ke arah enda dan menginja dada enda dengan keras dan ada bunyi retakan tulang. semua keluarga kari suda ketakutan hampir kencing tempat. Enda memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. Lalu bada berjalan ke arah ali. Sambil menatap mata ali  Tuan tuan maafkan saya meliahat mata ali membesar dan memelototinya dia hanya bisa menelan kata katanya barusan keringan dingin bercucuran dari bingul bada dan langsung meruba experesinya teman aku akan membunuh orang ini karena berani menggina anda tampa alasa.

__ADS_1


Aku tida berharab bajingan ini masi berdiri dengan tenang kenapa bukan dia yang terbaring saat ini. Sinta terkejut melihat sikap bada terhadap ali. Dan itu membuat kehawatiranya menghilang di gantikan dengan banyak pertanyaan dalam benaknya. Bada sama sekali tida menghiraukan tatapam orang orang ini namun bada lansung mendekati ali dan dengan ragu ragu merangkul ali dan ber kata teman maafkan aku, aku benar banar tida tau kalau itu kamu jika aku tau aku tida akan pernah datang ke sini dan si pembuat onar akan di kirim ke ruma sakit.  sebenarnya saya membantunya karena aku perna di bantu orang ini dengan investasi dan itu yang membuatku membantunya dengan engan tapi aku tida menyangka dia akang menyingyng anda petriar saya. Yang sebenarnya. bada sangat ketakutan dari dalam hatinya kerena merangkul ali seperti teman biasa dia dengan engan melakukanya tapi karena menghindari kecurigaan orang orang ini  dengan engan merangkul ali.  lalu ali tersunyum ok ok aku paham. Tapi perlu kau ketahuwi orang ini suda bangkrut dan tida memiliki apa apa. Dan kamu masi ingin membantunya melakukan kejahatan. Setelah ali mengatakan ini dia berbalik pergi. Ali sangat kecewa dengan bada. Dan tida mau banyak bicara denganya. karena bada belum ada kemajuan selama ini seketika wajah bada sangat pucat karena ketakutanya. Dan di mata orang orang ini ali hanya orang biasa tapi di mata bada dia adalah eksistensi yang tida bisa dia hadapi dalam hidubnya. Dan yang membuat nama bada jadi besar di gorontalo karena pelatihan dan bantuan ali. Dan dia merasa hanya se.orang budak dan peliharaan di depan ali. Jika bukan kerena ali mungkin saja dia hanya orang biasa saat ini. Dan tida akan pernah berdiri setingi ini.  Dan bada sangat tau karakter ali dia merasakan kemarahan ali barusan sehinga dia langsung melampiaskan kesalahanya ke pada enda dan mencengram leher enda yang lagi berbaring kesakitan dan memukul wasahnya yang suda babak belur sampai tida di kenali lagi kua membuatku dalam masala besar kali ini dan aku hampir mati karena kamu.

__ADS_1


__ADS_2